@jiojustmovin: i meannn gk oty is not for him #fyp #goviral #capeverdean🇨🇻😍 #vozinha #goalkeeper

DomDaDominator💸🇵🇹
DomDaDominator💸🇵🇹
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 27 October 2026 17:40:35 GMT
5156
266
4
4

Music

Download

Comments

hehhealonzo.conn
yxlgoofygober_$$$ :
did u not watch the world cup
2026-10-27 19:24:03
23
zk_zzz0
🎭 :
2026-10-27 21:08:47
0
To see more videos from user @jiojustmovin, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus penusukan di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung. Polisi masih memeriksa mereka untuk mendalami peran masing-masing dalam insiden tersebut. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengatakan, pemeriksaan terhadap para terduga pelaku masih berlangsung. Hal ini untuk mengungkap kronologi kejadian sekaligus memastikan keterlibatan mereka yang ditangkap. Kendati begitu, ia belum merinci jumlah orang yang ditangkap. Penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus pengeroyokan yang menewaskan dua orang tersebut. Ia menyebut dari 30 orang yang dilaporkan ada di lokasi kejadian, Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami keterlibatan dan perannya. Untuk diketahui, peristiwa itu terjadi di area Ruko Blok B-2, dekat salah satu bank di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga orang menjadi korban penyerangan yang diduga dilakukan sekelompok orang bersenjata tajam. Jumlah penyerang diperkirakan mencapai 30 orang. Perselisihan tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman antara kelompok pekerja di lingkungan pasar, yakni kuli panggul dan juru parkir. Salah satu korban berinisial FR disebut terlibat setelah melihat temannya dibawa oleh pihak yang berselisih. FR bersama rekannya kemudian mengikuti kelompok tersebut untuk memastikan kondisi temannya. Namun, situasi justru berujung penyerangan. Kelompok tersebut diduga mengamuk dan mengeroyok para korban menggunakan senjata tajam. FR meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, korban berinisial T mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan AS menderita luka sabetan senjata tajam pada siku dan jari. T yang sempat dalam kondisi kritis kemudian dinyatakan meninggal dunia. Kasus pengeroyokan yang menewaskan dua orang itu kini ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Polsek Babakan Ciparay. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Selengkapnya di AyoBandung.com Reporter: Gilang Fathu Romadhan
Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus penusukan di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung. Polisi masih memeriksa mereka untuk mendalami peran masing-masing dalam insiden tersebut. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengatakan, pemeriksaan terhadap para terduga pelaku masih berlangsung. Hal ini untuk mengungkap kronologi kejadian sekaligus memastikan keterlibatan mereka yang ditangkap. Kendati begitu, ia belum merinci jumlah orang yang ditangkap. Penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus pengeroyokan yang menewaskan dua orang tersebut. Ia menyebut dari 30 orang yang dilaporkan ada di lokasi kejadian, Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami keterlibatan dan perannya. Untuk diketahui, peristiwa itu terjadi di area Ruko Blok B-2, dekat salah satu bank di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga orang menjadi korban penyerangan yang diduga dilakukan sekelompok orang bersenjata tajam. Jumlah penyerang diperkirakan mencapai 30 orang. Perselisihan tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman antara kelompok pekerja di lingkungan pasar, yakni kuli panggul dan juru parkir. Salah satu korban berinisial FR disebut terlibat setelah melihat temannya dibawa oleh pihak yang berselisih. FR bersama rekannya kemudian mengikuti kelompok tersebut untuk memastikan kondisi temannya. Namun, situasi justru berujung penyerangan. Kelompok tersebut diduga mengamuk dan mengeroyok para korban menggunakan senjata tajam. FR meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, korban berinisial T mengalami luka parah di bagian kepala, sedangkan AS menderita luka sabetan senjata tajam pada siku dan jari. T yang sempat dalam kondisi kritis kemudian dinyatakan meninggal dunia. Kasus pengeroyokan yang menewaskan dua orang itu kini ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Polsek Babakan Ciparay. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Selengkapnya di AyoBandung.com Reporter: Gilang Fathu Romadhan

About