@sagoetv: Ada Apa dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Ulim? Penebangan sejumlah pohon besar di SMAN 1 Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, memicu polemik di lingkungan sekolah. Pohon-pohon yang diperkirakan berusia 10 hingga 15 tahun tersebut ditebang dengan alasan mengantisipasi kerusakan bangunan dan gangguan drainase. Keputusan tersebut menuai protes dari para siswa yang menyayangkan hilangnya pepohonan yang selama ini membuat lingkungan sekolah rindang dan sejuk. Aksi demonstrasi pun dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap penebangan pohon tersebut. Polemik berlanjut dalam sebuah musyawarah yang turut diwarnai keluhan dari sejumlah guru serta geuchik di lingkungan sekolah. Dalam pertemuan tersebut, muncul pernyataan yang menyinggung dugaan adanya pihak yang membekingi kepala sekolah. Selain itu, seorang guru mengaku pernah disebut “idiot” oleh kepala sekolah setelah menyampaikan sebuah ide terkait kondisi sekolah. Pada 25 Oktober 2026, Laina Fariyani tidak lagi menjalankan tugas sebagai Kepala SMAN 1 Simpang Ulim. Posisinya sementara digantikan oleh Henny Mahera Siregar yang ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah, di tengah polemik penebangan pohon dan aksi protes siswa yang menjadi sorotan publik. Follow us: @sagoetv #AcehTimur #SMAN1SimpangUlim #DemoSiswa #PolemikSekolah #BeritaAceh