@foot2coeur:

Foot 2 Coeur ⚽♥️
Foot 2 Coeur ⚽♥️
Open In TikTok:
Region: ML
Thursday 29 October 2026 21:43:07 GMT
132779
15611
166
543

Music

Download

Comments

sd8_soul
Diarra Souleymane :
il faut une très bonne formation à nos arbitres il n'ont pas de pedagogie
2026-10-30 08:35:14
84
moussa.dembele935
DeLta :
non cest pas foute😂😂😂😂😂
2026-10-29 21:46:59
44
fatimaelectronique471
Vampire :
Le football c'est l'art aussi où bien Kôrô ?🙏
2026-10-29 21:59:38
60
moussacoulibaly5310
Moussa Coulibaly :
mais est-ce que les arbitres européens touche fait ça aussi
2026-10-30 13:12:44
17
dassacapable08
Dassa Est Capable 🇲🇱🤯🇨🇮 :
Ton image est très très bon wly
2026-10-30 08:36:30
7
lasssereme226
L'homme intégre 226🇧🇫 :
en réalité même arbitres européen parle comme ça j'ai une fois été au stade
2026-10-29 21:45:59
18
gallagher190
Gallagher toure أبو بشر :
salut frer est ce que cr7 vas realissé 1000but en cette season?
2026-10-29 22:08:12
6
papiscosidibe
P@pisc0 T0rres 🍓😎 :
Il a bien fait son travail un arbitre ne doit pas se laisser influencer par un joueur
2026-10-31 14:41:08
1
zoupaking2
Zoumana Fofana :
il est a terre ya faute 😂
2026-10-31 14:46:01
0
issa.sacko903
Issa Sacko :
🤣🤣
2026-10-31 08:48:12
0
academie_dunuya
academie_dunuya :
Le latéral gauche de cherifla il est trop fort
2026-10-30 00:01:22
1
niakassodrame2
Niakasso DRAME🇲🇱🇲🇱🇲🇱⚽⚽🌹 :
pas faute même
2026-10-29 22:37:59
2
mamadou.diaw27
Mamadou Diaw :
Allâh de kagne
2026-10-31 12:07:52
0
mr.traor223
Mr Traoré wassafa :
ça fait tellement rire.
2026-10-31 13:41:27
0
septbap.g.77
SEPT-BA-P.G 77 :
monetization du compte 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-10-29 22:43:40
1
salif.doumbia79
•Mr•: 🪷Rancunier🦨gentil🌾🧠 :
C’est pas faute la var😂😂
2026-10-30 16:37:13
0
modibo.toure914
Modibo Toure :
nous les malien on change pas et est ne fière de l'être { ibon ndala}
2026-10-30 07:55:57
1
djobiri0
DJOBIRI :
Vraiment
2026-10-29 22:05:45
0
marrco44
MARCO🇲🇱🇲🇱🇲🇱 :
Wai un arbitre autoritaire bravo mentale d'acier
2026-10-30 11:35:05
0
doniko_49
Ibrim DC 49 :
C'est sergent Bekaye notre arbitre il est comme ça hein 😅😂
2026-10-30 11:48:39
0
ibmouv
Ib Mouv :
2026-10-30 14:19:04
0
noctura_999
noctura 🌪️ :
c quel terrain il joue
2026-10-30 16:07:20
0
lesjumeaux583
lesjumeaux❤️🩸🇨🇮 :
Force et courage à mon sang 🩸 ❤️🙏🏿
2026-10-31 21:49:38
0
tmtdem
Dem :
l'arbitre Guissé[Larmes de joie]
2026-10-30 13:27:03
0
bko.papa
BKO PAPA :
les vrai touche
2026-10-29 22:09:21
0
To see more videos from user @foot2coeur, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

