@skrinsutnews: via Tahukah Kamu Polisi Dobrak Paksa Pesantren Putri di Sukoharjo Diduga Tanpa Surat Resmi, Kronologi Penggerebekan Dinilai Kejam dan Tak Manusiawi Sebuah tragedi horror dan traumatis bagi anak-anak santri perempuan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran Sukoharjo baru saja terjadi pada 29/10/2026. Sekolompok polisi dengan senjata lengkap tiba-tiba mendobrak tempat tinggal santriwati sekitar pukul 3 pagi, tidak hanya mendobrak masuk, para polisi diduga melakukan kekerasan pada santri perempuan tanpa memberikan kesempatan bagi mereka menggunakan hijab. Kasus ini viral di media sosial setelah salah seorang pengurus pesantren membagikan surat pernyataan resmi pesantren atas tragedi yang mereka alami. Bagaimana sebenarnya kasus ini? mari kita bahas: - Kronologi Versi Ponpes. Menurut surat edaran Nomor 010/RTQ-HQ/SE/X/2026 tanggal 29 Oktober 2026 dari Yayasan Dakwah & Sosial Al-Mukmin, pukul 03.20 WIB Brimob bersenjata lengkap dan puluhan polisi yang mengaku dari Polda Jateng dan Polres Sukoharjo mengetuk pintu pondok saat santriwati masih tertidur. Karena tidak ada yang buka, pintu didobrak. Santriwati kaget dan belum pakai jilbab, sembunyi di kamar ustadzah, tapi pintu kamar itu juga didobrak hampir rusak. Mereka ditarik keluar dan ditodong laras panjang dalam keadaan belum menutup auratnya. Padahal kesehariannya para santriwati sangat menjaga diri berinteraksi dengan lawan jenis dan selalu menggunakan hijab bahkan cadar, namun pada saat itu mereka tidak dibiarkan menggunakan hijab. Ada satu santriwati di ruang belakang yang disuruh tiarap, dibolak-balik, wajahnya dicengkram sambil dibentak "Kamu laki-laki atau perempuan?" dan disuruh perlihatkan rambutnya sambil ditodong. Pukul 03.51 WIB para santriwati dibawa ke Polsek Mojolaban, lalu jam 10.00 WIB dipindah ke Polres Sukoharjo untuk interogasi lanjutan tanpa didampingi wali dan kuasa hukum, tanpa surat panggilan. Jam 14.00 WIB mereka minta makan, baru dikasih makan jam 17.00 WIB setelah lemas kelaparan. - Balita Ikut Dibawa, Wali Mengaku Tidak Ditelepon. Karena tak ada yang mendampingi, salah seorang wali santri meminta agar para santriwati dipulangkan. Polisi menyebut bahwa orang tua mereka sudah dihubungi untuk menjemput mereka pulang. Namun ternyata setelah dibebaskan, para wali santri mengaku tidak pernah menerima telepon dari polisi, kecuali wali Isyana. Balita usia 3 tahun anak ustadzah yang ikut dibawa karena menangis terus trauma. Anak usia 5 tahun sempat hilang, diamankan warga dan diantar ke rumah kakeknya di Semanggi. - Barang Disita Rp50 Juta dan Garis Polisi. Ponpes menyebut yang disita: busur dan anak panah 1 set untuk ekstrakulikuler memanah santri, drone untuk ekstrakulikuler, HP santri dan ustadzah, uang tabungan lebih dari 16 juta, emas Antam 1 gram, dirham di brankas, dan 3 unit motor ustadzah. Total sekitar Rp50 juta tanpa surat penyitaan sampai surat itu ditulis. Aktivitas belajar di pesantren terpaksa berhenti karena dipasang garis polisi. - Versi Polisi. Polisi menggeledah dua pondok pesantren di Karanganyar dan Sukoharjo pada Selasa (27/10/2026) terkait penyidikan kasus pembakaran Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Grogol, Sukoharjo. Penyidik menyita sejumlah senjata tajam, busur, anak panah, dan membawa 27 orang untuk diperiksa sebagai saksi. Dari dua lokasi, 12 orang di Jenawi Karanganyar dan 15 orang di Mojolaban Sukoharjo, termasuk anak di bawah umur. Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan P2TP2A dan UPTD PPA, dan seluruhnya telah dipulangkan. Ponpes sendiri bilang, setelah pemeriksaan tidak ditemukan bukti keterlibatan mereka sehingga semua dipulangkan, tapi barang yang dibawa polisi belum kembali. Pihak ponpes mengutuk keras tindakan yang dinilai di luar prosedur dan berharap jadi bahan evaluasi. Gimana menurut kalian? apakah pantas seorang Brimob dengan senjata lengkap memperlakukan anak-anak remaja perempuan seperti penjahat kelas kakap? Padahal seharusnya ada perlindungan anak dan perempuan? #Sukoharjo #PondokPesantren #HamalatulQuran #PoldaJateng
skrinsutnews
Region: ID
Thursday 29 October 2026 23:43:29 GMT
Music
Download
Comments
rizalbeen12 :
Urus pembakaran WARUNG BABI sampai ke kamar wanita aja di geledah, giliran PEMBAKARAN HUTAN dibiarkan merajalela.
