@erich4531: Receta de canasta sencilla con panes, dátiles, aceitunas y pasta de lentejas Ingredientes 4 panes planos o trozos de pan rústico 1 taza de dátiles 1/2 taza de aceitunas verdes y negras 1 taza de lentejas cocidas 1 cucharada de aceite de oliva 1 cucharadita de jugo de limón 1 pizca de sal 1 pizca de comino, opcional Hierbas frescas para finalizar Modo de preparación Cocina las lentejas en agua hasta que estén suaves. Escurre bien y coloca en un tazón. Machaca las lentejas con aceite de oliva, limón, sal y comino. Mezcla hasta formar una pasta rústica. Calienta los panes rápidamente en un sartén o en horno bajo. Coloca los panes en una canasta sencilla. Agrega los dátiles a un lado. Añade las aceitunas en un tazón pequeño o directamente en la canasta. Coloca la pasta de lentejas en un recipiente pequeño de barro o cerámica. Finaliza con hierbas frescas. Sirve como una comida humilde, para compartir y acogedora #fyp

erich45
erich45
Open In TikTok:
Region: US
Friday 30 October 2026 02:58:14 GMT
263
77
26
23

Music

Download

Comments

user1820862450884
Анастасия. :
Аминь
2026-10-30 05:35:24
2
user1753228244639
user1753228244639 :
Ами́нь
2026-10-30 11:02:02
0
mamonscgddq
Каролинчик :
аминь
2026-10-30 16:28:32
0
user2087759482932
Ольга Возняк :
Амінь
2026-10-30 15:44:36
0
poneatna12
Kolea buruiana :
aminl amin amin
2026-10-30 17:13:00
0
user69904210601100
Галина Лукяник :
🥰🥰🥰 амінъ амінь амінь спасибі
2026-10-30 03:41:16
0
vitiha8
vitiha8 :
2026-10-30 07:53:36
0
andreeer242
Андрей добряк🤗 :
Аминь
2026-10-30 11:43:01
0
user6115547771943
Петро :
Амінь Амінь Амінь
2026-10-30 12:45:15
1
user128367546865
User58657889654 :
Амінь
2026-10-30 10:13:45
0
misyk.stec
BARCELONA🏆 :
Амінь
2026-10-30 11:38:38
0
user4950249987
Natalie :
аминь
2026-10-30 06:45:48
0
user1812272102071
Володимир Федорів :
амінь
2026-10-30 08:50:25
0
user9188120835805
Зоя Данільченко :
амінь
2026-10-30 11:06:26
0
user9937292763786
Амина :
аминь
2026-10-30 11:20:58
0
street.race.nsk757
Poxui_kuri :
аминь
2026-10-30 08:49:11
0
tv1ligw
🪽 :
аминь
2026-10-30 08:40:42
0
user3638396715559
user3638396715559 :
Аминь
2026-10-30 08:15:32
0
user336559137696
Віталій Скидан :
Амінь
2026-10-30 06:07:34
0
adrgsrds.ronaldo
adrgsrds RonaldoВиктор :
аминь да будет так аминь
2026-10-30 05:54:11
1
user4723930854107
Любовь Якунина :
аминь
2026-10-30 05:33:14
0
zubchenko_valera
zubchenko_valera :
Амінь Амінь Амінь
2026-10-30 05:17:01
0
user395329985305
Ріма Лакатош :
Амінь 🙏❤️❤️
2026-10-30 04:36:07
0
user4867662472570
Лёха капибара :
Аминь
2026-10-30 04:33:47
0
user69904210601100
Галина Лукяник :
амінь люблю тебе сильно ісусе христе
2026-10-30 03:41:31
1
To see more videos from user @erich4531, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jet Tempur F-16 Paksa Mendarat Pesawat Asing di Pekanbaru Dalam Skenario Latihan Force Down Sebuah pesawat asing terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa mengantongi izin penerbangan.  Situasi itu memicu pengerahan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi hingga pesawat tersebut dipaksa mendarat. Namun, pendaratan paksa atau force down bukan akhir dari operasi. Begitu pesawat menyentuh landasan, tahapan penegakan hukum dan pemeriksaan oleh sejumlah instansi harus segera dilakukan. Rangkaian situasi tersebut menjadi skenario latihan penanganan pasca-force down yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin di apron pangkalan, Pekanbaru. Latihan ini menggambarkan bagaimana sebuah dugaan pelanggaran wilayah udara ditangani sejak pesawat terdeteksi, diintersepsi, diidentifikasi, hingga dipaksa mendarat dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Dalam skenario latihan, pesawat tidak dikenal atau Low and Slow Aircraft (LASA X) terpantau bergerak di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I menuju wilayah udara Indonesia. Pemantauan Kosek I mendapati pesawat tersebut memasuki kawasan Selat Malaka tanpa dilengkapi Surat Clearance (SC) dan Flight Clearance (FC).  Kondisi itu membuat pesawat dikategorikan sebagai pesawat tidak dikenal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Merespons temuan tersebut, Pangko­sek I memerintahkan Skadron Udara 16 mengerahkan pesawat tempur melalui mekanisme scramble.  Proses intersepsi dilakukan dengan dukungan Ground Control Intercept (GCI) untuk mendekati sekaligus memastikan identitas pesawat yang dicurigai melanggar aturan penerbangan. Setelah identifikasi visual dilakukan, pesawat F-16 Skadron Udara 16 diperintahkan melaksanakan force down. Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, penanganan berlanjut ke tahap berikutnya. Asops Kosek I berkoordinasi dengan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjalankan prosedur penegakan hukum pasca-force down. Pada tahap inilah koordinasi lintas instansi menjadi penting. Penanganan tidak hanya melibatkan unsur TNI AU, tetapi juga instansi terkait di bidang kebandarudaraan, karantina, imigrasi, kesehatan, dan bea cukai. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, latihan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing, termasuk memastikan prosedur setelah pesawat dipaksa mendarat berjalan sesuai ketentuan. “Latihan ini bertujuan melatihkan unsur TNI AU, khususnya Lanud Roesmin Nurjadin, dalam menangani pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing. Selain itu, latihan ini juga melibatkan unsur kementerian dan lembaga terkait untuk menguji mekanisme penanganan pesawat asing setelah dilakukan pemaksaan mendarat (force down),” jelasnya. Menurut Abdul Haris, latihan tersebut sekaligus menguji Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down dan prosedur tetap yang berlaku di Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) beserta jajaran pangkalan di bawahnya. Ia menegaskan, setiap tahapan harus dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, mengingat penanganan pesawat asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai kewenangan masing-masing. #latihan #pesawattempur #tniau
Jet Tempur F-16 Paksa Mendarat Pesawat Asing di Pekanbaru Dalam Skenario Latihan Force Down Sebuah pesawat asing terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa mengantongi izin penerbangan. Situasi itu memicu pengerahan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi hingga pesawat tersebut dipaksa mendarat. Namun, pendaratan paksa atau force down bukan akhir dari operasi. Begitu pesawat menyentuh landasan, tahapan penegakan hukum dan pemeriksaan oleh sejumlah instansi harus segera dilakukan. Rangkaian situasi tersebut menjadi skenario latihan penanganan pasca-force down yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin di apron pangkalan, Pekanbaru. Latihan ini menggambarkan bagaimana sebuah dugaan pelanggaran wilayah udara ditangani sejak pesawat terdeteksi, diintersepsi, diidentifikasi, hingga dipaksa mendarat dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Dalam skenario latihan, pesawat tidak dikenal atau Low and Slow Aircraft (LASA X) terpantau bergerak di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I menuju wilayah udara Indonesia. Pemantauan Kosek I mendapati pesawat tersebut memasuki kawasan Selat Malaka tanpa dilengkapi Surat Clearance (SC) dan Flight Clearance (FC). Kondisi itu membuat pesawat dikategorikan sebagai pesawat tidak dikenal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Merespons temuan tersebut, Pangko­sek I memerintahkan Skadron Udara 16 mengerahkan pesawat tempur melalui mekanisme scramble. Proses intersepsi dilakukan dengan dukungan Ground Control Intercept (GCI) untuk mendekati sekaligus memastikan identitas pesawat yang dicurigai melanggar aturan penerbangan. Setelah identifikasi visual dilakukan, pesawat F-16 Skadron Udara 16 diperintahkan melaksanakan force down. Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, penanganan berlanjut ke tahap berikutnya. Asops Kosek I berkoordinasi dengan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjalankan prosedur penegakan hukum pasca-force down. Pada tahap inilah koordinasi lintas instansi menjadi penting. Penanganan tidak hanya melibatkan unsur TNI AU, tetapi juga instansi terkait di bidang kebandarudaraan, karantina, imigrasi, kesehatan, dan bea cukai. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, latihan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing, termasuk memastikan prosedur setelah pesawat dipaksa mendarat berjalan sesuai ketentuan. “Latihan ini bertujuan melatihkan unsur TNI AU, khususnya Lanud Roesmin Nurjadin, dalam menangani pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing. Selain itu, latihan ini juga melibatkan unsur kementerian dan lembaga terkait untuk menguji mekanisme penanganan pesawat asing setelah dilakukan pemaksaan mendarat (force down),” jelasnya. Menurut Abdul Haris, latihan tersebut sekaligus menguji Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down dan prosedur tetap yang berlaku di Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) beserta jajaran pangkalan di bawahnya. Ia menegaskan, setiap tahapan harus dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, mengingat penanganan pesawat asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai kewenangan masing-masing. #latihan #pesawattempur #tniau

About