~ Prolog ~ Di Thailand, nama Lalena Schuett dan Miu Natsha bukanlah sesuatu yang asing. Popularitas mereka sebagai pasangan GL bahkan telah melampaui batas negara, membuat jutaan penggemar di berbagai belahan dunia jatuh cinta pada kisah LenaMiu. Tatapan penuh arti, sentuhan kecil, hingga cara Lena memperlakukan Miu dengan begitu lembut selalu berhasil membuat penggemar menjerit histeris. Bagi dunia, mereka adalah pasangan yang sempurna. Namun, tidak semua yang terlihat nyata benar-benar nyata. Di balik kamera, Lena dan Miu hanyalah dua rekan kerja yang menjalankan peran mereka dengan baik. Setidaknya, itulah yang selama ini dipercaya Lena. Sebab, jauh dari sorotan publik, Lena telah memiliki seseorang yang mengisi hatinya. Seorang laki-laki bernama Davin, yang hubungannya dengan Lena sengaja dirahasiakan dari dunia. Lena mencintai Davin. Dan meskipun terkadang ada kecemburuan yang muncul ketika Davin melihatnya bermesraan dengan Miu di depan kamera, Lena selalu berusaha meyakinkannya bahwa semua itu hanyalah pekerjaan. Sementara itu, ada satu hal yang tidak pernah Lena ketahui. Miu jatuh cinta kepadanya. “Kiddo, kamu kenapa? Dari tadi diam aja.” Suara Lena membuyarkan lamunan Miu yang duduk di sofa ruang tunggu setelah mereka menyelesaikan sebuah pemotretan. Miu menoleh, lalu tersenyum kecil. “Nggak apa-apa, Lale. Cuma capek.” Lena mengernyitkan dahi sebelum mengulurkan tangan untuk merapikan rambut Miu yang sedikit berantakan. “Then get some rest. Jangan terlalu memaksakan diri.” Miu terdiam sesaat. Hal-hal kecil seperti ini selalu menjadi masalah baginya. Cara Lena memperhatikannya, suara lembutnya ketika memanggil Kiddo, bahkan sentuhan sederhana yang mungkin tidak berarti apa-apa bagi Lena. Bagi Miu, semuanya terlalu mudah untuk disalahartikan. “Iya, Lale,” jawabnya pelan. Lena tersenyum, lalu kembali sibuk dengan ponselnya. Beberapa detik kemudian, sebuah panggilan masuk membuatnya berdiri. “Sebentar, ya. Aku angkat telepon dulu.” Miu hanya mengangguk. Dari tempatnya duduk, dia memperhatikan Lena berjalan menjauh sebelum menjawab panggilan itu dengan senyum yang berbeda. Senyum yang tidak pernah Miu lihat ketika Lena sedang berbicara dengannya di luar tuntutan pekerjaan. “Hai, sayang. Udah makan?” Miu segera mengalihkan pandangannya. Dia tidak perlu mendengar lebih banyak untuk mengetahui siapa yang menelepon Lena. Davin. Laki-laki yang memiliki hati Lena, sementara dirinya hanya memiliki kesempatan untuk berpura-pura menjadi seseorang yang istimewa. Lucu, bukan? Di depan kamera, Lena bisa menggenggam tangannya seolah-olah tidak ingin melepaskannya. Lena bisa menatapnya seolah-olah tidak ada orang lain di dunia ini. Bahkan, Lena bisa memanggilnya Kiddo dengan kelembutan yang membuat jantungnya berdebar. Namun, ketika kamera berhenti merekam, Miu harus kembali mengingat tempatnya. Dia hanyalah partner kerja. Seseorang yang dicintai jutaan penggemar sebagai pasangan Lena, tetapi tidak pernah benar-benar menjadi pilihan Lena sendiri. Dan Miu tahu itu. Dia tahu seharusnya perasaan ini tidak tumbuh lebih jauh. Dia tahu ada batas yang tidak boleh dilewatinya. Namun, bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang setiap hari memberinya begitu banyak alasan untuk jatuh cinta? Miu menarik napas panjang, kemudian kembali memasang senyum ketika Lena berjalan menghampirinya. “Sorry, Kiddo. Kita pulang, yuk?” Miu mengangguk dan berdiri. “Let’s go, Lale.” Lena merangkul bahunya seperti biasa, tanpa menyadari bahwa perempuan di sampingnya sedang berusaha mengumpulkan keberanian untuk tetap tersenyum. Karena bagi Lena, malam itu hanyalah akhir dari satu hari kerja yang melelahkan. Namun, bagi Miu, malam itu menjadi satu lagi pengingat bahwa terkadang, berada begitu dekat dengan seseorang justru membuatnya sadar betapa jauhnya jarak yang memisahkan mereka. Di depan kamera, mereka adalah LenaMiu. Namun, di balik panggung, hanya satu dari mereka yang diam-diam berharap kisah itu nyata. Continued… #lalinalena #miunatsha #backstages #aufiction #foryoupage
