@emir.flowers1: #цветыАлматы #цветыАлматы💐 #букетыАлматы #EmirFlowers #цветочныймагазин

Emir flowers
Emir flowers
Open In TikTok:
Region: KZ
Wednesday 28 October 2026 01:40:21 GMT
63014
3111
119
503

Music

Download

Comments

nu809
🌺 🇷🇺Nurgül 🇹🇷🌺 :
Мне столько не надо вообще не дарят даже 1 🤭
2026-10-28 11:12:42
6
raisatttyll
&raisatttyll :
красота 👍
2026-10-28 21:07:05
0
vasmoechudo
Самаур💎 :
хачууу🥹👀
2026-10-28 18:03:00
0
user1827273419186
Лилия Шенфельдт :
красивый очень букет👍👍👍
2026-10-28 09:59:34
4
ruhiyye901
Ya Əli :
o super
2026-10-28 17:54:29
0
snms115
S♥️N💋m♥️S :
süper
2026-10-28 18:52:53
0
user3204611538184
user3204611538184 :
ваааааааавв проста супер🥰🥰🥰🥰
2026-10-28 06:21:26
2
.099317
ИК 09 Каракол :
БЛАГОДАРЮ
2026-10-28 09:55:10
1
sev_imlik
Faverlic_Saray :
Çox ğozəldi məndə istiyirəm
2026-10-28 19:28:39
0
rischaismarovna
Не будь удобной будь любимой☝️ :
благодарю мне очень приятно 🥰🥰🥰
2026-10-28 09:35:35
2
wenera124
Wenera :
2026-10-28 09:51:41
1
lali76537
❤️🇬🇪❤️ :
2026-10-28 17:55:42
0
sofia_vredina_0
SOFIA :
о боги, как красиво🔥
2026-10-28 20:02:29
0
oshiging2
🦋⃝♡⃝🌙 OSHIG‘INGMAN 🖤⃝♡⃝🌙 :
Дайте мне, пожалуйста
2026-10-28 05:02:20
1
relahng2
🌹Asman yüzü 🌹 :
меня никто не подарил такой букет 😥
2026-10-28 18:24:17
0
irochka_2674
Ирина :
мне и маленького бы достаточно было
2026-10-28 04:38:03
0
lali76537
❤️🇬🇪❤️ :
2026-10-28 17:55:15
0
lali76537
❤️🇬🇪❤️ :
спасибо дарагои мои
2026-10-28 17:55:37
0
kidi4093
kidi :
💯👍🥰
2026-10-28 17:11:34
0
sitora.xairalieva
Sitora Xairalieva :
очень красивые 💐
2026-10-28 17:12:47
0
kyanqs93
♡love♡ :
2026-10-28 09:37:39
0
yuliaaaaaasaas777
yuliaaaaaasaas777 :
Есть вещи, ценность которых невозможно объяснить практической пользой. Цветы — одна из них 🌺
2026-10-28 17:45:19
0
.79505143526
Оксана Мороз :
принимаю🥰
2026-10-28 17:16:31
0
zarasamelkaja4
@Knopka :
Я одна в мире, которая терпеть не может цветы в букете🤣🤣🤣🤣.они как веник Деньги на ветер.
2026-10-28 17:15:11
0
salomvalekm149
сабина :
Проста чудо
2026-10-28 06:04:23
0
To see more videos from user @emir.flowers1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bayangin kamu ingin pergi ke Amerika Serikat untuk menuntaskan sebuah janji penting. Kamu sudah naik pesawat belasan jam, membawa koper, dan memegang paspor serta visa yang sah. Namun, begitu kamu mendarat di Bandara JFK New York dan mengantre di loket imigrasi, petugas justru menahanmu. Bukan karena kamu berbuat kejahatan, melainkan karena sebuah nasib buruk yang ekstrem: tepat saat kamu berada di atas awan, negara asalmu mengalami kudeta berdarah. Pemerintahannya runtuh, lagu kebangsaannya diganti, dan seketika negara tempat tinggalmu dianggap
Bayangin kamu ingin pergi ke Amerika Serikat untuk menuntaskan sebuah janji penting. Kamu sudah naik pesawat belasan jam, membawa koper, dan memegang paspor serta visa yang sah. Namun, begitu kamu mendarat di Bandara JFK New York dan mengantre di loket imigrasi, petugas justru menahanmu. Bukan karena kamu berbuat kejahatan, melainkan karena sebuah nasib buruk yang ekstrem: tepat saat kamu berada di atas awan, negara asalmu mengalami kudeta berdarah. Pemerintahannya runtuh, lagu kebangsaannya diganti, dan seketika negara tempat tinggalmu dianggap "tidak ada" oleh hukum internasional. Paspormu langsung tidak berlaku. Kamu tidak bisa melangkah keluar ke kota New York karena tidak punya visa yang sah. Di sisi lain, kamu juga tidak bisa dipulangkan karena seluruh penerbangan ke negaramu dibatalkan akibat perang. Kamu terjebak di zona transit internasional. Kamu tidak bisa maju, tidak bisa mundur, tidak punya uang lokal, dan bahkan tidak paham bahasanya. Lalu, apa yang harus kamu lakukan? Kamu terpaksa menjadikan ruang tunggu bandara sebagai rumah barumu. Kamu belajar mandi di wastafel toilet umum, merangkai kursi tunggu menjadi tempat tidur, mencari koin dari troli belanja demi membeli sekeping roti, hingga akhirnya mendapat pekerjaan ilegal di dalam bandara untuk bertahan hidup selama berbulan-bulan. Itulah yang terjadi dalam film The Terminal. Tokoh utamanya, Viktor Navorski, harus menjalani hidup yang absurd ini di tengah tekanan kepala imigrasi yang egois, sambil perlahan menjalin persahabatan yang menyentuh hati dengan para pekerja bandara yang bernasib sama dengannya.

About