@mokong90.com: 🌆#fyp #fypシ゚ #klcc

mas_Boy
mas_Boy
Open In TikTok:
Region: MY
Tuesday 27 October 2026 10:40:13 GMT
2052
33
2
10

Music

Download

Comments

karipapasampaya.a
Karipapasampaya Asampaya :
jiwang betul ni
2026-10-28 14:08:11
0
To see more videos from user @mokong90.com, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: di usiamu yang masih 25 tahun, aku adalah penderita hipertensi dengan angka tensi mencapai 183/97, dan yang membuatku putus asa, meski setiap minggu aku sudah rajin kontrol ke dokter dan patuh minum obat, rasanya penyakit ini malah semakin parah dan menggerogoti tubuhku tanpa ampun. Semua mimpi indah masa mudaku hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, masa iya anak umur 25 tahun sakitan? Paling cuma capek habis scrolling sosmed semalaman, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran tugas doang, nanti juga hilang sendiri.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli.  Aku hobi banget begadang sampai subuh demi maraton drakor dan tugas, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke siapa pun, ditambah pola makan anak muda jaman sekarang yang hancur lebur hobi banget makan makanan instan asin, seblak pedas gurih, makanan cepat saji berlebihan, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usiaku masih muda belia, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung lemas tak berdaya.  Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter digital dipasang di lengannya dan mesin selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: di usiamu yang masih 25 tahun, aku adalah penderita hipertensi dengan angka tensi mencapai 183/97, dan yang membuatku putus asa, meski setiap minggu aku sudah rajin kontrol ke dokter dan patuh minum obat, rasanya penyakit ini malah semakin parah dan menggerogoti tubuhku tanpa ampun. Semua mimpi indah masa mudaku hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, masa iya anak umur 25 tahun sakitan? Paling cuma capek habis scrolling sosmed semalaman, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran tugas doang, nanti juga hilang sendiri.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi maraton drakor dan tugas, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke siapa pun, ditambah pola makan anak muda jaman sekarang yang hancur lebur hobi banget makan makanan instan asin, seblak pedas gurih, makanan cepat saji berlebihan, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usiaku masih muda belia, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung lemas tak berdaya. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter digital dipasang di lengannya dan mesin selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak di angka krisis ekstrem 183/97! Anak muda umur 25 tahun bisa setinggi ini?!" seru perawat dengan nada panik menyuruhku tenang total. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Kamu mengalami Hipertensi Kronis di usia muda! Pembuluh darahmu sudah sangat tertekan dan hampir memicu stroke! Meskipun minum obat rutin, kalau kerusakannya sudah parah, butuh perjuangan berat untuk mengendalikannya!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku sebagai anak muda berubah jadi penjara penderitaan: setiap minggu harus bolak-balik kontrol, minum obat seumur hidup tapi rasanya badan malah makin payah, dan dihantui rasa cemas takut umurku tidak panjang. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia tidak kenal usia bahkan di umur 25 tahun yang harusnya lagi bahagia-bahagianya, dia bisa menyelinap diam-diam, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, masa depan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #darahtinggi #fyp #hipertensi #tekanandarahtinggi #viral

About