@ba7.lyric: oromo music 🎵🎶 #viralvideo #fyp

Bà+⁷
Bà+⁷
Open In TikTok:
Region: ET
Wednesday 28 October 2026 09:00:47 GMT
66693
7744
58
677

Music

Download

Comments

abdu_hy
Abdu 💎 :
Nugusu the one & only 🔥
2026-10-28 17:04:05
0
henookzeneebe
tinshu bura bull :
my family [Fire]
2026-10-28 09:56:44
0
yibe.man330
Miki gym :
@p
2026-10-28 15:17:02
1
guchy9922
guchy :
nugusu is king
2026-10-28 15:00:22
4
babi_tirack2
.Babi_tirack🕋 :
2026-10-28 14:58:08
3
abas.best1
abbaas man :
maalo guutusa nuu fidi
2026-10-28 17:33:48
0
babi_lyrics7
Bà+⁷🕷️2nd :
2026-10-28 15:03:17
2
.2452137
ቃል የሸዋሮቢቷ3🦅🔥 :
በናታችሁ ትርጉሙን ንገሩኝ😔
2026-10-28 19:39:26
0
laziz_263
Laziz°efootball :
nugusu is king
2026-10-28 14:50:16
2
b.a.b.a760
ABDUU 260 :
2026-10-28 14:55:06
1
garna_editz17
𝐆𝐚𝐫𝐧𝐚. :
😁
2026-10-28 19:02:09
0
kaleb1_23
Ķªł€B :
2026-10-28 15:43:52
0
22hafi3
Hafi🦋🌸 :
@Essi🇦🇷🎮
2026-10-28 15:46:02
1
dawitabd0
😍 :
@vidan 🥰
2026-10-28 11:39:13
1
star12ly
old _lyrics :
[Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming]
2026-10-28 09:04:39
1
7_naol
𝓼𝓲🦋𝐧𝐚𝐨𝐥🔥𝓰𝓶 :
.....
2026-10-28 11:02:37
1
barakoo18
🦋keruk🌟erate🫅 :
❤️❤️❤️
2026-10-28 18:37:22
0
bche446
Bøche44 :
😁😁😁
2026-10-28 19:11:10
0
user923465712458
Abdii Hinkutu💯 :
🥰🥰🥰
2026-10-28 20:03:43
0
ermiyee57
ermii :
🥰🥰🥰
2026-10-28 19:20:16
0
shaboolaa.abbaa.ga
harmee to oromiyaaf jiradha :
❣️❣️❣️
2026-10-28 19:36:06
0
sinbone958
sinbone 🥰🥰🥰🥰 :
😍😍😍
2026-10-28 19:55:47
0
abduselam.kedir8
Abduselam kedir97 :
🥰🥰🥰
2026-10-28 19:06:24
0
rabira.man84
Řãɓïřã :
🥰🥰🥰
2026-10-28 21:08:27
0
dagim_09
Dagi21 Ye Shashew 🇯🇲🪖🇪🇹 :
✌️✌️✌️
2026-10-28 09:05:50
0
To see more videos from user @ba7.lyric, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kastimah, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mengaku ketakutan saat rumahnya didatangi sembilan orang penagih utang berbadan besar pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 11.15 WIB. Kelompok tersebut datang untuk mencari anaknya, Yunita, yang diduga memiliki tanggungan senilai Rp52 juta. Saat kejadian, Kastimah berada di rumah bersama kedua cucunya dan mengaku takut melihat sembilan orang tersebut datang menggunakan tiga mobil. “Kedatangan orang berbadan besar, saya takut, awalnya sembilan orang. Mereka bilang minta bertanggung jawab untuk melunasi utang. Saya bilang tidak punya uang,” kata Kastimah, Rabu (14/10/2026). Kastimah mengaku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tersebut, sehingga para penagih kemudian meminta mobil yang berada di rumahnya sebagai pengganti pembayaran. Menurut Kastimah, mobil tersebut terdaftar atas namanya, meski cicilannya dibayarkan oleh Yunita, sedangkan kunci kendaraan dibawa oleh anaknya. “Tidak punya uang, satu-satunya yang akan diambil mobil. Itu kan mobil atas nama saya, yang mengangsur anak saya. Kunci dibawa anak saya,” ujarnya. Kastimah mengatakan, para penagih bahkan mengancam akan membongkar kendaraan dan memanggil tukang kunci jika kunci mobil tidak diserahkan. Namun, Kastimah menjelaskan bahwa uang Rp52 juta yang ditagih tersebut menurutnya bukan utang, melainkan dana kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil. “Tidak dikatakan utang. Itu kan uang dibuat bekerja sama, penghasilan bagi hasil. Nilainya Rp52 juta,” kata Kastimah. Penagihan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berusaha membantu menyelesaikan persoalan agar kelompok penagih segera meninggalkan rumah Kastimah. Namun, menurut Kastimah, para penagih tetap meminta pembayaran saat itu juga meski dirinya telah menyampaikan kesanggupan untuk membayar dalam waktu dua minggu hingga paling lambat satu bulan. “Warga ke sini membantu biar selesai terus pulang. Mereka tidak mau pulang kalau tidak ada uang. Saya sudah bilang bisa melunasi paling cepat dua minggu, paling lambat satu bulan, tetapi mereka tidak mau. Harus sekarang, harus ada uang,” tuturnya. #saksikata
Kastimah, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mengaku ketakutan saat rumahnya didatangi sembilan orang penagih utang berbadan besar pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 11.15 WIB. Kelompok tersebut datang untuk mencari anaknya, Yunita, yang diduga memiliki tanggungan senilai Rp52 juta. Saat kejadian, Kastimah berada di rumah bersama kedua cucunya dan mengaku takut melihat sembilan orang tersebut datang menggunakan tiga mobil. “Kedatangan orang berbadan besar, saya takut, awalnya sembilan orang. Mereka bilang minta bertanggung jawab untuk melunasi utang. Saya bilang tidak punya uang,” kata Kastimah, Rabu (14/10/2026). Kastimah mengaku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tersebut, sehingga para penagih kemudian meminta mobil yang berada di rumahnya sebagai pengganti pembayaran. Menurut Kastimah, mobil tersebut terdaftar atas namanya, meski cicilannya dibayarkan oleh Yunita, sedangkan kunci kendaraan dibawa oleh anaknya. “Tidak punya uang, satu-satunya yang akan diambil mobil. Itu kan mobil atas nama saya, yang mengangsur anak saya. Kunci dibawa anak saya,” ujarnya. Kastimah mengatakan, para penagih bahkan mengancam akan membongkar kendaraan dan memanggil tukang kunci jika kunci mobil tidak diserahkan. Namun, Kastimah menjelaskan bahwa uang Rp52 juta yang ditagih tersebut menurutnya bukan utang, melainkan dana kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil. “Tidak dikatakan utang. Itu kan uang dibuat bekerja sama, penghasilan bagi hasil. Nilainya Rp52 juta,” kata Kastimah. Penagihan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berusaha membantu menyelesaikan persoalan agar kelompok penagih segera meninggalkan rumah Kastimah. Namun, menurut Kastimah, para penagih tetap meminta pembayaran saat itu juga meski dirinya telah menyampaikan kesanggupan untuk membayar dalam waktu dua minggu hingga paling lambat satu bulan. “Warga ke sini membantu biar selesai terus pulang. Mereka tidak mau pulang kalau tidak ada uang. Saya sudah bilang bisa melunasi paling cepat dua minggu, paling lambat satu bulan, tetapi mereka tidak mau. Harus sekarang, harus ada uang,” tuturnya. #saksikata

About