@sultraklik: Kendari, Sultrakli.id - Dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah pesisir Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Seorang warga Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Herman, mengungkap dugaan pengisian puluhan jeriken solar subsidi di SPBU Kompak Desa Bokori yang disebut-sebut berkaitan dengan seorang oknum Kapolsek Soropia. Herman mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 26 Oktober 2026 sekitar pukul 13.15 WITA, di Dermaga Bajoe. Sebuah kendaraan roda empat jenis open cup dengan nomor plat DT 9209 AA terlihat mengangkut sekitar 30 jeriken solar bersubsidi. Herman menuturkan, berdasarkan keterangan orang yang mengantre dan saksi di lokasi, solar tersebut disebut-sebut milik oknum Kapolsek Soropia. “Ketika saya memegang corong pengisian solar, saya bertanya kepada anggota yang mengantre, BBM ini milik siapa. Mereka menyebut milik Kapolsek. Awalnya disebut 15 jeriken, tetapi saat pengisian berlangsung, jumlahnya terus bertambah hingga sekitar 30 jeriken,” ungkap Herman. Herman, yang membantu proses penakaran BBM bagi nelayan di SPBU Kompak Desa Bokori, mengaku menolak dan memprotes pengisian tersebut. Ia menilai praktik itu perlu diperiksa secara serius karena berpotensi melanggar ketentuan penyaluran BBM bersubsidi dan merugikan nelayan kecil yang bergantung pada pasokan solar untuk melaut. Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Peruntukan Solar Subsidi Herman menjelaskan, berdasarkan pemahamannya terhadap ketentuan penyaluran BBM di SPBU nelayan, solar bersubsidi diperuntukkan bagi nelayan yang memenuhi persyaratan, termasuk ketentuan ukuran kapal dan rekomendasi dari instansi berwenang. Ia menyebut nelayan kecil di wilayah Bokori umumnya hanya memperoleh sekitar dua hingga tiga jeriken, bergantung pada kebutuhan dan jarak operasional penangkapan ikan. Di sisi lain, BBM yang diangkut menggunakan kendaraan tersebut diduga dialokasikan untuk kapal berukuran sekitar 30 Gross Tonnage (GT), yang menurut Herman merupakan kapal berkapasitas besar. “Kalau benar solar subsidi itu diperuntukkan bagi kapal berukuran sekitar 30 GT, maka peruntukan dan dasar penyalurannya harus diperiksa. Jangan sampai nelayan kecil yang berhak justru kesulitan mendapatkan BBM, sementara penyaluran dalam jumlah besar kepada pihak lain tidak diawasi secara transparan,” tegasnya. Herman juga mempertanyakan dokumen rekomendasi yang menurut keterangannya, diperlihatkan oleh oknum Kapolsek kepada tim Polresta Kendari. Ia menyebut dokumen tersebut mencantumkan dua lokasi pengisian, yakni SPBU Lapulu di Kota Kendari dan SPBU Kompak di Desa Bokori, Kabupaten Konawe. Menurut Herman, keabsahan dokumen, kewenangan instansi penerbit, lokasi penyaluran, serta kesesuaian penerima dengan kriteria BBM bersubsidi perlu diperiksa oleh pihak berwenang. “Apakah rekomendasi tersebut benar-benar sah? Apakah instansi yang menerbitkannya berwenang untuk kedua lokasi itu? Semua harus dibuka dan diperiksa secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” ujarnya. Polresta Kendari Diminta Buka Hasil Pemeriksaan Herman mengatakan, tim Polresta Kendari sempat mengamankan solar di Dermaga Bajoe pada Senin 26 Oktober 2026 sekitar pukul 13.15 WITA. Namun, hingga Selasa malam, ia mengaku belum memperoleh kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut. Karena itu, ia mendesak Polresta Kendari menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara terbuka, termasuk status BBM yang diamankan, pemeriksaan dokumen rekomendasi, serta pihak-pihak yang telah dimintai keterangan. Menurutnya, transparansi diperlukan agar masyarakat mengetahui apakah dugaan pelanggaran tersebut benar-benar ditindaklanjuti sesuai hukum atau justru dibiarkan tanpa kejelasan. Herman juga menyampaikan tiga tuntutan kepada aparat penegak hukum. Pertama, membuka hasil pemeriksaan secara transparan. Polresta Kendari diminta menjelaskan hasil pengamanan BBM serta memverifikasi keaslian dan keabsahan dokumen lanjut kolom komentar "

sultra.Klik
sultra.Klik
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 27 October 2026 14:53:49 GMT
28273
616
62
300

