@kashmirigirls183: pashto poetry #pathan#viralvideo #viewsproblem

❤𝓱𝓲𝓫𝓫𝓪❤queen❤𝓪𝓳𝓴🥰
❤𝓱𝓲𝓫𝓫𝓪❤queen❤𝓪𝓳𝓴🥰
Open In TikTok:
Region: GB
Monday 26 October 2026 10:07:47 GMT
15978
3097
277
60

Music

Download

Comments

abrar804.0
👑💢𝐀🄺 ᴱᴰᴵˣ𝐊💢👑 :
Kha da sawai✨
2026-10-26 12:55:13
0
xtylishboy868
•✨♡🌼•°𝕩𝔱ÿᥣíᶳ𝚑ßօÿ°•🌼♡✨• :
wow....❣️🥀🤌
2026-10-26 10:22:17
1
ziaokz302
▄︻┻═┳一♧ℤ𝕀𝔸 𝕆𝕂ℤ 𝕊♡ℤ𓊉꧂ 302 :
ریشتیا
2026-10-26 10:21:39
1
hazirnawaz2
💯🎉💯🔥 :
2026-10-26 10:15:11
2
rabirab4
Rabi Rabi :
2026-10-26 10:42:06
1
i.need.u002
💔 :
Reshta we 😂
2026-10-26 10:15:19
2
zaheer.abbase5
❤️‍🔥Zaheer💔 Abbas🥷gujjar👈 :
2026-10-26 10:25:59
1
skjane250
S🖤K :
No Kala 🥰
2026-10-26 13:03:16
0
ijazafridi834
༽༼MARKHOR༽༼ :
2026-10-26 10:50:23
1
user40415775154614
سیف اللہ🫶💝 :
2026-10-26 10:13:18
1
ziaokz302
▄︻┻═┳一♧ℤ𝕀𝔸 𝕆𝕂ℤ 𝕊♡ℤ𓊉꧂ 302 :
2026-10-26 10:21:32
1
ajmalbaloch888
محمد اجمل :
2026-10-26 10:17:55
1
user40415775154614
سیف اللہ🫶💝 :
2026-10-26 10:13:23
1
nadeem...khan5
𝙽𝚊𝚍𝚎𝚎𝚖. 𝚔𝚑𝚊𝚗 :
❤️
2026-10-26 12:00:49
0
hazratwahidkhan
hazratwahidkhan :
2026-10-26 11:39:25
0
ajaz.khan7523
Ajaz Khan :
2026-10-26 11:38:12
0
abdu.allah.443
abdu Allah 443 :
❤️❤️❤️❤️
2026-10-26 11:24:33
0
user40415775154614
سیف اللہ🫶💝 :
2026-10-26 10:13:15
0
hazrat302hf
1🐦‍🔥🇧̳🇴̳🇸̳🇸̳ 302 :
2026-10-26 11:04:23
0
saniiikhan101001
SANi🫀 :
2026-10-26 11:00:03
0
user7431958080446u
user7431958080446u :
2026-10-26 11:19:35
0
user7431958080446u
user7431958080446u :
2026-10-26 11:19:15
0
sohailamir807
amir Sohail :
🖤🇧🇫
2026-10-26 11:21:45
0
hazratwahidkhan
hazratwahidkhan :
2026-10-26 11:39:17
0
badsha.muddin
Badsha Muddin :
واہ واہ
2026-10-26 10:15:00
0
To see more videos from user @kashmirigirls183, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

