@jastrow_langit: * senja ku hanya satu* wahai suara yang tumbuh dari balik bayangan, aku bukan lelakimu, dengarlah... jangan kau kira setiap cahaya yang melintas di kelopak ku adalah undangan. aku hanya punya satu matahari yang kubiarkan tenggelam dengan sengaja, satu matahari yang ku tanam di antara tulang rusukku, dan ia berdenyut dengan satu nama dan bukan namamu. ia adalah senja perempuan ku... senja yang tidak pernah meminta tempat, karena aku sudah sejak dulu menyerahkan seluruh takhta ku untuknya. perempuan ku adalah senja yang belajar berenang di dalam dadaku, tanpa pernah tenggelam. ia menanam bunga di atas awan, menyiramnya dengan air mata yang sudah berubah menjadi madu, dan setiap kelopaknya mekar menjadi jam yang hanya berdetak untukku. yang terlihat dari kejauhan hanya sampulku, bukan badaiku, bukan retak ku. isi diriku ini hanya bisa dibaca oleh satu perempuan, yang mengerti bahasa hujan dan bahasa diam ku. mungkin kau tidak pernah tahu, bahwa senja ku mengintip dari balik awanku, dan membaca semua tulisan yang melayang di udara. ia membacanya dengan mata yang basah oleh cahaya, seolah setiap huruf itu adalah debu yang menempel di kaca jendela kami. lalu ia menutup buku itu, tidak marah, hanya letih, lalu berbisik padaku, "sudah cukup yaa." biarkan kami berjalan dengan tenang, biarkan jalan kami yang berdebu ini kami tapaki berdua, tanpa bayangan yang mengikut dari belakang. dan jangan pernah lagi ada yang menyebut aku langitnya dan dirinya senjaku, karena aku tidak pernah membuka pintuku untuk yang lain. ada bayangan yang lahir dari lampu yang terlalu lama menyala di lorong yang salah. bayangan tidak punya tubuh, ia hanya mengikuti. jika lampu itu padam, ia pun hilang, lenyap seperti asap yang lupa jalan pulang. sedangkan perempuan ku adalah lampu itu sendiri, ia menyala bukan karena mengikuti ku, tapi karena ia adalah sumber cahayanya. jangan merajut simpul dari benang yang tidak pernah kuberikan. simpul yang ku ikat hanya punya satu ujung, dan ujung itu sudah terikat di jari manis perempuan ku. simpul yang dibuat di udara, hanya akan melayang, lalu jatuh sendiri saat angin meniupnya, lalu hancur menjadi serpihan mimpi yang tidak pernah akan menjadi nyata. simpul yang dibuat sendirian, hanya bisa dibuka sendirian juga. dengarlah ini baik-baik... tidak ada yang akan sanggup menjadi seperti senja ku. silahkan mencoba meniru jingganya, meniru diamnya, kesabaran nya, dan segala penerimaan nya, tapi tidak akan pernah bisa menjadi cahaya yang sama. karena senja ku tidak lahir dari warna, ia lahir dari sejarah. ia lahir dari luka yang pernah kami jahit bersama dengan benang doa, dari penantian yang pernah kami lalui tanpa saling meninggalkan. hal seperti itu tidak bisa ditiru, tidak bisa dicuri, karena ia tumbuh, bukan dibuat. ia tumbuh di tengah samudra menjadi sesuatu yang luas bahkan aku pun tak sanggup mendeskripsikan nya. senja hanya satu. iya, satu... satu perempuan yang ku titipkan di dalam jam pasir yang tidak pernah habis. aku adalah langit untuknya, dan dia adalah satu-satunya senja yang kubiarkan menumpahkan warnanya di atas dadaku. tidak ada senja kedua, tidak ada matahari cadangan. aku tidak bercabang, aku tidak mendua. aku hanya membentang untuk satu warna, satu nama, satu perempuan. maka, biarlah ini menjadi pintu yang ku tutup dengan lembut tapi pasti. jadi, cukup dan berhentilah menyebut diri dalam imajinasi liar mu seolah kau adalah senja. karena senja ku, hanya satu... iya, satu... dialah perempuan setengah puisiku... yang ku cintai dengan nafasku.
jastrow
Region: ID
Sunday 25 October 2026 16:58:01 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @jastrow_langit, please go to the Tikwm
homepage.