@_ghellere: #fyp #foryou

dérick
dérick
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 25 October 2026 13:46:44 GMT
121161
19966
32
2027

Music

Download

Comments

eutitan210
Jamayka degree :
Slk irmão, só passa isso na mente
2026-10-25 14:20:55
39
pedroemanuel304
P.Alvernaz :
Vende não irmão ?
2026-10-25 18:01:51
1
raelzada32
KSWDORAEL :
oque aconteceu como dono dessa moto
2026-10-25 17:33:10
8
ferreiraadzj
julio ferreira :
eu aí, mas graças a Deus não morri
2026-10-25 17:52:00
4
mickaelccb16
mickaelccb16 :
opa moço número errado
2026-10-25 17:23:39
2
nogueira17_07
nogueira 🍀🎰 :
deus me livre mano
2026-10-25 19:42:42
1
user483692777102
User483692777102 :
2026-10-25 18:36:58
1
eloy_souz
Henrique🫟 :
2026-10-25 18:42:43
1
pedroemanuel304
P.Alvernaz :
Manda a chave pix
2026-10-25 19:23:05
1
cesahz
𝓅ℯ𝓇ℯ𝒾𝓇𝒶𝓍 7👑 :
🙂
2026-10-25 18:00:54
1
jacksoncoelhoo_
Jackson Coelho :
2026-10-25 18:41:30
1
pedroemanuel304
P.Alvernaz :
Motor tá 0
2026-10-25 19:22:22
1
costtaaz_2010
costtaaz_10 :
2026-10-26 14:33:49
1
jamesnevou
James nevou :
2026-10-25 17:10:32
1
pedroemanuel304
P.Alvernaz :
To indo buscar 😂😂😂
2026-10-25 19:23:15
1
juliusb231
𝕵𝖚𝖑𝖎𝖚𝖘 :
2026-10-25 17:46:38
1
guillhermecoutto
Couto 🇧🇷 :
2026-10-25 15:21:01
2
gustaxo0_
Gustavo :
2026-10-25 18:34:29
1
kauaafit
￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ‍ ‍ ‍‍ :
2026-10-25 16:51:24
1
lorinfe_
lorinfe_ :
2026-10-25 16:02:09
1
silvazzx460
سيلۏا :
imagina sair pra distrair a cabeça e você receber uma ligação com a notícia que eu morri
2026-10-25 17:10:39
1
kzin.xh6
Kzn :
Então
2026-10-25 15:58:12
1
zandasx7
زاندا. :
2026-10-31 02:47:37
1
g.calebe7
👤 :
2026-10-25 18:39:18
0
3kkguizinn
3kkguizinn :
🙂
2026-10-25 18:19:56
0
To see more videos from user @_ghellere, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Mulai Senin 2/11/2026, Langsung Tindak & Tilang Ditempat! Bengkulu – Pengendara di Kota Bengkulu tak bisa lagi hanya mengandalkan keberuntungan untuk menghindari penindakan. Dalam Operasi Patuh Nala 2026, Satlantas Polresta Bengkulu mulai menggencarkan penilangan pada Senin (2/11/2026), setelah beberapa hari pertama operasi difokuskan pada sosialisasi dan teguran. Pola penindakan kali ini tidak hanya mengandalkan razia di satu titik. Polisi menerapkan sistem hunting atau patroli bergerak, sehingga petugas dapat menindak pelanggaran yang ditemukan langsung di jalan. Artinya, pengendara tetap berpotensi ditilang meski tidak melintasi lokasi razia stasioner. Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, mengatakan penindakan akan dilakukan secara lebih masif setiap hari selama operasi berlangsung. “Untuk tiga hari ke depan kita sosialisasi. Namun apabila ditemukan kembali, akan kita lakukan penindakan berupa tilang, bukan lagi teguran,” ujarnya saat kegiatan di kawasan Simpang Lima, Jumat (30/10/2026). Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran, di antaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta penggunaan atau pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan. Polisi menyatakan pendekatan persuasif tetap dilakukan, tetapi pelanggaran yang perlu ditindak dapat berujung tilang. Tilang manual juga tetap berlaku, tetapi hanya dapat dilakukan oleh personel yang telah memiliki sertifikasi. Aan menyebut Satlantas Polresta Bengkulu memiliki dua personel bersertifikasi yang berwenang melakukan penindakan tersebut, dengan pola patroli bergerak. Operasi Patuh Nala 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November. Pelaksanaannya mengombinasikan kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan penegakan hukum 50 persen. Perubahan pola penindakan ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan semata urusan menghindari tilang. Menggunakan helm, tidak melawan arus, dan menjaga konsentrasi saat berkendara merupakan langkah dasar untuk melindungi diri sendiri sekaligus pengguna jalan lainnya. (Cik) #polrestabengkulu #operasipatuh #tilang
Mulai Senin 2/11/2026, Langsung Tindak & Tilang Ditempat! Bengkulu – Pengendara di Kota Bengkulu tak bisa lagi hanya mengandalkan keberuntungan untuk menghindari penindakan. Dalam Operasi Patuh Nala 2026, Satlantas Polresta Bengkulu mulai menggencarkan penilangan pada Senin (2/11/2026), setelah beberapa hari pertama operasi difokuskan pada sosialisasi dan teguran. Pola penindakan kali ini tidak hanya mengandalkan razia di satu titik. Polisi menerapkan sistem hunting atau patroli bergerak, sehingga petugas dapat menindak pelanggaran yang ditemukan langsung di jalan. Artinya, pengendara tetap berpotensi ditilang meski tidak melintasi lokasi razia stasioner. Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, mengatakan penindakan akan dilakukan secara lebih masif setiap hari selama operasi berlangsung. “Untuk tiga hari ke depan kita sosialisasi. Namun apabila ditemukan kembali, akan kita lakukan penindakan berupa tilang, bukan lagi teguran,” ujarnya saat kegiatan di kawasan Simpang Lima, Jumat (30/10/2026). Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran, di antaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta penggunaan atau pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan. Polisi menyatakan pendekatan persuasif tetap dilakukan, tetapi pelanggaran yang perlu ditindak dapat berujung tilang. Tilang manual juga tetap berlaku, tetapi hanya dapat dilakukan oleh personel yang telah memiliki sertifikasi. Aan menyebut Satlantas Polresta Bengkulu memiliki dua personel bersertifikasi yang berwenang melakukan penindakan tersebut, dengan pola patroli bergerak. Operasi Patuh Nala 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November. Pelaksanaannya mengombinasikan kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan penegakan hukum 50 persen. Perubahan pola penindakan ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan semata urusan menghindari tilang. Menggunakan helm, tidak melawan arus, dan menjaga konsentrasi saat berkendara merupakan langkah dasar untuk melindungi diri sendiri sekaligus pengguna jalan lainnya. (Cik) #polrestabengkulu #operasipatuh #tilang

About