@vananh_mebeming: Đi làm ngày trả lương #ketoan #dilamvuithayba #dailyvlog #khucongnghiep #genzdilam

Vân Anh
Vân Anh
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 25 October 2026 13:33:01 GMT
10362
194
6
4

Music

Download

Comments

thanh_hoa0407
NT Hoà :
Dạo này nhiu váy xinh c nha 🤣
2026-10-25 14:39:14
2
huyenanh_2319
Huyền Anh :
Xinh link váy bạn ơi
2026-10-25 14:05:34
0
huynhtrithuc1610
Huỳnh Trí Thức :
Hành chính tính lương, kế toán chuyển lương , giải ngân online, ko chi tiền mặt, nhẹ như tênh chứ có gì khó khắn😂
2026-10-26 10:49:35
0
thao8698
Thao8698 :
b ơi son màu gì đó ạ
2026-10-26 13:12:45
0
To see more videos from user @vananh_mebeming, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SAAT PEDAGANG LAIN RAMAI PEMBELI, EMAK NEMI HANYA BISA DUDUK MENUNGGU HINGGA LARUT MALAM KARENA JUALANNYA SEPI Emak Nemi, 74 tahun, adalah seorang lansia yang sehari-hari berjualan daun pisang di pasar demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Sejak suaminya meninggal dunia, Emak harus berjuang seorang diri. Anak-anaknya pun memiliki keterbatasan sehingga belum bisa banyak membantu kehidupan Emak. Setiap malam, Emak tetap berjualan hingga larut malam. Jika dagangannya habis, penghasilan Emak hanya sekitar Rp50.000. Itu pun masih harus dipotong ongkos ojek pulang pergi sebesar Rp30.000, sehingga tersisa Rp20.000 saja. Namun, tidak setiap malam dagangannya laku. Terkadang hingga larut malam, belum ada satu pun pembeli yang datang. Emak hanya bisa duduk menunggu berjam-jam sambil menahan kantuk dan lapar. Saat lapar, Emak terkadang hanya minum air putih untuk mengganjal perut karena belum memiliki uang untuk membeli makanan. Di usia yang seharusnya bisa beristirahat, Emak masih harus bekerja keras untuk bertahan hidup. Ketika pedagang lain ramai pembeli, Emak terkadang hanya bisa duduk termenung menunggu dagangannya dilirik orang. Kondisi fisik Emak pun semakin terbatas. Untuk berjalan, Emak sudah tertatih-tatih, penglihatannya mulai rabun, dan pendengarannya juga sudah tidak normal. Sahabat kebaikan, mari kita bersama-sama membantu meringankan beban hidup Emak Nemi. Semoga kepedulian kita bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi Emak di usia senjanya. Salurkan donasi terbaik: Bank BSI : 7198-1213-76 Bank BRI : 0116-0100-1577-564 An. Yayasan Kawalan Kebaikan Al Barkah Konfirmasi/DANA : 0812-1328-5812 #kawalankebaikan
SAAT PEDAGANG LAIN RAMAI PEMBELI, EMAK NEMI HANYA BISA DUDUK MENUNGGU HINGGA LARUT MALAM KARENA JUALANNYA SEPI Emak Nemi, 74 tahun, adalah seorang lansia yang sehari-hari berjualan daun pisang di pasar demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Sejak suaminya meninggal dunia, Emak harus berjuang seorang diri. Anak-anaknya pun memiliki keterbatasan sehingga belum bisa banyak membantu kehidupan Emak. Setiap malam, Emak tetap berjualan hingga larut malam. Jika dagangannya habis, penghasilan Emak hanya sekitar Rp50.000. Itu pun masih harus dipotong ongkos ojek pulang pergi sebesar Rp30.000, sehingga tersisa Rp20.000 saja. Namun, tidak setiap malam dagangannya laku. Terkadang hingga larut malam, belum ada satu pun pembeli yang datang. Emak hanya bisa duduk menunggu berjam-jam sambil menahan kantuk dan lapar. Saat lapar, Emak terkadang hanya minum air putih untuk mengganjal perut karena belum memiliki uang untuk membeli makanan. Di usia yang seharusnya bisa beristirahat, Emak masih harus bekerja keras untuk bertahan hidup. Ketika pedagang lain ramai pembeli, Emak terkadang hanya bisa duduk termenung menunggu dagangannya dilirik orang. Kondisi fisik Emak pun semakin terbatas. Untuk berjalan, Emak sudah tertatih-tatih, penglihatannya mulai rabun, dan pendengarannya juga sudah tidak normal. Sahabat kebaikan, mari kita bersama-sama membantu meringankan beban hidup Emak Nemi. Semoga kepedulian kita bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi Emak di usia senjanya. Salurkan donasi terbaik: Bank BSI : 7198-1213-76 Bank BRI : 0116-0100-1577-564 An. Yayasan Kawalan Kebaikan Al Barkah Konfirmasi/DANA : 0812-1328-5812 #kawalankebaikan

About