~ Prolog ~ Di Thailand, nama Lalena Schuett dan Miu Natsha bukanlah sesuatu yang asing. Popularitas mereka sebagai pasangan GL bahkan telah melampaui batas negara, membuat jutaan penggemar di berbagai belahan dunia jatuh cinta pada kisah LenaMiu. Tatapan penuh arti, sentuhan kecil, hingga cara Lena memperlakukan Miu dengan begitu lembut selalu berhasil membuat penggemar menjerit histeris. Bagi dunia, mereka adalah pasangan yang sempurna. Namun, tidak semua yang terlihat nyata benar-benar nyata. Di balik kamera, Lena dan Miu hanyalah dua rekan kerja yang menjalankan peran mereka dengan baik. Setidaknya, itulah yang selama ini dipercaya Lena. Sebab, jauh dari sorotan publik, Lena telah memiliki seseorang yang mengisi hatinya. Seorang laki-laki bernama Davin, yang hubungannya dengan Lena sengaja dirahasiakan dari dunia. Lena mencintai Davin. Dan meskipun terkadang ada kecemburuan yang muncul ketika Davin melihatnya bermesraan dengan Miu di depan kamera, Lena selalu berusaha meyakinkannya bahwa semua itu hanyalah pekerjaan. Sementara itu, ada satu hal yang tidak pernah Lena ketahui. Miu jatuh cinta kepadanya. “Kiddo, kamu kenapa? Dari tadi diam aja.” Suara Lena membuyarkan lamunan Miu yang duduk di sofa ruang tunggu setelah mereka menyelesaikan sebuah pemotretan. Miu menoleh, lalu tersenyum kecil. “Nggak apa-apa, Lale. Cuma capek.” Lena mengernyitkan dahi sebelum mengulurkan tangan untuk merapikan rambut Miu yang sedikit berantakan. “Then get some rest. Jangan terlalu memaksakan diri.” Miu terdiam sesaat. Hal-hal kecil seperti ini selalu menjadi masalah baginya. Cara Lena memperhatikannya, suara lembutnya ketika memanggil Kiddo, bahkan sentuhan sederhana yang mungkin tidak berarti apa-apa bagi Lena. Bagi Miu, semuanya terlalu mudah untuk disalahartikan. “Iya, Lale,” jawabnya pelan. Lena tersenyum, lalu kembali sibuk dengan ponselnya. Beberapa detik kemudian, sebuah panggilan masuk membuatnya berdiri. “Sebentar, ya. Aku angkat telepon dulu.” Miu hanya mengangguk. Dari tempatnya duduk, dia memperhatikan Lena berjalan menjauh sebelum menjawab panggilan itu dengan senyum yang berbeda. Senyum yang tidak pernah Miu lihat ketika Lena sedang berbicara dengannya di luar tuntutan pekerjaan. “Hai, sayang. Udah makan?” Miu segera mengalihkan pandangannya. Dia tidak perlu mendengar lebih banyak untuk mengetahui siapa yang menelepon Lena. Davin. Laki-laki yang memiliki hati Lena, sementara dirinya hanya memiliki kesempatan untuk berpura-pura menjadi seseorang yang istimewa. Lucu, bukan? Di depan kamera, Lena bisa menggenggam tangannya seolah-olah tidak ingin melepaskannya. Lena bisa menatapnya seolah-olah tidak ada orang lain di dunia ini. Bahkan, Lena bisa memanggilnya Kiddo dengan kelembutan yang membuat jantungnya berdebar. Namun, ketika kamera berhenti merekam, Miu harus kembali mengingat tempatnya. Dia hanyalah partner kerja. Seseorang yang dicintai jutaan penggemar sebagai pasangan Lena, tetapi tidak pernah benar-benar menjadi pilihan Lena sendiri. Dan Miu tahu itu. Dia tahu seharusnya perasaan ini tidak tumbuh lebih jauh. Dia tahu ada batas yang tidak boleh dilewatinya. Namun, bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang setiap hari memberinya begitu banyak alasan untuk jatuh cinta? Miu menarik napas panjang, kemudian kembali memasang senyum ketika Lena berjalan menghampirinya. “Sorry, Kiddo. Kita pulang, yuk?” Miu mengangguk dan berdiri. “Let’s go, Lale.” Lena merangkul bahunya seperti biasa, tanpa menyadari bahwa perempuan di sampingnya sedang berusaha mengumpulkan keberanian untuk tetap tersenyum. Karena bagi Lena, malam itu hanyalah akhir dari satu hari kerja yang melelahkan. Namun, bagi Miu, malam itu menjadi satu lagi pengingat bahwa terkadang, berada begitu dekat dengan seseorang justru membuatnya sadar betapa jauhnya jarak yang memisahkan mereka. Di depan kamera, mereka adalah LenaMiu. Namun, di balik panggung, hanya satu dari mereka yang diam-diam berharap kisah itu nyata. Continued… #lalinalena #miunatsha #backstages #aufiction #foryoupage

About