@killer3841:

killer3841
killer3841
Open In TikTok:
Region: PK
Sunday 25 October 2026 09:41:26 GMT
30814
5404
0
110

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @killer3841, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

solo vs squad🗿                                                                       Pemberontakan Boxer (Hanzi sederhana: 义和团运动; Hanzi tradisional: 義和團運動)adalah pemberontakan di Tiongkok dari November 1899 sampai 7 September 1901, terhadap kekuasaan asing di sektor perdagangan, politik, agama, dan teknologi.[1] Boxer memulai aksinya sebagai gerakan anti-asing, anti-imperialis, dan merupakan pergerakan berdasarkan petani di Tiongkok Utara.[1] Mereka menyerang orang asing yang membangun jalur kereta api dan melanggar Feng Shui, dan juga orang Kristen yang dianggap bertanggung jawab untuk dominasi asing di Tiongkok.[1] Pada Juni 1900, Boxer menyerang Beijing dan membunuh 230 orang non-Tionghoa. Banyak Tionghoa Kristen, orang Katolik terbunuh di provinsi Shandong dan Shanxi sebagai bagian dari pemberontakan.[1] Dengan slogan
solo vs squad🗿 Pemberontakan Boxer (Hanzi sederhana: 义和团运动; Hanzi tradisional: 義和團運動)adalah pemberontakan di Tiongkok dari November 1899 sampai 7 September 1901, terhadap kekuasaan asing di sektor perdagangan, politik, agama, dan teknologi.[1] Boxer memulai aksinya sebagai gerakan anti-asing, anti-imperialis, dan merupakan pergerakan berdasarkan petani di Tiongkok Utara.[1] Mereka menyerang orang asing yang membangun jalur kereta api dan melanggar Feng Shui, dan juga orang Kristen yang dianggap bertanggung jawab untuk dominasi asing di Tiongkok.[1] Pada Juni 1900, Boxer menyerang Beijing dan membunuh 230 orang non-Tionghoa. Banyak Tionghoa Kristen, orang Katolik terbunuh di provinsi Shandong dan Shanxi sebagai bagian dari pemberontakan.[1] Dengan slogan "扶清灭洋" ("Dukung Qing, hancurkan Barat"), mereka terus beraksi.[1] Diplomat, penduduk, tentara asing, serta beberapa Tionghoa Kristen melarikan diri ke Kawasan Legasi dan tinggal selama 55 hari hingga Aliansi Delapan Bangsa datang dengan 20.000 tentara untuk memadamkan pemberontakan.[1] Protokol Boxer pada 7 September 1901 mengakhiri pemberontakan dan mengenakan sanksi yang berat terhadap Dinasti Qing, seperti ganti rugi sebesar 450 juta tael perak.[2] Adanya protokol ini sangat memengaruhi kondisi politik, ekonomi, dan sosial pemerintah dan penduduk Tiongkok pada saat itu.[2] Pemerintahan tidak lagi dipercaya dan terjadi kenaikkan pajak yang besar menyebabkan Dinasti Qing semakin melemah dan akhirnya dijatuhkan melalui Revolusi Xinhai.[2] #History #sejarah #sejarahdunia #foryoupage #fyp

About