@artapunkish: no clean air under dirty government 🇮🇩🔥 #criticalthinking #indonesia #demokrasi #lawanbutapolitik #fyp

haineko
haineko
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 28 October 2026 19:13:15 GMT
172127
56209
240
2595

Music

Download

Comments

maychanan
naa :
rill liat pict ini merinding banget❤️‍🩹
2026-10-29 03:20:51
2496
alexa_peresh
𖤛 𝕀'𝕞 𝕧𝕚𝕝𝕝𝕚𝕒𝕟 𖤛 :
𝙶𝙾𝙳 𝙱𝙻𝙴𝚂𝚂 𝙸𝙽𝙳𝙾𝙽𝙴𝚂𝙸𝙰
2026-10-29 00:45:41
124
autumnbell044
user :
selalu selipkan palestina😭💘
2026-10-29 04:43:52
615
religionstudent_
my name is me :
di awali dengan salib merah dan di tutup dengan sholat berjama'ah. 🤝
2026-10-29 04:30:45
2643
sitiriyani959
Riyani :
Doa terbaik untuk kalian,kalian hebat, tetap jaga keselamatan
2026-10-29 03:09:02
98
ahjenayy
D✯ :
ya allahhhhh harga pangan semua naikkkkkk tapi harga jual pkok tetep ya allahhh ini Indonesia jadi kaya gimana ya allah
2026-10-29 03:40:54
775
icecoffe973
icecoffe :
gw dulu nonton berita kanjuruhan, lihat video-video jasad yang begitu banyak di dalam stadion, dan berakhir dengan hilangnya kabar beritanya lagi.. sekarang gw alamin sendiri, karhutla, susah air, listrik mati hidup, BBM pun ikutan sulit.. double kill lihat gambar itu
2026-10-29 01:37:12
978
nyxthirea_anael
Makhluk Bumi 🌱 :
I LOVE THIS DIVERSITY ❤️
2026-10-29 11:03:46
0
callmehany23
#Happyshop23 :
smoga Allah kabulkan doa2 pendemo utk para pejabat dzolim aamiin ya Allah 🥺🤲🏻
2026-10-29 02:06:54
96
noname.m.s
Eine_sT4rKe :
terimakasih utk ade2 mahasiswa terimakasih utk ibu2, artist, nakes, dan semua rakyat yang ikut turun kejalan. semoga Allah melindungi kalian semuanya pergi dan pulang selalu dalam keadaan baik2 saja maaf, kalau hanya bisa bantu dg post ulang, share semua vt tentang kalian yang sedang berjuang turun kejalan do'a menyertai kalian semuanya #PrayForIndomesia
2026-10-29 03:50:25
144
thequicktest
Thequicktest :
Smpek merinding liat kompaknya manusia modern di indonesia terima kasih buat kalian yang berjuang maaf belum bisa ikut ambil bagian😩
2026-10-29 05:04:31
73
glory.of.hell
glory of hell :
Long live resistance!
2026-10-29 04:57:46
1
no_names.id
No Name :
Maaf hanya bisa ikut tahun lalu, karna tahun ini cukup sibuk pekerjaan, saya dukung lagi lewat share untuk para pejuang, saya akan menyusul jika libur
2026-10-29 15:16:28
8
zhxyyka
2006 :
merinding liatnya
2026-10-29 09:50:13
6
maa2323_
Stttt23 :
Kami di kalimantan sangat berTerimakasih buat temen temen semua udah menyuarakan karhutla di Kalimantan
2026-10-29 05:52:56
17
ryxx_eon
Rynnn :
ini juga bagus
2026-10-29 08:52:04
9
merlyyhidayanto
Merlyy Hidayanto :
Terima kasih telah menyuarakan buat Kalimantan 😭😭😭😭
2026-10-29 05:13:32
8
nielsenty
Nielberryyy :
#INDONESIASADAR
2026-10-29 05:35:32
7
marinequeenbutik
Palestina, war :
Indonesia sudah sadar ..jangan pikir kita rapuh kita sangat kuat ayo bersatu rakyat Indonesia, terlepas dari suku agama kita sama2 rakyat yg akan tertindas dengan kebijakan elit politik yg ngawur 🥰
2026-10-29 03:00:10
9
To see more videos from user @artapunkish, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sejumlah pemerintah di berbagai negara mulai mendorong warganya menyiapkan persediaan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat. Newsweek pada Rabu (28/10/2026) mencatat sedikitnya 33 negara yang memiliki imbauan terkait kesiapsiagaan darurat dan penyimpanan persediaan makanan bagi masyarakatnya. Durasi persediaan yang dianjurkan berbeda-beda. Sejumlah negara meminta warga memiliki kebutuhan darurat yang cukup untuk setidaknya tiga hari, sementara negara lainnya merekomendasikan persediaan hingga sekitar satu minggu atau bahkan 10 hari. 33 negara serukan stok darurat Newsweek menyusun daftar negara yang pemerintahnya memberikan imbauan terkait kesiapsiagaan darurat dan penyimpanan persediaan makanan. Di Eropa, negara-negara tersebut meliputi Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, Belanda, Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, Estonia, Latvia, Lituania, Polandia, Ceko, Austria, Swiss, dan Kroasia. Di Amerika Utara, daftarnya mencakup Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di Amerika Selatan terdapat Chile, Kolombia, Argentina, dan Brasil. Sementara di Afrika, Afrika Selatan masuk dalam daftar. Untuk Asia, negara yang tercatat adalah Jepang, Taiwan, Israel, India, Filipina, dan Singapura. Adapun di kawasan Oseania terdapat Selandia Baru dan Australia. Persediaan untuk 72 jam hingga 10 hari Perancis dan Inggris baru-baru ini meminta masyarakat menyiapkan persediaan untuk menghadapi kondisi darurat selama 72 jam. “Jangan menunggu keadaan darurat: bersiaplah sekarang!” tulis akun pemerintah wilayah Normandia, Perancis, dalam