**SURAT TERBUKA UNTUK BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DAN BAPAK BAHLIL LAHADALIA** Yang terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia dan Bapak Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Dengan hormat, kami masyarakat Sumba menyampaikan keluhan sekaligus tuntutan atas kelangkaan BBM yang semakin menyulitkan kehidupan masyarakat. Sumba merupakan wilayah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur, akses transportasi, dan pemerataan pembangunan. Dalam kondisi seperti ini, BBM bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan penting bagi transportasi, pendidikan, pelayanan kesehatan, pertanian, perikanan, dan kegiatan ekonomi masyarakat. **Yang lebih memprihatinkan, menurut keluhan masyarakat, harga bensin eceran di sejumlah tempat mencapai Rp60.000 hingga Rp110.000 per liter.** Jika kondisi ini terjadi, masyarakat kecil tentu sangat terbebani. Harga setinggi itu membuat biaya transportasi meningkat dan aktivitas ekonomi semakin sulit dijalankan. Kami memahami bahwa kondisi geografis Sumba memiliki tantangan tersendiri. Namun, kesulitan geografis tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk terus menghadapi kelangkaan dan harga BBM yang sangat mahal. **Oleh karena itu, kami menyampaikan tuntutan berikut:** 1. **Segera pulihkan pasokan BBM di seluruh Sumba** agar masyarakat dapat memperoleh bahan bakar sesuai kebutuhan. 2. **Evaluasi kuota BBM untuk Sumba** berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, kondisi geografis, jumlah penduduk, dan aktivitas ekonomi. 3. **Selidiki tingginya harga bensin eceran,** termasuk laporan harga Rp60.000–Rp110.000 per liter. Periksa rantai distribusi dan tindak praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM apabila terbukti melanggar hukum. 4. **Perkuat pengawasan distribusi BBM** di SPBU, agen, dan jalur penyaluran agar BBM tidak disalahgunakan serta dapat menjangkau masyarakat di desa dan wilayah terpencil. 5. **Pastikan harga BBM sesuai ketentuan yang berlaku** dan berikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai harga resmi serta mekanisme pengaduan. 6. **Buka transparansi pasokan dan distribusi BBM** kepada publik, termasuk kuota, realisasi penyaluran, penyebab kelangkaan, dan langkah penanganannya. 7. **Tetapkan langkah penanganan yang terukur dan batas waktu yang jelas** agar masyarakat mengetahui kapan pasokan BBM akan kembali normal. **Bapak Presiden dan Bapak Menteri, Sumba juga bagian dari Indonesia!** Kami tidak meminta perlakuan istimewa. Kami menuntut hak yang wajar: BBM tersedia, distribusinya adil, harganya terjangkau, dan pemerintah hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan. Bagaimana masyarakat dapat mengembangkan ekonomi jika bahan bakar untuk bekerja saja sulit diperoleh? Bagaimana pelayanan kesehatan, pendidikan, dan transportasi dapat berjalan dengan baik jika BBM menjadi barang yang sangat mahal? Jangan biarkan masyarakat di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan terus menanggung beban kelangkaan tanpa kepastian penyelesaian. **Perhatikan Sumba! Segera atasi kelangkaan BBM, selidiki harga bensin eceran yang mencapai Rp110.000 per liter, dan hadirkan solusi nyata bagi masyarakat.** Kami menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji. Hormat kami, **Masyarakat Sumba yang mendambakan keadilan dan pemerataan pembangunan.** 🙏🇮🇩
**SURAT TERBUKA UNTUK BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DAN BAPAK BAHLIL LAHADALIA** Yang terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia dan Bapak Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Dengan hormat, kami masyarakat Sumba menyampaikan keluhan sekaligus tuntutan atas kelangkaan BBM yang semakin menyulitkan kehidupan masyarakat. Sumba merupakan wilayah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur, akses transportasi, dan pemerataan pembangunan. Dalam kondisi seperti ini, BBM bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan penting bagi transportasi, pendidikan, pelayanan kesehatan, pertanian, perikanan, dan kegiatan ekonomi masyarakat. **Yang lebih memprihatinkan, menurut keluhan masyarakat, harga bensin eceran di sejumlah tempat mencapai Rp60.000 hingga Rp110.000 per liter.** Jika kondisi ini terjadi, masyarakat kecil tentu sangat terbebani. Harga setinggi itu membuat biaya transportasi meningkat dan aktivitas ekonomi semakin sulit dijalankan. Kami memahami bahwa kondisi geografis Sumba memiliki tantangan tersendiri. Namun, kesulitan geografis tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk terus menghadapi kelangkaan dan harga BBM yang sangat mahal. **Oleh karena itu, kami menyampaikan tuntutan berikut:** 1. **Segera pulihkan pasokan BBM di seluruh Sumba** agar masyarakat dapat memperoleh bahan bakar sesuai kebutuhan. 2. **Evaluasi kuota BBM untuk Sumba** berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, kondisi geografis, jumlah penduduk, dan aktivitas ekonomi. 3. **Selidiki tingginya harga bensin eceran,** termasuk laporan harga Rp60.000–Rp110.000 per liter. Periksa rantai distribusi dan tindak praktik penimbunan atau penyalahgunaan BBM apabila terbukti melanggar hukum. 4. **Perkuat pengawasan distribusi BBM** di SPBU, agen, dan jalur penyaluran agar BBM tidak disalahgunakan serta dapat menjangkau masyarakat di desa dan wilayah terpencil. 5. **Pastikan harga BBM sesuai ketentuan yang berlaku** dan berikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai harga resmi serta mekanisme pengaduan. 6. **Buka transparansi pasokan dan distribusi BBM** kepada publik, termasuk kuota, realisasi penyaluran, penyebab kelangkaan, dan langkah penanganannya. 7. **Tetapkan langkah penanganan yang terukur dan batas waktu yang jelas** agar masyarakat mengetahui kapan pasokan BBM akan kembali normal. **Bapak Presiden dan Bapak Menteri, Sumba juga bagian dari Indonesia!** Kami tidak meminta perlakuan istimewa. Kami menuntut hak yang wajar: BBM tersedia, distribusinya adil, harganya terjangkau, dan pemerintah hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan. Bagaimana masyarakat dapat mengembangkan ekonomi jika bahan bakar untuk bekerja saja sulit diperoleh? Bagaimana pelayanan kesehatan, pendidikan, dan transportasi dapat berjalan dengan baik jika BBM menjadi barang yang sangat mahal? Jangan biarkan masyarakat di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan terus menanggung beban kelangkaan tanpa kepastian penyelesaian. **Perhatikan Sumba! Segera atasi kelangkaan BBM, selidiki harga bensin eceran yang mencapai Rp110.000 per liter, dan hadirkan solusi nyata bagi masyarakat.** Kami menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji. Hormat kami, **Masyarakat Sumba yang mendambakan keadilan dan pemerataan pembangunan.** 🙏🇮🇩

About