@detikcom: Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak laki-lakinya Arshaka Ghafa El Faezya (4) di Kota Madiun. Rekonstruksi tersebut memperagakan adegan aksi sadis Dwi Bagus yang dihadirkan langsung di beberapa titik lokasi kejadian. Pantauan detikJatim, Bagus melakukan 38 adegan. Rekonstruksi diawali di Hotel Mataram Baru, Jalan dr. Soetomo, Kota Madiun, sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Di lokasi pertama ini, pelaku yang mengenakan baju tahanan oranye dengan tangan terborgol mendapat pengawalan ketat saat melintasi kerumunan awak media. Rekonstruksi di area dalam hotel berlangsung tertutup bagi media. Di dalam kamar hotel tersebut, diduga terjadi cekcok antara Bagus dan korban Dini. Pelaku kemudian mencekik korban hingga tewas, lalu memasukkan jasadnya ke dalam kantong tidur (sleeping bag). Setelah itu, pelaku membawa jasad Dini dan mengajak anaknya keluar dari hotel. Usai dari hotel, tim penyidik Polda Jatim melanjutkan rekonstruksi ke lokasi kedua sekitar pukul 17.15 WIB, yakni sebuah rumah kosong milik almarhum orang tua pelaku di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo. Petugas sempat terkendala pintu gerbang yang terkunci sebelum akhirnya dibuka oleh tim dari Polres Madiun Kota. Di lokasi ini, pelaku memperagakan adegan pembunuhan terhadap anak Dini. Rekonstruksi kemudian berlanjut ke lokasi berikutnya di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, yang merupakan kediaman istri Bagus. Kedatangan Bagus di lokasi tersebut disambut sorakan dan hujatan ratusan warga setempat yang memadati sekitar lokasi. Setibanya di rumah Jalan Kunir, Bagus langsung digiring masuk oleh petugas menuju area tungku pembakaran, lokasi yang diduga digunakan pelaku untuk membakar jasad istri siri dan anaknya tersebut. Baca artikel selengkapnya hanya di detik.com! Video: Sugeng Harianto Creator: Prastiwi #detikcom #dwibagus #madiun
detik.com
Region: ID
Wednesday 28 October 2026 05:36:09 GMT
Music
Download
Comments
Ndel'z Elsa :
terungkapnya itu gmn ya.. pdhl sudah Serapi itu menghilangkan jejak..
2026-10-28 06:01:53
7
BARUNA HOUSE PIZZA :
ya tuhan .. segara hukum mati ...sampai tega bunuh anak dan istrj
2026-10-28 05:47:14
25
Ninov_1411 :
Peringatan utk kita sesama wanita, intinya "jauhi & jgn pernah mau sm laki org"...itu sj,
krn musuh terbesar (95 %) adlh org terdekat & jg 98 % masalah timbul dr diri sndri.
2026-10-28 05:50:06
15
user06911068260 :
🥰😳😁kjdidjhdoejenkakjikamokmon xbxjozoojlsksmksbslks😅iwiiieoejjshbxjlao
2026-10-28 15:22:51
0
_? :
p
2026-10-28 05:39:55
0
Pejuang Receh :
Tamat
2026-10-28 14:20:32
0
▀▄▀▄aku wong madiun▄▀▄▀ :
2026-10-28 06:00:54
0
Search 🔍🔎 :
gk setimpal kalau hukuman nya cuma di bui.
2026-10-28 06:11:47
2
Siapa Nama :
kasihan banget orang tua korban nya
2026-10-28 05:43:59
0
sebatas hamba :
yg tidak kita terima adalah perlakuan dia yg membunuh dg kejam...terlepas dr benar ato salahnya korban...tetap.saja pelaku ini kejam ..anak kecilpun dia bantai...
2026-10-28 06:01:17
4
Hama tiktok :
mungkin dia khilaf
2026-10-28 05:46:35
1
ritalestari506 :
🥺
2026-10-28 09:45:46
0
ritalestari506 :
🥺
2026-10-28 09:46:59
0
ritalestari506 :
🥺
2026-10-28 09:47:40
0
To see more videos from user @detikcom, please go to the Tikwm
homepage.