pernyataan di media sosial pada Selasa. Di Inggris, Perdana Menteri juga memberikan contoh mengenai barang yang dapat disiapkan masyarakat ketika diwawancarai BBC Radio. “Saya menyukai kacang-kacangan, jadi saya punya banyak persediaan di lemari, begitu pula sup. Menurut saya, itu adalah jenis bahan makanan yang akan saya sarankan untuk dimiliki orang-orang,” ujarnya. Jepang, Meksiko, dan Belanda juga menganjurkan warga memiliki perlengkapan darurat untuk kebutuhan selama 72 jam. Kanada menerapkan anjuran serupa dengan meminta masyarakat menyiapkan perlengkapan darurat untuk periode 72 jam. Sementara itu, beberapa negara menetapkan durasi yang lebih panjang. Swedia dan Norwegia menganjurkan persediaan untuk sekitar satu minggu, sedangkan Jerman menyarankan persediaan yang dapat mencukupi kebutuhan hingga 10 hari. Meski demikian, tidak semua negara menetapkan jangka waktu secara spesifik. Di India, misalnya, National Disaster Management Authority menganjurkan rumah tangga memiliki perlengkapan darurat untuk menghadapi bencana, tetapi tidak menentukan berapa lama persediaan tersebut harus bertahan. Di Amerika Serikat (AS), panduan yang dipublikasikan melalui Ready.gov, situs Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, menyebut bahwa kesiapsiagaan berarti memiliki makanan, air, dan kebutuhan lainnya untuk bertahan selama beberapa hari. “Siap siaga berarti memiliki persediaan makanan, air, dan kebutuhan lainnya yang cukup untuk beberapa hari,” demikian bunyi panduan tersebut. Sumber: Kompas.com
Sejumlah pemerintah di berbagai negara mulai mendorong warganya menyiapkan persediaan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat. Newsweek pada Rabu (28/10/2026) mencatat sedikitnya 33 negara yang memiliki imbauan terkait kesiapsiagaan darurat dan penyimpanan persediaan makanan bagi masyarakatnya. Durasi persediaan yang dianjurkan berbeda-beda. Sejumlah negara meminta warga memiliki kebutuhan darurat yang cukup untuk setidaknya tiga hari, sementara negara lainnya merekomendasikan persediaan hingga sekitar satu minggu atau bahkan 10 hari. 33 negara serukan stok darurat Newsweek menyusun daftar negara yang pemerintahnya memberikan imbauan terkait kesiapsiagaan darurat dan penyimpanan persediaan makanan. Di Eropa, negara-negara tersebut meliputi Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, Belanda, Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, Estonia, Latvia, Lituania, Polandia, Ceko, Austria, Swiss, dan Kroasia. Di Amerika Utara, daftarnya mencakup Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di Amerika Selatan terdapat Chile, Kolombia, Argentina, dan Brasil. Sementara di Afrika, Afrika Selatan masuk dalam daftar. Untuk Asia, negara yang tercatat adalah Jepang, Taiwan, Israel, India, Filipina, dan Singapura. Adapun di kawasan Oseania terdapat Selandia Baru dan Australia. Persediaan untuk 72 jam hingga 10 hari Perancis dan Inggris baru-baru ini meminta masyarakat menyiapkan persediaan untuk menghadapi kondisi darurat selama 72 jam. “Jangan menunggu keadaan darurat: bersiaplah sekarang!” tulis akun pemerintah wilayah Normandia, Perancis, dalam pernyataan di media sosial pada Selasa. Di Inggris, Perdana Menteri juga memberikan contoh mengenai barang yang dapat disiapkan masyarakat ketika diwawancarai BBC Radio. “Saya menyukai kacang-kacangan, jadi saya punya banyak persediaan di lemari, begitu pula sup. Menurut saya, itu adalah jenis bahan makanan yang akan saya sarankan untuk dimiliki orang-orang,” ujarnya. Jepang, Meksiko, dan Belanda juga menganjurkan warga memiliki perlengkapan darurat untuk kebutuhan selama 72 jam. Kanada menerapkan anjuran serupa dengan meminta masyarakat menyiapkan perlengkapan darurat untuk periode 72 jam. Sementara itu, beberapa negara menetapkan durasi yang lebih panjang. Swedia dan Norwegia menganjurkan persediaan untuk sekitar satu minggu, sedangkan Jerman menyarankan persediaan yang dapat mencukupi kebutuhan hingga 10 hari. Meski demikian, tidak semua negara menetapkan jangka waktu secara spesifik. Di India, misalnya, National Disaster Management Authority menganjurkan rumah tangga memiliki perlengkapan darurat untuk menghadapi bencana, tetapi tidak menentukan berapa lama persediaan tersebut harus bertahan. Di Amerika Serikat (AS), panduan yang dipublikasikan melalui Ready.gov, situs Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, menyebut bahwa kesiapsiagaan berarti memiliki makanan, air, dan kebutuhan lainnya untuk bertahan selama beberapa hari. “Siap siaga berarti memiliki persediaan makanan, air, dan kebutuhan lainnya yang cukup untuk beberapa hari,” demikian bunyi panduan tersebut. Sumber: Kompas.com

About