@indozone.id: Hujan Turun, tapi Ancaman Karhutla Belum Tentu Hilang Hujan belum tentu menandakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benar-benar berakhir. Itu tampak dari video unggahan akun Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Balai Dalkarhut) wilayah Kalimantan, @balaidalkarhut_kalimantan, Selasa 27 Oktober 2026. Video unggahan Balai Dalkarhut Kalimantan menunjukkan, upaya pemadaman dilakukan pada lahan bekas karhutla di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Dalam video itu, tampak asap panas tampak masih keluar dari dalam tanah tersebut saat petugas menyemprotkan air. Sekilas, kondisi tanah yang telah diguyur hujan mungkin terlihat aman. Tapi, semburan asap panas itu mengingatkan, bahwa bahaya karhutla belum sepenuhnya hilang. Fenomena ini menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla. Api tidak selalu terlihat menyala di permukaan. Di lahan gambut, kebakaran bisa merambat dan bertahan di bawah tanah, sehingga sulit dideteksi hanya dengan melihat kondisi permukaannya. Naskah: Andika Pratama Video: Instagram/@balaidalkarhut_kalimantan [Baca berita dan informasi menarik lainnya hanya di www.indozone.id]
INDOZONE
Region: ID
Wednesday 28 October 2026 10:00:00 GMT
Music
Download
Comments
Nita :
Salah satu hal yang menyulitkan karena gambutnya belum lagi kalau ada batubaranya 🥺🥺.
2026-10-28 11:23:49
123
hadija :
gak masuk logika gua [Mencatat][Mencatat][Mencatat][Mencatat][Mencatat]
2026-10-28 10:45:30
6
alpet :
This incident shows that handling forest and land fires cannot rely solely on rainfall. Checking soil conditions and monitoring fire hotspots are still necessary to ensure that the fires are completely extinguished. The government and the community must work together to prevent fires and protect the environment because their impacts can harm public health, ecosystems, and people's lives.
2026-10-28 16:44:58
1
Agustus1975 ( Ita ) :
kami di Pontianak sudah hujan sebulan ini walau tidak tiap hari, kabut asap masih ada walaupun tidak setebal dulu, tapi kami masih was was karena api di dalam tanah masih ada, Minggu lalu kami was was lagi karena tiba tiba dua hari kabut asap kembali melanda, hari ini saja jam 10 pagi ke atas ISPU beranjak ke angka hampir 700. semoga hujan masih tetap terus berlanjut agar api di dalam tanah bisa benar benar padam
2026-10-28 14:44:37
1
hfz. :
pertama
2026-10-28 10:01:57
6
~lang🇫🇷🇧🇷 :
di keruk aja lah apa susahnya
2026-10-28 13:11:45
4
sull :
solusinya untuk warga kalimantan banyakin istighfar aja
2026-10-28 13:42:34
1
Ivanajasih :
gali aja tanahnya
2026-10-28 18:40:58
2
Wisnu :
cepat pulih kembali Indonesia
2026-10-28 13:40:43
1
𝘉𝘪𝘭𝘻𝘻ᐖ :
nama nya juga tanah gambut,kalo kena api udah susah itu di hilangin(mungkin)
2026-10-28 22:11:50
0
Bimo :
batu bara di bawah tanah
2026-10-28 13:29:52
0
torabikacauuu :
sumbat pembuangan air gambut seperti di Amerika
2026-10-28 10:07:33
0
chacha :
hujan, turunlah setiap hari di kalimantan
2026-10-28 21:06:11
0
Nabila Azzahra Nst :
Allahu Akbar
2026-10-28 14:29:58
0
Budi hermawan123 :
mau meltuss ke nyait bg
2026-10-28 10:56:41
0
𝐂𝐚𝐧𝐜𝐞𝐫♋ :
kbarin klau udh rame
2026-10-28 12:01:28
0
jack :
kayak batu bara kalo udh terbakar susah madamin nya
2026-10-28 13:10:39
0
Dava Azhari :
waduh masih hidup apinya walaupun diguyur hujan ya, tapi asapnya sudah mendingan kah kak ?
2026-10-28 10:39:02
2
ZIDAN :
bagaimana keadaan satwa di sana
2026-10-28 10:01:49
1
negaramensrea :
2026-10-29 01:12:22
0
ᶜᵉⁿᵈᵒˢᶦᵖᴀʟ :
⛈️:tenang para pahlawan aku akan menyelamatkan hutan ku
🧑🚒: Alhamdulillah yaallah hujan sudah turun
2026-10-28 11:34:20
0
DD :
Patutla dipadam.. ada pokok sawit terbakar rupanya😝
2026-10-29 05:23:46
0
Bagusandrean41 :
😁
2026-10-29 02:06:17
0
Var®an 🤙🥶 :
😁😁😁
2026-10-28 12:53:18
0
To see more videos from user @indozone.id, please go to the Tikwm
homepage.