@mallue_21: Wtfff idec

Ruju Remedies
Ruju Remedies
Open In TikTok:
Region: US
Friday 30 October 2026 02:56:56 GMT
308814
130721
349
1024

Music

Download

Comments

user3121683071483
amaya :
mind you it’s thursday
2026-10-30 05:21:22
16844
tr1ple.ch0c0late
tr1ple.ch0c0late :
Mann we was mad asf😭😭still ate tho
2026-10-30 14:03:29
1794
jessbuckeyes
Jess :
Meanwhile you probably gave them FOMO. Every time I see people dressed up I feel like I’m missing out.
2026-10-30 15:26:01
615
jade.yolanda
Ja De :
Thirsty Thursday is the start of Halloween duhhh
2026-10-30 15:13:31
1268
samantha_poiema
samantha_poiema :
Not in NYC. We’ve got people dressed on Wednesday
2026-10-30 21:31:35
1
kor1xkensh1n
kor1xkensh1n :
But Mind you..
2026-10-30 11:34:58
515
ashanti0051
Ashanti0001 :
Oh baby I enjoyed day 1
2026-10-30 10:06:05
332
kii2myheart
Kii | YT: Kii2myheart 🧿✨ :
Yall in the wrong neighborhood!
2026-10-30 06:15:59
891
shortprincecosplay
𝕱𝖆𝖉𝖊𝖉 :
Showed up at crumbl today XD
2026-10-30 21:40:22
0
armahri
🧝🏿‍♀️ :
and it’s not even a friday yet 😂😂
2026-10-30 04:24:58
2010
all4r.bella
RosaBella :
Everybody was in normal ass outfits
2026-10-30 21:25:23
1
wackaroniiiii
Wackaroniiiii :
My girl and i dressed up Thursday and my girl was so mad no one else did… like we got a real costume and side costumes and yall ain’t even got sum fake blood
2026-10-30 21:51:01
0
skinnyerella
SHANEA💎 :
Me at work right now 🤣🤣
2026-10-30 14:10:00
1
jakiri_
Keana :
me yesterday as an alien cat 🐈
2026-10-30 15:55:51
1
imissmacmill.r
Stover :
Yall I’ve dressed up every day since last Saturday idk people have zero whimsy
2026-10-30 12:56:46
60
princess_teleyah
Leyah L :
we did!!! everybody was out thursday
2026-10-30 13:06:16
29
they__call__me__al
Allie🎲🎱❤️‍🔥 :
2026-10-30 15:31:09
26
manimoraa
mamo :
Yall are hilarious 😭😭😭😭😭😭
2026-10-30 09:52:38
32
steph_anie004
Stephanie 🌺 :
I wanted to dress up every day 😩 but I don’t have friends, and it’s my first Halloween being single so it would of been fun
2026-10-30 16:45:15
6
tankajahari1246
tankajahari1246🍕 :
Your my favorite person on this app 😂😂😂
2026-10-30 03:12:09
53
To see more videos from user @mallue_21, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jet Tempur F-16 Paksa Mendarat Pesawat Asing di Pekanbaru Dalam Skenario Latihan Force Down Sebuah pesawat asing terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa mengantongi izin penerbangan.  Situasi itu memicu pengerahan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi hingga pesawat tersebut dipaksa mendarat. Namun, pendaratan paksa atau force down bukan akhir dari operasi. Begitu pesawat menyentuh landasan, tahapan penegakan hukum dan pemeriksaan oleh sejumlah instansi harus segera dilakukan. Rangkaian situasi tersebut menjadi skenario latihan penanganan pasca-force down yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin di apron pangkalan, Pekanbaru. Latihan ini menggambarkan bagaimana sebuah dugaan pelanggaran wilayah udara ditangani sejak pesawat terdeteksi, diintersepsi, diidentifikasi, hingga dipaksa mendarat dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Dalam skenario latihan, pesawat tidak dikenal atau Low and Slow Aircraft (LASA X) terpantau bergerak di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I menuju wilayah udara Indonesia. Pemantauan Kosek I mendapati pesawat tersebut memasuki kawasan Selat Malaka tanpa dilengkapi Surat Clearance (SC) dan Flight Clearance (FC).  Kondisi itu membuat pesawat dikategorikan sebagai pesawat tidak dikenal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Merespons temuan tersebut, Pangko­sek I memerintahkan Skadron Udara 16 mengerahkan pesawat tempur melalui mekanisme scramble.  Proses intersepsi dilakukan dengan dukungan Ground Control Intercept (GCI) untuk mendekati sekaligus memastikan identitas pesawat yang dicurigai melanggar aturan penerbangan. Setelah identifikasi visual dilakukan, pesawat F-16 Skadron Udara 16 diperintahkan melaksanakan force down. Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, penanganan berlanjut ke tahap berikutnya. Asops Kosek I berkoordinasi dengan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjalankan prosedur penegakan hukum pasca-force down. Pada tahap inilah koordinasi lintas instansi menjadi penting. Penanganan tidak hanya melibatkan unsur TNI AU, tetapi juga instansi terkait di bidang kebandarudaraan, karantina, imigrasi, kesehatan, dan bea cukai. