@namiradaweb: @TV Globo @PAULO VIEIRA #paulovieiracy #avisalaqueeuvou #povosindigenas #indios

namiradaweb
namiradaweb
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 25 October 2026 01:39:41 GMT
4686
280
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @namiradaweb, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

✨ Setelah Terdaftar di Portal Perlinsos, Ini Poin Pentingnya ! 🇮🇩 Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan transformasi besar dalam penyaluran bantuan sosial melalui skema Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang dijadwalkan mulai diperkenalkan pada 10 November 2026. 📣 Berikut adalah poin-poin penting terkait mekanisme penarikan dan penyaluran dalam skema baru bansos digital tersebut : 🎯 Satu Rekening Satu Penerima : Seluruh penerima diwajibkan memiliki rekening bank 🎯 Pembagian HP : Pemerintah bahkan mewacanakan penyediaan perangkat telepon seluler (HP) gratis bagi masyarakat yang membutuhkan agar bisa mengakses ekosistem digital ini 🎯 Langsung ke Rekening KPM : Bantuan dikirim langsung secara cashless ke rekening bank masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bukan lagi melalui pembagian barang fisik atau produk 🎯 Akumulasi Bantuan : Rata-rata akumulasi bantuan tunai yang akan diterima mencapai Rp5,4 juta per tahun per individu target sasaran 🎯 Ekosistem Non-Tunai : Proses transaksi diarahkan berbasis ekosistem digital untuk menekan interaksi manusia demi transparansi dan meminimalisir korupsi 🎯 Direct Transfer : Bantuan akan langsung ditransfer ke rekening bank milik masyarakat penerima manfaat guna meminimalisir interaksi antar-manusia dan mencegah pungutan liar 🎯 Metode Non-Tunai : Dana bantuan yang ditransfer langsung ke rekening penerima tidak dapat ditarik secara bebas sebagai uang tunai biasa di ATM 🎯 Sistem Kupon Digital (Digital Voucher) : Saldo di dalam rekening dikunci dalam bentuk nominal khusus. Dana tersebut hanya bisa dibelanjakan atau didebit secara non-tunai untuk komoditas yang sudah ditentukan pemerintah. seperti Pembayaran listrik, Pembelian bahan pangan (seperti beras), Pembelian bahan bakar/bensindan sebagainya 🎯 Pembatasan Penarikan Uang Tunai Bebas : Dana yang masuk ke rekening tidak dapat ditarik secara bebas sebagai uang tunai biasa. Langkah ini diambil pemerintah guna menghindari penyalahgunaan dana bansos di luar kebutuhan pokok. 🎯 Verifikasi Wajah : menggunakan teknologi pemindaian wajah (face recognition) Setiap melakukan Penarikan atau penggunaan voucher digital 🎯 Integrasi 8 Database : Untuk memastikan penerima benar-benar berhak, Nomor Induk Kependudukan (NIK) pendaftar akan dicek silang menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) dengan 8 data instansi lain. Data yang dicocokkan meliputi kepemilikan kendaraan (STNK), aset tanah, hingga tagihan listrik.  🎯 Integrasi Single Digital ID : Proses verifikasi penarikan atau hak akses bantuan akan terikat pada satu identitas digital tunggal demi memastikan bantuan tepat sasaran dan memotong risiko inclusion/exclusion error (salah sasaran) 🎯 Pengelompokkan Dengan Kecerdasan Buatan (AI) : Pemerintah mengintegrasikan teknologi AI untuk mengelola pengelompokan data agar sistem pendataan lebih akurat serta menyelesaikan masalah salah sasaran (inclusion/exclusion error).  #InfoBansos #Perlinsos #BansosDigital
✨ Setelah Terdaftar di Portal Perlinsos, Ini Poin Pentingnya ! 🇮🇩 Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan transformasi besar dalam penyaluran bantuan sosial melalui skema Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang dijadwalkan mulai diperkenalkan pada 10 November 2026. 📣 Berikut adalah poin-poin penting terkait mekanisme penarikan dan penyaluran dalam skema baru bansos digital tersebut : 🎯 Satu Rekening Satu Penerima : Seluruh penerima diwajibkan memiliki rekening bank 🎯 Pembagian HP : Pemerintah bahkan mewacanakan penyediaan perangkat telepon seluler (HP) gratis bagi masyarakat yang membutuhkan agar bisa mengakses ekosistem digital ini 🎯 Langsung ke Rekening KPM : Bantuan dikirim langsung secara cashless ke rekening bank masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bukan lagi melalui pembagian barang fisik atau produk 🎯 Akumulasi Bantuan : Rata-rata akumulasi bantuan tunai yang akan diterima mencapai Rp5,4 juta per tahun per individu target sasaran 🎯 Ekosistem Non-Tunai : Proses transaksi diarahkan berbasis ekosistem digital untuk menekan interaksi manusia demi transparansi dan meminimalisir korupsi 🎯 Direct Transfer : Bantuan akan langsung ditransfer ke rekening bank milik masyarakat penerima manfaat guna meminimalisir interaksi antar-manusia dan mencegah pungutan liar 🎯 Metode Non-Tunai : Dana bantuan yang ditransfer langsung ke rekening penerima tidak dapat ditarik secara bebas sebagai uang tunai biasa di ATM 🎯 Sistem Kupon Digital (Digital Voucher) : Saldo di dalam rekening dikunci dalam bentuk nominal khusus. Dana tersebut hanya bisa dibelanjakan atau didebit secara non-tunai untuk komoditas yang sudah ditentukan pemerintah. seperti Pembayaran listrik, Pembelian bahan pangan (seperti beras), Pembelian bahan bakar/bensindan sebagainya 🎯 Pembatasan Penarikan Uang Tunai Bebas : Dana yang masuk ke rekening tidak dapat ditarik secara bebas sebagai uang tunai biasa. Langkah ini diambil pemerintah guna menghindari penyalahgunaan dana bansos di luar kebutuhan pokok. 🎯 Verifikasi Wajah : menggunakan teknologi pemindaian wajah (face recognition) Setiap melakukan Penarikan atau penggunaan voucher digital 🎯 Integrasi 8 Database : Untuk memastikan penerima benar-benar berhak, Nomor Induk Kependudukan (NIK) pendaftar akan dicek silang menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) dengan 8 data instansi lain. Data yang dicocokkan meliputi kepemilikan kendaraan (STNK), aset tanah, hingga tagihan listrik. 🎯 Integrasi Single Digital ID : Proses verifikasi penarikan atau hak akses bantuan akan terikat pada satu identitas digital tunggal demi memastikan bantuan tepat sasaran dan memotong risiko inclusion/exclusion error (salah sasaran) 🎯 Pengelompokkan Dengan Kecerdasan Buatan (AI) : Pemerintah mengintegrasikan teknologi AI untuk mengelola pengelompokan data agar sistem pendataan lebih akurat serta menyelesaikan masalah salah sasaran (inclusion/exclusion error). #InfoBansos #Perlinsos #BansosDigital

About