"Laki laki tidak punya surga di telapak kakinya,tapi dibahunya, ia memikul neraka agar keluarganya tetap melihat cahaya.
ia tidak menangis di depan pintu,ia menelan air matanya di jalan,agar di rumah yg terdengar hanya tawa, ia jarang berkata Cinta tapi setiap peluh yang jatuh, adalah huruf huruf cinta yg tak sempat ia ucap,dunia menyebutnya kuat,padahal ia hanya tak diberi kesempatan untuk rapuh."