@gared_alharam: فجر اليوم 17جمادي الاول 1448هـ🕋 #المسجد_الحرام #مكة_المكرمة #الحرم_المكي #ياسر_الدوسري_اماما_للحرم #فجر_اليوم

غہريہد ألحہرمہ🕋
غہريہد ألحہرمہ🕋
Open In TikTok:
Region: EG
Wednesday 28 October 2026 02:58:18 GMT
3574
684
14
24

Music

Download

Comments

_9ce1
طه | 𝑻𝒂𝒉𝒂 🍀 :
الشيخ ياسر الدوسري سورة الصافات
2026-10-28 13:41:13
3
khandijakhalid
kadigah khalid :
:كان يحلم الناس تصلي خلفه واليوم الناس تحلم تصلي خلفه سبحان الله 😢🥺
2026-10-28 17:13:34
0
jxabll4
جـنـﮯ || 𝓣𝓲𝓵𝓪𝔀𝓪𝓽 :
جزاك الله خيرا الجزاء ☘️📿
2026-10-28 03:06:01
2
user4037168104694
الا بذكر الله تطمئن القلوب :
ماشاء الله تبارك الرحمن
2026-10-28 08:41:23
1
user08399088
خيريه 🤎✨ :
اللهم امين يارب العالمين 😭😭🤲🏽
2026-10-28 16:41:30
0
khandijakhalid
kadigah khalid :
:ويبقئ حلم قلبي 🥺 الحرم وهو ممطر بصلاة خلف الامام ياسر الدوسري .
2026-10-28 17:16:22
0
khandijakhalid
kadigah khalid :
:ماذا فعلت بقلوبنا يا ياسر 🥹💔
2026-10-28 17:13:07
0
9ilwill
꧁ 𝑺𝑨𝑹𝑼꧂ :
❤🙏
2026-10-28 14:56:43
1
soran_kurdii
📲سوران الكوردي📲 :
😥😥😥
2026-10-28 15:07:05
1
mohmedkamal63
👑ح͛ــᬼ🦅⋆⃝ᬼــم͛ــو͛ 🦅👑 :
❤️❤️❤️
2026-10-28 03:18:10
1
gared_alharam
غہريہد ألحہرمہ🕋 :
❤️❤️❤️
2026-10-28 03:00:00
1
mohmedkamal63
👑ح͛ــᬼ🦅⋆⃝ᬼــم͛ــو͛ 🦅👑 :
🥰🥰🥰
2026-10-28 03:18:12
0
abdul.razaq700
Abdul Razaq :
🥰🥰🥰
2026-10-28 14:46:54
0
abdul.razaq700
Abdul Razaq :
❤️❤️❤️
2026-10-28 14:46:55
0
To see more videos from user @gared_alharam, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kastimah, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mengaku ketakutan saat rumahnya didatangi sembilan orang penagih utang berbadan besar pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 11.15 WIB. Kelompok tersebut datang untuk mencari anaknya, Yunita, yang diduga memiliki tanggungan senilai Rp52 juta. Saat kejadian, Kastimah berada di rumah bersama kedua cucunya dan mengaku takut melihat sembilan orang tersebut datang menggunakan tiga mobil. “Kedatangan orang berbadan besar, saya takut, awalnya sembilan orang. Mereka bilang minta bertanggung jawab untuk melunasi utang. Saya bilang tidak punya uang,” kata Kastimah, Rabu (14/10/2026). Kastimah mengaku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tersebut, sehingga para penagih kemudian meminta mobil yang berada di rumahnya sebagai pengganti pembayaran. Menurut Kastimah, mobil tersebut terdaftar atas namanya, meski cicilannya dibayarkan oleh Yunita, sedangkan kunci kendaraan dibawa oleh anaknya. “Tidak punya uang, satu-satunya yang akan diambil mobil. Itu kan mobil atas nama saya, yang mengangsur anak saya. Kunci dibawa anak saya,” ujarnya. Kastimah mengatakan, para penagih bahkan mengancam akan membongkar kendaraan dan memanggil tukang kunci jika kunci mobil tidak diserahkan. Namun, Kastimah menjelaskan bahwa uang Rp52 juta yang ditagih tersebut menurutnya bukan utang, melainkan dana kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil. “Tidak dikatakan utang. Itu kan uang dibuat bekerja sama, penghasilan bagi hasil. Nilainya Rp52 juta,” kata Kastimah. Penagihan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berusaha membantu menyelesaikan persoalan agar kelompok penagih segera meninggalkan rumah Kastimah. Namun, menurut Kastimah, para penagih tetap meminta pembayaran saat itu juga meski dirinya telah menyampaikan kesanggupan untuk membayar dalam waktu dua minggu hingga paling lambat satu bulan. “Warga ke sini membantu biar selesai terus pulang. Mereka tidak mau pulang kalau tidak ada uang. Saya sudah bilang bisa melunasi paling cepat dua minggu, paling lambat satu bulan, tetapi mereka tidak mau. Harus sekarang, harus ada uang,” tuturnya. #saksikata
Kastimah, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mengaku ketakutan saat rumahnya didatangi sembilan orang penagih utang berbadan besar pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 11.15 WIB. Kelompok tersebut datang untuk mencari anaknya, Yunita, yang diduga memiliki tanggungan senilai Rp52 juta. Saat kejadian, Kastimah berada di rumah bersama kedua cucunya dan mengaku takut melihat sembilan orang tersebut datang menggunakan tiga mobil. “Kedatangan orang berbadan besar, saya takut, awalnya sembilan orang. Mereka bilang minta bertanggung jawab untuk melunasi utang. Saya bilang tidak punya uang,” kata Kastimah, Rabu (14/10/2026). Kastimah mengaku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tersebut, sehingga para penagih kemudian meminta mobil yang berada di rumahnya sebagai pengganti pembayaran. Menurut Kastimah, mobil tersebut terdaftar atas namanya, meski cicilannya dibayarkan oleh Yunita, sedangkan kunci kendaraan dibawa oleh anaknya. “Tidak punya uang, satu-satunya yang akan diambil mobil. Itu kan mobil atas nama saya, yang mengangsur anak saya. Kunci dibawa anak saya,” ujarnya. Kastimah mengatakan, para penagih bahkan mengancam akan membongkar kendaraan dan memanggil tukang kunci jika kunci mobil tidak diserahkan. Namun, Kastimah menjelaskan bahwa uang Rp52 juta yang ditagih tersebut menurutnya bukan utang, melainkan dana kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil. “Tidak dikatakan utang. Itu kan uang dibuat bekerja sama, penghasilan bagi hasil. Nilainya Rp52 juta,” kata Kastimah. Penagihan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berusaha membantu menyelesaikan persoalan agar kelompok penagih segera meninggalkan rumah Kastimah. Namun, menurut Kastimah, para penagih tetap meminta pembayaran saat itu juga meski dirinya telah menyampaikan kesanggupan untuk membayar dalam waktu dua minggu hingga paling lambat satu bulan. “Warga ke sini membantu biar selesai terus pulang. Mereka tidak mau pulang kalau tidak ada uang. Saya sudah bilang bisa melunasi paling cepat dua minggu, paling lambat satu bulan, tetapi mereka tidak mau. Harus sekarang, harus ada uang,” tuturnya. #saksikata

About