@boqorada7061:

boqorada 👑
boqorada 👑
Open In TikTok:
Region: SO
Monday 26 October 2026 06:33:39 GMT
40241
4374
122
211

Music

Download

Comments

sahra.maxamed826
Sahra Maxamed :
[Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming][Gesture OK][Gesture OK][Gesture OK]
2026-10-26 08:54:32
0
noloshakuwarwalal2
Duqow1 :
walal is astur walashi ado raliya🥰🥰🥰
2026-10-26 07:16:42
12
aliuk87
Ali uk 87 :
boqorda from moyale walhi [Crown]
2026-10-26 06:59:45
3
uamamum46
Abdi Muha📿🕋🔐--🛅 :
Somali 🦁🇸🇴
2026-10-26 10:15:25
4
ahmad.capdiraxmaa
Ahmad Capdiraxmaan :
alaah yicizak
2026-10-26 16:04:58
0
mohazz__66
maxamett👑🤴 :
m.a cf Haaland &Mbappé[Broken heart][Tears of joy]
2026-10-26 10:41:19
0
perfectozillion
Perfecto Zillion :
abaayo haisqabin. mahadsanid
2026-10-26 13:31:33
0
zkrarya2
hasunali32 :
sasweyan🤣☺️☺️☺️☺️☺️☺️
2026-10-26 20:30:56
0
waxiwalashod
Deeqo AAN gole🤚 :
2026-10-26 20:42:38
0
haruno223
Haruno 235 :
2026-10-26 13:36:26
0
mss.safar6
maamada🧕💐🥰 :
2026-10-26 13:13:35
0
istamaley8
istar maley :
🥰
2026-10-26 14:02:54
0
abu.warsame
Abu Warsame :
qurux♥️
2026-10-26 16:35:08
0
mss_xubi07
farxiyo cali❤️🫂 :
2026-10-26 14:24:29
0
mss_xubi07
farxiyo cali❤️🫂 :
2026-10-26 14:24:15
0
gaabaneaabi
gaabane 133 :
2026-10-26 13:30:15
0
sabariin694
sabna :
somlia
2026-10-26 11:49:11
0
sabariin694
sabna :
@
2026-10-26 11:49:29
0
mohamudmohamedabd211
Mohamud Mohamed Abdulle :
❤️❤️❤️❤️love
2026-10-26 12:36:54
0
asadaarsade
Asad Aarsade :
2026-10-26 19:20:21
0
geedgelle
GEED GLLE :
Lov
2026-10-26 12:57:59
0
willqaran200
Moyale 🇸🇴❣️ :
2026-10-26 12:31:32
0
hassanahmedmude
Hassan Ahmed Mude :
2026-10-26 06:44:37
0
To see more videos from user @boqorada7061, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketika seseorang sudah mampu membedakan dengan jelas antara objek yang diamati (pikiran, perasaan, tubuh fisik, memori, ego) dan Sang Pengamat (kesadaran murni, batin yang bening), muncullah pertanyaan besar: Lalu, di mana letak
Ketika seseorang sudah mampu membedakan dengan jelas antara objek yang diamati (pikiran, perasaan, tubuh fisik, memori, ego) dan Sang Pengamat (kesadaran murni, batin yang bening), muncullah pertanyaan besar: Lalu, di mana letak "Ketuhanan" atau Yang Ilahi di dalam realitas ini? Dalam ranah batin dan self-inquiry yang mendalam, pemahaman tentang Ketuhanan tidak lagi dicari sebagai objek di luar sana, melainkan disingkap dari struktur kesadaran itu sendiri melalui beberapa lapisan pemahaman: 1. Sang Pengamat Murni Adalah "Percikan" Ketuhanan Itu Sendiri Jika Anda terus mengamati ke dalam—menembus lapisan pikiran, menembus emosi, menembus lapisan memori dan identitas diri—pada akhirnya Anda akan sampai pada titik keheningan paling mendasar: Kesadaran itu sendiri. Kesadaran yang menyaksikan (The Witness atau The Seer) tidak memiliki bentuk, tidak memiliki warna, tidak bisa dilukai oleh kesedihan, dan tidak menua oleh waktu. Dalam berbagai tradisi kebijaksanaan, inti kesadaran murni inilah yang sering disebut sebagai Percikan Ilahi, Roh Suci, atau Atman yang menyatu dengan Brahman. Jadi, Ketuhanan bukanlah sesuatu yang diamati oleh Sang Pengamat, melainkan esensi dari Sang Pengamat itu sendiri. Anda tidak melihat Tuhan dengan mata kepala, tetapi Tuhan di dalam diri Anda bertindak sebagai kesadaran yang menyaksikan segala sesuatu. 2. Meburnya Sekat Antara "Yang Mengamati" dan "Yang Diamati" Pada tahap awal latihan, pembedaan ini mutlak diperlukan agar kita tidak terseret arus pikiran (kita merasa terpisah dari pikiran kita). Namun, jika terus didalami secara konsisten sampai ke akarnya, dualitas ini akan runtuh: Pada tingkat kesadaran tertinggi (non-dualitas atau wahdatul wujud), lambat laun disadari bahwa tidak ada lagi jarak antara pengamat dan yang diamati. Pikiran muncul dari kesadaran, berlangsung di dalam kesadaran, dan larut kembali ke dalam kesadaran. Sama seperti ombak yang pada hakikatnya adalah air itu sendiri. Ketika batasan "aku yang mengamati" dan "pikiran yang diamati" melebur, yang tersisa hanyalah Kehadiran Tunggal yang melingkupi semuanya. Pengalaman inilah yang sering dideskripsikan oleh para pencari kebenaran sebagai pengalaman "mengenal Tuhan dengan mengenal diri sendiri". 3. Ketuhanan Terlihat dari Kualitas Ruang (Space) dan Kasih Sayang Bagaimana cara mengenali dimensi Ketuhanan ini dalam kehidupan sehari-hari? Bukan dari seberapa sakti atau hebatnya seseorang, melainkan dari kualitas ruang batinnya: Ketiadaan Beban (Kebebasan): Ketuhanan tercermin dari rasa damai (peace that surpasses understanding). Sekalipun di luar sedang badai masalah atau pikiran sedang riuh, ada satu titik di dalam diri yang tetap hening, utuh, dan tidak tersentuh. Belas Kasih Tanpa Syarat (Unconditional Compassion): Ketika seseorang berakar pada kesadaran murni, ia tidak lagi mudah menghakimi orang lain. Ia melihat bahwa orang lain pun sedang digerakkan oleh pola pikiran dan penderitaan yang sama. Dari sini lahir cinta kasih yang tulus, welas asih, dan ketulusan dalam bertindak. Titik Temu Jadi, manakah yang dikatakan sebagai Ketuhanan? Ketuhanan bukanlah pikiran yang muncul, bukan pula perasaan tenang yang dirasakan. Ketuhanan adalah Kesadaran Maha Luas (Kefanaan yang Sadar) yang menjadi latar belakang tempat segala isi semesta—baik pikiran, perasaan, maupun alam raya—datang dan pergi silih berganti. Ketika Anda menyadari diri Anda sebagai Sang Pengamat yang bening, pada detik itu pula Anda sedang menyadari kehadiran Yang Ilahi di dalam diri Anda. #KesadaranMurni #KeheninganBatin #SelfInquiry #Mindfulness #InnerPeace

About