@idalise.liranzo:

🤍🧡💛
🤍🧡💛
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 25 October 2026 02:24:02 GMT
136
3
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @idalise.liranzo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mewacanakan agar siswa mencuci ompreng (wadah makan) sendiri setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Poin Utama Polemik dan Kebijakan : • Alasan dan Perbandingan dengan Negara Lain: Sudaryono menyebut bahwa melibatkan siswa untuk mencuci ompreng bertujuan mendidik kemandirian dan tanggung jawab. Ia mencontohkan bahwa kebiasaan serupa diterapkan di China dan mendapat apresiasi di sana, sehingga ia heran kebijakan tersebut justru menuai kritik di Indonesia. • Peralihan ke Konsep Prasmanan: BGN saat ini tengah menguji coba sistem penyajian makanan secara prasmanan di berbagai sekolah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sistem ini diterapkan agar makanan terasa lebih segar, hangat, dan porsinya dapat disesuaikan dengan selera anak. • Kritik dari Publik dan Masyarakat: Rencana atau kebiasaan tersebut memicu kritik karena beberapa kekhawatiran:  • Aspek Keselamatan: Risiko anak-anak membawa atau mencuci ompreng (terutama di tangga atau jalur sekolah yang tidak aman).  • Waktu Belajar Tersita: Kekhawatiran bahwa aktivitas mencuci alat makan dan mengantre prasmanan dapat mengurangi waktu fokus siswa untuk belajar serta menambah beban pengawasan guru.  • Kesiapan Sekolah dan Dapur: Sudaryono menegaskan bahwa penerapan prasmanan ini tidak bersifat paksaan; pihak sekolah dan dapur SPPG harus siap dengan konsekuensi bertambahnya kerepotan operasional. #Mbg #BGN #guruku #InfoGuru #InfoASN #TenagaHonorer
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mewacanakan agar siswa mencuci ompreng (wadah makan) sendiri setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Poin Utama Polemik dan Kebijakan : • Alasan dan Perbandingan dengan Negara Lain: Sudaryono menyebut bahwa melibatkan siswa untuk mencuci ompreng bertujuan mendidik kemandirian dan tanggung jawab. Ia mencontohkan bahwa kebiasaan serupa diterapkan di China dan mendapat apresiasi di sana, sehingga ia heran kebijakan tersebut justru menuai kritik di Indonesia. • Peralihan ke Konsep Prasmanan: BGN saat ini tengah menguji coba sistem penyajian makanan secara prasmanan di berbagai sekolah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sistem ini diterapkan agar makanan terasa lebih segar, hangat, dan porsinya dapat disesuaikan dengan selera anak. • Kritik dari Publik dan Masyarakat: Rencana atau kebiasaan tersebut memicu kritik karena beberapa kekhawatiran: • Aspek Keselamatan: Risiko anak-anak membawa atau mencuci ompreng (terutama di tangga atau jalur sekolah yang tidak aman). • Waktu Belajar Tersita: Kekhawatiran bahwa aktivitas mencuci alat makan dan mengantre prasmanan dapat mengurangi waktu fokus siswa untuk belajar serta menambah beban pengawasan guru. • Kesiapan Sekolah dan Dapur: Sudaryono menegaskan bahwa penerapan prasmanan ini tidak bersifat paksaan; pihak sekolah dan dapur SPPG harus siap dengan konsekuensi bertambahnya kerepotan operasional. #Mbg #BGN #guruku #InfoGuru #InfoASN #TenagaHonorer

About