@maulanaafghani1207:

مولانا جلال الدین محمد بلخی
مولانا جلال الدین محمد بلخی
Open In TikTok:
Region: DE
Monday 26 October 2026 15:26:11 GMT
11396
341
6
28

Music

Download

Comments

kainatafzali2
kainatafzali2 :
من تمام موهایم در جوانی سفید شد 🥺🥺🥺🥺🥺
2026-10-27 22:54:43
1
sabghatullahahmady
Sabghat Ullah Ahmady :
حقا که درست است
2026-10-27 15:04:14
1
samimi0216
Samimi Nickel and PVC :
۳۰ سالمه تعداد بشمار از موهای من سفید شده 😏
2026-10-27 16:31:26
1
sosa22260
Sosa :
لایک
2026-10-27 09:21:11
1
del2360
Del :
2026-10-27 00:30:04
1
salim11059
Saleem Khan :
2026-10-26 15:51:48
1
To see more videos from user @maulanaafghani1207, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

It’s all biochemistry. (Izin, Pak Asep dan Bu Anne, guruku dulu di SMA 1 Praya) == Kutipan materi untuk para punggawa OSIS. Kita berbuat baik bukan hanya untuk orang lain (altruist), tetapi juga untuk diri kita sendiri. Ada yang disebut helper’s high yakni perasaan positif yang muncul ketika kita membantu atau berbuat baik kepada orang lain. Aktivitas prososial melibatkan sistem penghargaan di otak dan berbagai zat kimia seperti dopamin, endorfin, serta oksitosin yang berkaitan dengan rasa nyaman, koneksi, dan kesejahteraan.  Jadi, berbuat baik itu baiknya dilihat lebih luas. Ada manfaatnya bagi diri kita secara biologis.  Bahkan perasaan yang kita alami; senang, takut, malas, termotivasi tidak muncul begitu saja; semuanya berkaitan dengan bagaimana otak bekerja dan memproses pengalaman kita. Karena itu, ketika kita berbicara tentang perilaku manusia, termasuk perilaku remaja, kita juga perlu memahami biologinya. Remaja, misalnya, kadang terlihat “malas”. Udah biologisnya. Otak remaja masih berkembang, termasuk sistem yang berkaitan dengan motivasi, penghargaan, kontrol diri, dan pengambilan keputusan. Jadi, ada dasar biologis mengapa remaja bisa lebih tertarik pada hal yang menyenangkan sekarang daripada sesuatu yang manfaatnya baru terasa nanti. Bukan berarti mereka tidak bisa disiplin, tapi justru tugas kita menyediakan lingkungan, kebiasaan, dan pengalaman belajar yang sangat penting dalam membentuknya.  Dan ngomong-ngomong soal biologi dan kimia, di acara ini kebetulan guru kimia dan guru biologiku ketika SMA di @smansatya_ hadir di acara. Note: saya dapat merah waktu pelajaran Kimia. Jangan ditiru. Tapi sekarang saya malah sangat senang belajar Kimia. Ampure, Pak Asep. dulu saya nggak lulus. 😄 #jntpendidikan
It’s all biochemistry. (Izin, Pak Asep dan Bu Anne, guruku dulu di SMA 1 Praya) == Kutipan materi untuk para punggawa OSIS. Kita berbuat baik bukan hanya untuk orang lain (altruist), tetapi juga untuk diri kita sendiri. Ada yang disebut helper’s high yakni perasaan positif yang muncul ketika kita membantu atau berbuat baik kepada orang lain. Aktivitas prososial melibatkan sistem penghargaan di otak dan berbagai zat kimia seperti dopamin, endorfin, serta oksitosin yang berkaitan dengan rasa nyaman, koneksi, dan kesejahteraan. Jadi, berbuat baik itu baiknya dilihat lebih luas. Ada manfaatnya bagi diri kita secara biologis. Bahkan perasaan yang kita alami; senang, takut, malas, termotivasi tidak muncul begitu saja; semuanya berkaitan dengan bagaimana otak bekerja dan memproses pengalaman kita. Karena itu, ketika kita berbicara tentang perilaku manusia, termasuk perilaku remaja, kita juga perlu memahami biologinya. Remaja, misalnya, kadang terlihat “malas”. Udah biologisnya. Otak remaja masih berkembang, termasuk sistem yang berkaitan dengan motivasi, penghargaan, kontrol diri, dan pengambilan keputusan. Jadi, ada dasar biologis mengapa remaja bisa lebih tertarik pada hal yang menyenangkan sekarang daripada sesuatu yang manfaatnya baru terasa nanti. Bukan berarti mereka tidak bisa disiplin, tapi justru tugas kita menyediakan lingkungan, kebiasaan, dan pengalaman belajar yang sangat penting dalam membentuknya. Dan ngomong-ngomong soal biologi dan kimia, di acara ini kebetulan guru kimia dan guru biologiku ketika SMA di @smansatya_ hadir di acara. Note: saya dapat merah waktu pelajaran Kimia. Jangan ditiru. Tapi sekarang saya malah sangat senang belajar Kimia. Ampure, Pak Asep. dulu saya nggak lulus. 😄 #jntpendidikan

About