Music

Download

Comments

narutodefe.fere
narutoDefe Fere :
oh jdi bgtu ya,, kapolsek dapat jatah dri pertamina ya,, apa aturan baru mmgx?
2026-10-27 23:11:04
9
muh.adi2932
Muh Adi :
kenapa tdk ke Polsek lapor ke Polsek situ😁😂
2026-10-27 23:04:26
3
rl8275
renol123 :
wah itu lagi kalau jatah nya Polsek petugas dapat jatah
2026-10-28 06:06:53
3
user853938014791
syaron. :
laporkan di propam
2026-10-27 23:10:40
5
user8254471485053
JAMAIKA888 :
polisi bersama masyarakat 😂😂😂
2026-10-27 18:56:27
4
mudassir.daeng
Mudassir Daeng :
baru taukah pamainnya?
2026-10-27 23:10:58
1
aira.aira.bouquet
Aira Aira Bouquet store :
ngeri jatah Polsek
2026-10-28 06:32:33
1
filter7012
wow :
Polisi² yg seperti ini yg blin citra kepolisian Jelek. ago propam selidiki berita ini
2026-10-27 23:41:55
4
user1166543148157adhi
adhi :
jatah preman
2026-10-27 22:22:38
1
user695790703
akun bapak ku :
waooh mantap🫢
2026-10-27 23:20:42
1
kumaradensaldi
kum :
adakh jg jatah polsek soropia..[Berteriak]
2026-10-28 02:03:28
1
abhi15979
abhi :
sakit kepala lagi ini aparat kalau begini..😂😂 bisa2 peach piring 😂😂p
2026-10-28 00:51:04
5
user6248372619358
rusly :
itu sdh tidak heran lagi
2026-10-27 18:44:26
1
kake.ganteng.77
kake ganteng :
propam otewe...!!🔥🔥🔥
2026-10-27 23:49:35
1
mey_mantovani.93
Viir.. 🐼 :
apa jatah polsek.... klw benar berarti mereka mafia yg sesungguhnya..
2026-10-28 01:25:44
2
user4616107810852yusril7
Yusril77 :
menggoreng pelansir dan pedagang kecil.. kalau mau mengungkap yg besarlah .mavis BBM yg itungan ton.aneh
2026-10-28 03:02:03
1
erwin.bin.luqman
erwin bin luqman :
wao....
2026-10-27 17:03:04
1
muhnatsir53
Muhnatsir :
susah dibasmi kejahatan karena oknum polisi juga ikut bermain BBM subsidi hrs dibasmi kapolri
2026-10-27 22:28:58
1
sul06_12
PuTRa TunGGaL♒👻 :
sudah hal biasa polri/TNI selalu bisnis 🤣🤣 kebanyakan yang selundupan
2026-10-28 08:15:10
0
thayeb8
siksak :
umum itu bos hanya baru, bpk yg berani telusuri dan oploud di media 👍
2026-10-28 05:33:18
0
djetasik79
D jetasik :
semangat bro mantap
2026-10-28 08:14:11
0
geovano268
Geovano :
selidiki dlm kora kendari solar subsidi di belakangnya siapa
2026-10-28 07:24:46
0
captarho1
Capt Arho95 :
pokoknya polsek mi yg kuasai minyak.. kalau kita yg antri sembarang persyaratan
2026-10-28 06:37:14
0
anaelu.2
𝕀𝔾ℍ𝕆 :
soropia daerah pesisir masa iya perahu nelayan di bawah ke SPBU SDH bersyukur ada eceran
2026-10-28 08:07:26
0
demokratsaja
aslansaja.uac :
up
2026-10-28 00:08:39
0
To see more videos from user @sultraklik, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About