@neelacarpelan: Almost as obsessed as 🤫🤣 #fry

j-nc
j-nc
Open In TikTok:
Region: FI
Sunday 25 October 2026 09:31:37 GMT
413
43
17
0

Music

Download

Comments

minnimauno
Minni🤍 :
Sul vrm aika kiva kuski joka jaksaa oottaa sua ku kuvaat ittees😜
2026-10-25 14:50:55
1
mclovin12342
Netta😝 :
baddest of them all😫😫
2026-10-25 09:36:31
1
laidinenanna
ANNA | IG laidinen.anna :
HOT🐆🤎
2026-10-25 09:40:28
1
sorvaliemilia
Emilia🌸 || IG sorvaliemilia🪷 :
2026-10-25 11:47:30
1
ll1zz1ee
Liz 💋 :
😍😍😍
2026-10-25 09:39:56
1
iidaparkkinenn
i1dvx :
2026-10-25 10:00:42
1
ange7777777777
ange7777777777 :
2026-10-25 09:38:52
1
_jamppaz_
_Jamppaz_ :
2026-10-25 15:01:02
0
sihvonejonna
jonna🌸🌟💌🧡 :
2026-10-25 10:40:40
0
zaraberfiin
ZaraBerfin💋 :
As it should 🤏🏽😛
2026-10-25 10:40:02
0
privmerve
privmerve :
im also obsessed w ya
2026-10-25 09:35:08
1
To see more videos from user @neelacarpelan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pesawaran – Warga digegerkan adanya penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kerangka itu ditemukan oleh dua warga, M. Ihsani (52) dan Didi Hapana (42), saat mencari madu hutan di kawasan Register 19, Dusun Umbul Solo Sinar Baru, Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (28/10/2026). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah berupa tulang belulang yang tidak lengkap. Hingga kini, identitas dan jenis kelamin korban belum diketahui. Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Pandhita membenarkan penemuan tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi kerangka manusia itu. “Iya benar, kemarin kami mendapatkan laporan dari masyarakat atas penemuan kerangka manusia yang tak utuh,” katanya. Alvie menjelaskan, awalnya kedua warga mengira tulang belulang yang mereka lihat merupakan tulang hewan. Namun, setelah memeriksa lebih lanjut, keduanya menemukan tengkorak yang diketahui merupakan tengkorak manusia. Mereka kemudian membersihkan dedaunan kering yang menutupi sebagian tengkorak. Di sekitar lokasi, warga juga menemukan kaos lengan panjang berwarna hijau tua dengan lambang tunas kelapa. “Ciri-ciri menggenakan kaos warna hijau berlambang tunas kelapa, lambang pramuka,” urainya. Berdasarkan informasi awal, kerangka tersebut ditemukan dalam posisi terbaring di bawah batu tebing. Lokasinya berada di kawasan hutan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.150 meter di atas permukaan laut (mdpl). Setelah menerima laporan, polisi bersama petugas terkait melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan aparat desa dan Polisi Kehutanan (Polhut). Proses evakuasi melibatkan Tim Inafis Polres Pesawaran, personel Unit Intelkam Polsek Gedong Tataan, petugas Polhut dari Resort Kedondong UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman, serta masyarakat setempat. Tim evakuasi tiba di titik kumpul sekitar pukul 22.30 WIB. Kerangka tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik dan autopsi guna membantu mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. (Yul)
Pesawaran – Warga digegerkan adanya penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kerangka itu ditemukan oleh dua warga, M. Ihsani (52) dan Didi Hapana (42), saat mencari madu hutan di kawasan Register 19, Dusun Umbul Solo Sinar Baru, Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (28/10/2026). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah berupa tulang belulang yang tidak lengkap. Hingga kini, identitas dan jenis kelamin korban belum diketahui. Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Pandhita membenarkan penemuan tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi kerangka manusia itu. “Iya benar, kemarin kami mendapatkan laporan dari masyarakat atas penemuan kerangka manusia yang tak utuh,” katanya. Alvie menjelaskan, awalnya kedua warga mengira tulang belulang yang mereka lihat merupakan tulang hewan. Namun, setelah memeriksa lebih lanjut, keduanya menemukan tengkorak yang diketahui merupakan tengkorak manusia. Mereka kemudian membersihkan dedaunan kering yang menutupi sebagian tengkorak. Di sekitar lokasi, warga juga menemukan kaos lengan panjang berwarna hijau tua dengan lambang tunas kelapa. “Ciri-ciri menggenakan kaos warna hijau berlambang tunas kelapa, lambang pramuka,” urainya. Berdasarkan informasi awal, kerangka tersebut ditemukan dalam posisi terbaring di bawah batu tebing. Lokasinya berada di kawasan hutan pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.150 meter di atas permukaan laut (mdpl). Setelah menerima laporan, polisi bersama petugas terkait melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan aparat desa dan Polisi Kehutanan (Polhut). Proses evakuasi melibatkan Tim Inafis Polres Pesawaran, personel Unit Intelkam Polsek Gedong Tataan, petugas Polhut dari Resort Kedondong UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman, serta masyarakat setempat. Tim evakuasi tiba di titik kumpul sekitar pukul 22.30 WIB. Kerangka tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik dan autopsi guna membantu mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. (Yul)

About