@dancewithme798: Ya Rasool'Allah ﷺ ❤️ . . . . #madinah #rasoolallah #foryou #viralreels #rabiulawal

Poetry with At
Poetry with At
Open In TikTok:
Region: PK
Thursday 29 October 2026 17:28:24 GMT
264
47
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @dancewithme798, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tan Malaka (nama asli Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka) adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia, pemikir revolusioner, filsuf, dan tokoh pejuang kemerdekaan yang dijuluki sebagai
Tan Malaka (nama asli Ibrahim Gelar Datuk Sutan Malaka) adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia, pemikir revolusioner, filsuf, dan tokoh pejuang kemerdekaan yang dijuluki sebagai "Bapak Republik Indonesia". Fakta Penting dan Perjalanan Hidup Tan Malaka • Pejuang Lintas Negara: Karena aktivitas politiknya yang menentang kolonialisme Hindia Belanda, ia diasingkan pada tahun 1922. Ia hidup berpindah-pindah sebagai buron internasional selama lebih dari 20 tahun di 11 negara (termasuk Rusia, Tiongkok, Filipina, dan Singapura). Untuk mengelabui agen rahasia dunia, ia menggunakan setidaknya 23 nama samaran. • Gagasan "Merdeka 100%": Berbeda dengan kelompok pimpinan Soekarno-Hatta-Sjahrir yang memilih jalan diplomasi dan perundingan dengan Belanda pasca-kemerdekaan 1945, Tan Malaka bersama Jenderal Soedirman menuntut "Merdeka 100%". Ia menolak segala bentuk kompromi sebelum kedaulatan Indonesia diakui sepenuhnya. • Karya Monumental: Tan Malaka merupakan pemikir kiri yang ulung. Buku filsafatnya yang paling terkenal adalah MADILOG (Materialisme, Dialektika, Logika). Buku ini ditulis untuk mengajak masyarakat Indonesia beralih dari pola pikir mistis/tahayul menuju cara berpikir yang rasional, logis, dan ilmiah. Karya penting lainnya meliputi Massa Actie dan Dari Penjara ke Penjara. • Akhir Hayat yang Tragis: Konflik politik yang tajam di masa revolusi membuatnya sempat dipenjara oleh pemerintah RI tanpa pengadilan. Pada 21 Februari 1949, saat sedang memimpin gerilya di Jawa Timur, ia ditangkap dan dieksekusi mati oleh pasukan militer Indonesia di Selopanggung, Kediri. • Gelar Pahlawan: Meskipun namanya sempat "dihilangkan" dari buku pelajaran sejarah pada masa Orde Baru karena haluan politik kirinya, secara resmi ia tetap memegang status sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden yang ditandatangani oleh Bung Karno pada tahun 1963. #CapCut #qoutes #fyp #tanmalaka

About