@rusman_3man: Ternyata Wita adalah bentuk yang digunakan untuk Waktu Indonesia Tengah. KBBI VI mencatat Wita sebagai akronim dari Waktu Indonesia Tengah. Sementara itu, WITA juga ada di KBBI, tetapi kepanjangannya berbeda: Asosiasi Tenis Internasional Wanita (Women’s International Tennis Association). Jadi, bukan sekadar persoalan huruf kapital—maknanya pun berbeda. Mengapa Wita, bukan WITA? Karena EYD V menetapkan bahwa akronim nama diri yang merupakan gabungan huruf dan suku kata ditulis dengan huruf awal kapital. Contohnya: Wita, Bappenas, dan Kalteng. Penjelasan ejaan yang cukup rumit seperti ini tentu akan lebih mudah dipahami oleh audiens jika dituliskan dengan rapi dan bergaris tegas di papan tulis menggunakan spidol Faber-Castell @Faber Castell Indonesia #FaberCastell #FaberCastellCreative #CreativityInYourHands #WhiteBoadMarker #SpidolPapanTulis