jihan nur afini :
aku pernah naik angkot waktu pulang kerja malam hari, sekitar jam setengah 10 malam, waktu itu lagi hujan dan gak banyak angkot lewat, jadi aku naik angkot ini, yang cetnya udah agak kusam dan terlihat sudah tua banyak karatnya di tempat duduknya, jarak dari tempat kerja ke rumahku itu cukup jauh, sekitar 45 menit, karena aku gabut aku scroll scroll ig di hp, baru 10 menit berjalan angkot berhenti di tempat sepi, dekat jembatan yang ada sungai besar dan dalam, aku nengok keluar jendela sekitar jalan mungkin lagi nunggu penumpang, tapi setelah beberapa menit nunggu gak ada yang masuk dan angkot masih diam, ketika aku hendak bertanya ke supirnya kenapa berhenti, aku liat di kursi supir gak ada orang, tapi angkot nyala lampunya aneh, memantulkan banyangan orang di sebrang kursi ku seperti ada yang duduk di depanku padahal aku gak liat siapa-siapa, gak lama ada orang kaya tukang ojeg naik motor lewat hujan-hujanan dan dia berhenti di samping angkot, dia gedor gedor kaca deket aku duduk dan teriak-teriak "neng kaluar-kaluar buru" aku kira dia mau nodong atau apa, tapi dia keliatanya ketakutan sambil tengak tengok "buru neng", akhirnya aku keluar dari angkot dan disuruh naik motor "buruan naik neng nanti abah ceritain" , aku naik motor si abah itu dan dia tancap gas menjauhi jembatan, setelah cukup jauh dia berhenti dan menurunkanku, angkotmasih terlihat di kejauhan tanpa keliatan ada aktivitas, baru akhirnya abah itu ngasih tau kalo aku naik angkot hantu, yang beberapa tahun silam kecelakaan terjun bebas ke sungai setelah nabrak pembatas jembatan itu, angkot nya ditemukan oleh tukang mancing, penumpang nya meninggal semua termasuk supir, dan itu dibawahnya ternyata jurang, aku masih merinding ketika nulis ini
2026-10-25 23:18:07