@tuha_review: Bộ định vị góc vuông cố định #namchamkegoc

Tú Hà_TN
Tú Hà_TN
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 30 October 2026 02:40:00 GMT
33
0
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @tuha_review, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

“The Man Who Sold The World” adalah lagu ciptaan David Bowie yang kemudian diperkenalkan kembali kepada banyak pendengar melalui versi Nirvana.  Beberapa unsur utama yang dapat dibaca dari lagu ini adalah: Identitas: berhadapan dengan sisi diri yang mungkin sudah berubah. Keterasingan: merasa jauh dari seseorang yang sebenarnya pernah dekat. Perubahan: masa lalu dan diri yang sekarang tidak selalu terasa sebagai orang yang sama. Konflik batin: pertemuan tersebut terasa seperti percakapan dengan bagian lain dari diri sendiri. Bowie sendiri pernah menjelaskan bahwa lagu ini berkaitan dengan perasaan yang ia alami ketika masih muda, ketika ia belum sepenuhnya memahami berbagai sisi kepribadiannya.  Sejarah Lagu “The Man Who Sold The World” ditulis dan direkam oleh David Bowie untuk album studio ketiganya yang juga berjudul The Man Who Sold The World. Beberapa fakta penting: Pencipta: David Bowie Album: The Man Who Sold The World Label: Mercury Produser: Tony Visconti Rilis pertama album: November 1970 di Amerika Serikat Rilis Inggris: April 1971  Lagu tersebut kemudian mendapat kehidupan baru melalui Nirvana. Mereka membawakannya dalam sesi MTV Unplugged di Sony Music Studios, New York, pada 18 November 1993.  Versi Nirvana kemudian dimasukkan ke album MTV Unplugged in New York. Album tersebut memenangkan Grammy Award untuk Best Alternative Music Performance pada 1996.  Menariknya, Kurt Cobain memang dikenal sebagai pengagum karya Bowie; cover Nirvana akhirnya membuat lagu yang awalnya berasal dari era 1970-an tersebut kembali dikenal luas oleh generasi grunge. Sumber fakta: David Bowie Official, Recording Academy, AllMusic, dan arsip Live Nirvana.
“The Man Who Sold The World” adalah lagu ciptaan David Bowie yang kemudian diperkenalkan kembali kepada banyak pendengar melalui versi Nirvana. Beberapa unsur utama yang dapat dibaca dari lagu ini adalah: Identitas: berhadapan dengan sisi diri yang mungkin sudah berubah. Keterasingan: merasa jauh dari seseorang yang sebenarnya pernah dekat. Perubahan: masa lalu dan diri yang sekarang tidak selalu terasa sebagai orang yang sama. Konflik batin: pertemuan tersebut terasa seperti percakapan dengan bagian lain dari diri sendiri. Bowie sendiri pernah menjelaskan bahwa lagu ini berkaitan dengan perasaan yang ia alami ketika masih muda, ketika ia belum sepenuhnya memahami berbagai sisi kepribadiannya. Sejarah Lagu “The Man Who Sold The World” ditulis dan direkam oleh David Bowie untuk album studio ketiganya yang juga berjudul The Man Who Sold The World. Beberapa fakta penting: Pencipta: David Bowie Album: The Man Who Sold The World Label: Mercury Produser: Tony Visconti Rilis pertama album: November 1970 di Amerika Serikat Rilis Inggris: April 1971 Lagu tersebut kemudian mendapat kehidupan baru melalui Nirvana. Mereka membawakannya dalam sesi MTV Unplugged di Sony Music Studios, New York, pada 18 November 1993. Versi Nirvana kemudian dimasukkan ke album MTV Unplugged in New York. Album tersebut memenangkan Grammy Award untuk Best Alternative Music Performance pada 1996. Menariknya, Kurt Cobain memang dikenal sebagai pengagum karya Bowie; cover Nirvana akhirnya membuat lagu yang awalnya berasal dari era 1970-an tersebut kembali dikenal luas oleh generasi grunge. Sumber fakta: David Bowie Official, Recording Academy, AllMusic, dan arsip Live Nirvana.

About