@sitizoner: #fyp #shawlsitinurhaliza

Sitizoner
Sitizoner
Open In TikTok:
Region: MY
Tuesday 27 October 2026 12:46:40 GMT
2181
83
3
3

Music

Download

Comments

bambangsutedi768
Bambang Sutedi :
ctk.. mns datok siti nurhalizah.. slm kenal... ya...
2026-10-28 03:27:16
0
amw1155
Amw Otai :
Nice...
2026-10-27 12:57:48
0
ninanatashanadia
Nat's :
Lawanyaa
2026-10-27 13:06:30
0
To see more videos from user @sitizoner, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Santi merupakan salah satu senjata khas Minahasa. Senjata berupa parang atau pedang ini digunakan oleh oleh para pelindung negeri (waraney) di masa lampau. Dalam bahasa Tombulu, santi berarti pemisah. Selain digunakan untuk berperang, santi juga digunakan sebagai alat berburu dan bertani. Konon, pedang khas Minahasa ini pertama kali dibuat sekitar lima ribu tahun lalu oleh Opo Marentek. Bentuk Santi mirip dengan senjata-senjata tradisional berbentuk pedang lainnya, seperti kampilan dari Mindanau, mandau dari suku Dayak. Santi ada bermacam-macam dengan kegunaannya masing-masing. Tiga di antaranya adalah taradu, lolambot, dan kowit. Taradu dipakai di upacara mangayou atau sumayou (mengambil kepala). Sementara lolambot (pedang panjang) khusus digunakan untuk pertarungan terbuka. Biasanya dipakai para Waraney untuk berperang. Lolambot dibuat lebih panjang dan lebih tipis dari tarandu agar memudahkan prajurit untuk menggunakannya. Perisai di atas gagang pedang ini sengaja dibuat melintang fungsinya agar dapat menjepit senjata musuh ketika terdesak. Adapun kowit (pedang jepit dibawa oleh para walian atau pembesar Minahasa membawa senjata ini hanya untuk keperluan jaga-jaga. Saat melakukan perjalanan jauh atau pertemuan besar, biasanya senjata ini dijepitkan di antara lengan dan badan. Tapi ada juga yang menaruh kowit di woka (janur yang telah mengering). Fungsi kowit memang khusus untuk berjaga-jaga terhadap orang dan binatang jahat.#touminahasa_#kabasaran#minahasa#sukuminahasa#kawanua#manado#sulawesi#sulawesiutara#fyp#manadopunya#manadoviral#fypシ#viral
Santi merupakan salah satu senjata khas Minahasa. Senjata berupa parang atau pedang ini digunakan oleh oleh para pelindung negeri (waraney) di masa lampau. Dalam bahasa Tombulu, santi berarti pemisah. Selain digunakan untuk berperang, santi juga digunakan sebagai alat berburu dan bertani. Konon, pedang khas Minahasa ini pertama kali dibuat sekitar lima ribu tahun lalu oleh Opo Marentek. Bentuk Santi mirip dengan senjata-senjata tradisional berbentuk pedang lainnya, seperti kampilan dari Mindanau, mandau dari suku Dayak. Santi ada bermacam-macam dengan kegunaannya masing-masing. Tiga di antaranya adalah taradu, lolambot, dan kowit. Taradu dipakai di upacara mangayou atau sumayou (mengambil kepala). Sementara lolambot (pedang panjang) khusus digunakan untuk pertarungan terbuka. Biasanya dipakai para Waraney untuk berperang. Lolambot dibuat lebih panjang dan lebih tipis dari tarandu agar memudahkan prajurit untuk menggunakannya. Perisai di atas gagang pedang ini sengaja dibuat melintang fungsinya agar dapat menjepit senjata musuh ketika terdesak. Adapun kowit (pedang jepit dibawa oleh para walian atau pembesar Minahasa membawa senjata ini hanya untuk keperluan jaga-jaga. Saat melakukan perjalanan jauh atau pertemuan besar, biasanya senjata ini dijepitkan di antara lengan dan badan. Tapi ada juga yang menaruh kowit di woka (janur yang telah mengering). Fungsi kowit memang khusus untuk berjaga-jaga terhadap orang dan binatang jahat.#touminahasa_#kabasaran#minahasa#sukuminahasa#kawanua#manado#sulawesi#sulawesiutara#fyp#manadopunya#manadoviral#fypシ#viral

About