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, latihan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing, termasuk memastikan prosedur setelah pesawat dipaksa mendarat berjalan sesuai ketentuan. “Latihan ini bertujuan melatihkan unsur TNI AU, khususnya Lanud Roesmin Nurjadin, dalam menangani pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing. Selain itu, latihan ini juga melibatkan unsur kementerian dan lembaga terkait untuk menguji mekanisme penanganan pesawat asing setelah dilakukan pemaksaan mendarat (force down),” jelasnya. Menurut Abdul Haris, latihan tersebut sekaligus menguji Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down dan prosedur tetap yang berlaku di Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) beserta jajaran pangkalan di bawahnya. Ia menegaskan, setiap tahapan harus dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, mengingat penanganan pesawat asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai kewenangan masing-masing. #latihan #pesawattempur #tniau
Jet Tempur F-16 Paksa Mendarat Pesawat Asing di Pekanbaru Dalam Skenario Latihan Force Down Sebuah pesawat asing terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa mengantongi izin penerbangan. Situasi itu memicu pengerahan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi hingga pesawat tersebut dipaksa mendarat. Namun, pendaratan paksa atau force down bukan akhir dari operasi. Begitu pesawat menyentuh landasan, tahapan penegakan hukum dan pemeriksaan oleh sejumlah instansi harus segera dilakukan. Rangkaian situasi tersebut menjadi skenario latihan penanganan pasca-force down yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin di apron pangkalan, Pekanbaru. Latihan ini menggambarkan bagaimana sebuah dugaan pelanggaran wilayah udara ditangani sejak pesawat terdeteksi, diintersepsi, diidentifikasi, hingga dipaksa mendarat dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Dalam skenario latihan, pesawat tidak dikenal atau Low and Slow Aircraft (LASA X) terpantau bergerak di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I menuju wilayah udara Indonesia. Pemantauan Kosek I mendapati pesawat tersebut memasuki kawasan Selat Malaka tanpa dilengkapi Surat Clearance (SC) dan Flight Clearance (FC). Kondisi itu membuat pesawat dikategorikan sebagai pesawat tidak dikenal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Merespons temuan tersebut, Pangko­sek I memerintahkan Skadron Udara 16 mengerahkan pesawat tempur melalui mekanisme scramble. Proses intersepsi dilakukan dengan dukungan Ground Control Intercept (GCI) untuk mendekati sekaligus memastikan identitas pesawat yang dicurigai melanggar aturan penerbangan. Setelah identifikasi visual dilakukan, pesawat F-16 Skadron Udara 16 diperintahkan melaksanakan force down. Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, penanganan berlanjut ke tahap berikutnya. Asops Kosek I berkoordinasi dengan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjalankan prosedur penegakan hukum pasca-force down. Pada tahap inilah koordinasi lintas instansi menjadi penting. Penanganan tidak hanya melibatkan unsur TNI AU, tetapi juga instansi terkait di bidang kebandarudaraan, karantina, imigrasi, kesehatan, dan bea cukai. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, latihan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing, termasuk memastikan prosedur setelah pesawat dipaksa mendarat berjalan sesuai ketentuan. “Latihan ini bertujuan melatihkan unsur TNI AU, khususnya Lanud Roesmin Nurjadin, dalam menangani pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing. Selain itu, latihan ini juga melibatkan unsur kementerian dan lembaga terkait untuk menguji mekanisme penanganan pesawat asing setelah dilakukan pemaksaan mendarat (force down),” jelasnya. Menurut Abdul Haris, latihan tersebut sekaligus menguji Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down dan prosedur tetap yang berlaku di Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) beserta jajaran pangkalan di bawahnya. Ia menegaskan, setiap tahapan harus dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, mengingat penanganan pesawat asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai kewenangan masing-masing. #latihan #pesawattempur #tniau

About