2026-10-30 05:48:25
1556
Hasbullah Siregar :
pelajar diserbu..koruptor di lindungi.
2026-10-30 01:46:26
1077
saipulhadi :
pecat semua anggota yg terlibat.mui kok diam aja
2026-10-30 01:57:46
1068
Raka Dewa :
HARUS SEGERA DILAPORKAN MINIMAL KE DIVISI PROPAM. KOMANDAN PEMBERI PERINTAH HARUS BERTANGUNG JAWAB...
2026-10-30 00:54:31
899
sardi :
sesiapa yg berbuat dholim atas hambaNya semoga Dzat Yang Maha adil menimpakan kehancuran bagi pelakunya🤲
2026-10-30 00:37:25
602
Story Paman Heri :
semoga doa para santrinya yg teraniaya diqobul Alloh SWT, aamiin.
2026-10-30 03:09:31
257
Mashud :
tolong propam turun tangan...itu pondok putri al qur'an masak di perlakukan sprti itu...
2026-10-30 01:15:04
429
Muhammad kasiadi :
harus di tindak lanjuti ini kami dari santri pp lain tak terima kita usut tuntas sampek selesai
2026-10-30 02:23:16
226
user5578853071948 :
negara sudah rusak😳😳mana mungkin santriwati melakukan pembakaran😡😡
2026-10-30 01:50:41
211
saridin tuanku mudo :
USUT TUNTAS..APARAT NYA SUDAH TIDAK BERETIKA....APALAGI YG DI GEREBEK ANAK2 PEREMPUAN..BISA TRAUMA MEREKA..PADAHAL MEREKA TERBUKTI TIDAK BERSALAH...
2026-10-30 11:01:18
88
Ir Arfah MA Al-Bugisy :
sangat tidak pantas, seharus sesuai dengan SOP penggeledahan, ada surat perintah, ada pemberitahuan RT RW dan tokoh masyarakat setempat, apapun itu kita harus mengedepankan praduga tak bersalah. Wallahu alam bissawab
2026-10-30 02:45:34
62
@Ummu Hanik_ :
kepada siapa lagi mau mengadu ketika pondok pesantren d injak2 marwahnya..sediiiihhh
2026-10-30 01:12:51
80
uti Amin Sartono :
aku bca smpk bawah kok blm jelas,kenapa santriwatinya kok ditangkap,salahe oppo
2026-10-30 01:30:19
119
botak tak bersisir :
sungguh TDK manusiawi, klw punya ada pnggrebkan atau apalah, knpa ga siang hari, kok harus subuh, kayak PKI culik jendral....
2026-10-30 01:40:30
62
Saiful Maarif55 :
Ya Allah lindungi kaum muslimin dan muslimat dimanapun berada. Aamiin…
2026-10-30 00:57:02
45
KARONA :
sajam dan panah diamankan. apakah santri yg belajar ilmu agama juga diajarkan memanah dan menggunakan Sajam?.
2026-10-30 06:28:35
17
Mas Dar :
ouw pesantren yg pakai cadar itu yak
2026-10-30 06:46:29
5
Emak Kabul :
Ya kalau tak segera buka pintu kalau diketuk terpaksa didobrak jika tak mau dicurigai.
2026-10-30 02:27:31
11
suparto67 :
kapolri harus memecat komandan struktural yang terkait dengan peristiwa itu
2026-10-30 00:06:21
128
mazfa :
ini yg bisa menjatuhkan nama instusi bertindak arogan semoga bpk kapolri melihat ini
2026-10-30 13:43:05
14
ade :
begitu jelek kah intelejennya ? sehingga bisa salah sasaran sangat tidak profesional
2026-10-30 02:24:22
83
🅽🅾🆁🅴🅽🆉🆄 :
Rusak sudah aparat negeri ini jika sudah dikuasai oleh orang yg tidak takut sama Tuhan
2026-10-30 04:04:28
28
Parno Wait :
makanya keluarga kami mengharamkan punya saudara polisi
2026-10-30 09:09:20
30
udinnafa6 :
akhlak yg diajarkan dr pemerintah yg pd pejabatnya hancur
2026-10-30 02:26:33
18
ricky_ajz :
Kok sakit hati ya bacanya, tapi kita serahkan ke allah yg maha adil dan semua perbuatan pasti ada balasan
2026-10-30 15:14:32
8
To see more videos from user @skrinsutnews, please go to the Tikwm
homepage.