@naby_bou_ada_fass: #yallahreklaynakh🙏🏿🤍 #voiceeffectstiktok #rv_29_november_inchallah

𝑵A𝗕Ⲩ 🔟𝑵DA𝗞AᏒ૦Ս🇸🇳👑
𝑵A𝗕Ⲩ 🔟𝑵DA𝗞AᏒ૦Ս🇸🇳👑
Open In TikTok:
Region: SN
Monday 26 October 2026 22:17:04 GMT
1409
448
28
0

Music

Download

Comments

rvle_29novembre
𝓐𝓓𝓐𝓜𝓐 𝓝𝓓𝓐𝓚𝓐𝓡𝓞𝓤 :
balla do guisse dara
2026-10-26 22:22:59
1
bbpapa60
⚔️⚔️. Papa. ❤️❤️⚔️ :
2026-10-26 23:42:49
0
abdou.bou.ada.fass94
Abdou Bou Ada fass🥰🥰 :
[Réconfortant][Réconfortant][Réconfortant]
2026-10-26 23:58:14
0
one_mineur_bou_fass_bi37
One_Boy_Ghost :
[Réconfortant][Réconfortant][Réconfortant]
2026-10-26 22:59:33
0
bbpapa60
⚔️⚔️. Papa. ❤️❤️⚔️ :
🥰🥰
2026-10-26 23:42:38
0
ada.fass438
DI🅰️LLZ🅾️ 🅱️OU 🅰️DA ☕ :
🥰🥰🥰
2026-10-26 23:21:57
0
amete.fall51
ndackarou bou ndaw bi ❤️ 😈 :
[Réconfortant][Réconfortant][Réconfortant]
2026-10-26 22:18:43
0
amadoutidiane57
FANTA 🖤BOU🤍 MANKO 💙 :
🥰🥰🥰
2026-10-26 22:32:00
0
mbaye.diop5418
Mbaye Diop :
✌️✌️✌️
2026-10-26 22:19:57
0
singare.ndiaye
Singare Ndiaye :
🥰🥰🥰
2026-10-26 22:33:16
0
preciosa9323
biran :
🥰🥰🥰
2026-10-26 23:08:11
0
dh68190
aly kane :
🥰🥰🥰
2026-10-27 00:09:52
0
cheikh.bou.ada.fass1
cheikh Bou ada fass ✌️ :
🥰🥰🥰
2026-10-27 12:12:13
0
iboulaye2eug04
𝑰𝑩𝑶𝑼𝑳𝑨𝒀𝑬 ℕ𝔻𝔸𝕂𝔸ℝ𝕌 :
👑👑👑
2026-10-27 09:33:30
0
ousmane.diouf282
ousmane💘bou 🔐ada❤️‍🔥fass :
🥰🥰🥰
2026-10-27 11:38:02
0
user1833143720039
saliou :
🥰🥰🥰
2026-10-27 15:37:36
0
mo.bou.zeull
Mo bou zeullé 💪🦍 :
🥰🥰🥰
2026-10-28 01:25:16
0
To see more videos from user @naby_bou_ada_fass, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Mulai Senin 2/11/2026, Langsung Tindak & Tilang Ditempat! Bengkulu – Pengendara di Kota Bengkulu tak bisa lagi hanya mengandalkan keberuntungan untuk menghindari penindakan. Dalam Operasi Patuh Nala 2026, Satlantas Polresta Bengkulu mulai menggencarkan penilangan pada Senin (2/11/2026), setelah beberapa hari pertama operasi difokuskan pada sosialisasi dan teguran. Pola penindakan kali ini tidak hanya mengandalkan razia di satu titik. Polisi menerapkan sistem hunting atau patroli bergerak, sehingga petugas dapat menindak pelanggaran yang ditemukan langsung di jalan. Artinya, pengendara tetap berpotensi ditilang meski tidak melintasi lokasi razia stasioner. Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, mengatakan penindakan akan dilakukan secara lebih masif setiap hari selama operasi berlangsung. “Untuk tiga hari ke depan kita sosialisasi. Namun apabila ditemukan kembali, akan kita lakukan penindakan berupa tilang, bukan lagi teguran,” ujarnya saat kegiatan di kawasan Simpang Lima, Jumat (30/10/2026). Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran, di antaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta penggunaan atau pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan. Polisi menyatakan pendekatan persuasif tetap dilakukan, tetapi pelanggaran yang perlu ditindak dapat berujung tilang. Tilang manual juga tetap berlaku, tetapi hanya dapat dilakukan oleh personel yang telah memiliki sertifikasi. Aan menyebut Satlantas Polresta Bengkulu memiliki dua personel bersertifikasi yang berwenang melakukan penindakan tersebut, dengan pola patroli bergerak. Operasi Patuh Nala 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November. Pelaksanaannya mengombinasikan kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan penegakan hukum 50 persen. Perubahan pola penindakan ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan semata urusan menghindari tilang. Menggunakan helm, tidak melawan arus, dan menjaga konsentrasi saat berkendara merupakan langkah dasar untuk melindungi diri sendiri sekaligus pengguna jalan lainnya. (Cik) #polrestabengkulu #operasipatuh #tilang
Mulai Senin 2/11/2026, Langsung Tindak & Tilang Ditempat! Bengkulu – Pengendara di Kota Bengkulu tak bisa lagi hanya mengandalkan keberuntungan untuk menghindari penindakan. Dalam Operasi Patuh Nala 2026, Satlantas Polresta Bengkulu mulai menggencarkan penilangan pada Senin (2/11/2026), setelah beberapa hari pertama operasi difokuskan pada sosialisasi dan teguran. Pola penindakan kali ini tidak hanya mengandalkan razia di satu titik. Polisi menerapkan sistem hunting atau patroli bergerak, sehingga petugas dapat menindak pelanggaran yang ditemukan langsung di jalan. Artinya, pengendara tetap berpotensi ditilang meski tidak melintasi lokasi razia stasioner. Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, mengatakan penindakan akan dilakukan secara lebih masif setiap hari selama operasi berlangsung. “Untuk tiga hari ke depan kita sosialisasi. Namun apabila ditemukan kembali, akan kita lakukan penindakan berupa tilang, bukan lagi teguran,” ujarnya saat kegiatan di kawasan Simpang Lima, Jumat (30/10/2026). Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran, di antaranya tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta penggunaan atau pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan. Polisi menyatakan pendekatan persuasif tetap dilakukan, tetapi pelanggaran yang perlu ditindak dapat berujung tilang. Tilang manual juga tetap berlaku, tetapi hanya dapat dilakukan oleh personel yang telah memiliki sertifikasi. Aan menyebut Satlantas Polresta Bengkulu memiliki dua personel bersertifikasi yang berwenang melakukan penindakan tersebut, dengan pola patroli bergerak. Operasi Patuh Nala 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November. Pelaksanaannya mengombinasikan kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan penegakan hukum 50 persen. Perubahan pola penindakan ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan semata urusan menghindari tilang. Menggunakan helm, tidak melawan arus, dan menjaga konsentrasi saat berkendara merupakan langkah dasar untuk melindungi diri sendiri sekaligus pengguna jalan lainnya. (Cik) #polrestabengkulu #operasipatuh #tilang

About