@kompastv.indonesia: Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri Indonesia Hashim Djojohadikusumo berbicara soal usulan MSCI terkait pasar modal Indonesia. Hal ini disampaikan Hashim saat menghadiri acara Rapimnas Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Menurutnya jika investasi luar negeri keluar dari bursa saham Indonesia, bisa mengakibatkan rupiah semakin lemah. Dalam perhitungannya satu dolar AS bisa tembus hingga Rp21 ribu. "Ada yang bilang Rp22 ribu. Saya pernah diskusi sama Pak Rosan, kalau itu terjadi rupiah bisa Rp21 ribu sampai Rp22.000, pinjaman luar negeri kita harus kita bayar lebih mahal, ini bisa jadi bencana dan malapetaka bagi ekonomi Indonesia," ujar Hashim. Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #SOROTKompasTV #TikTokBerita #investorasing #nilaitukarrupiah #rupiahmelemah #kadin

KompasTV
KompasTV
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 30 October 2026 05:35:02 GMT
91681
2634
149
95

Music

Download

Comments

samsongwee
samsongwee :
Then why yr rupiah so low
2026-10-30 13:52:22
0
putrajambi021
putra 7803 :
hutang Jokowi yg membuat ngra kta rakyat nya menderita pak pajak segala mahal
2026-10-30 08:21:47
20
mbabodolempoh
luciau :
ni pelakunya
2026-10-30 08:33:10
0
khairyyjohann1972
Khairy Johan :
betul pak Hasyim apa yg BPK ucapkan. tapi negara2 yg BPK ucapkan warganya sudah sejahtra di atas rata rata. namun di negara kita yg kaya raya dri segala sumber alamnya. warga nya di miskunkan menderita satu dekade lamanya hutang2 jorjiran Tampa plenung yg baik koropsi menggila jaman mulyono
2026-10-30 08:49:19
3
user1058688348425
milan :
Tapi rakyat semaikin sengsara
2026-10-30 10:31:04
1
user472693830
hasan :
ga tau km pk swasembada, karena beras masih mahal...
2026-10-30 06:39:01
2
anwarm173
AnwarM17 :
percuma swasembada pangan tapi harga pangan naik gila gilaan
2026-10-30 22:47:06
0
de_formo
deformo :
kalau nanam sawit bohong apa kagak pak🤣🤣🤣
2026-10-30 11:54:12
1
adri.zalmi
Adri Zalmi :
Banyak yang minta minta di lampu merah kok bilang swasembada pangan
2026-10-30 14:02:30
1
day91695
Day :
Percepat hilirisasi.. Stop ekspor CPO.. jadikan produk2 turunan semua didalam negeri.. gunakan batubara untuk pembangkit tenaga listrik sementara..
2026-10-30 08:20:19
8
yeobo9999
Yeobo🔝™️💞 :
sehat dan panjang umur pa hasim
2026-10-30 08:43:33
5
gtw_njirr00
Siswanto :
maling teriak maling
2026-10-30 10:55:05
4
emosional12
La beleke :
2026-10-30 10:36:20
4
yang_sabar_ya_arkan
A HA TI :
Pak pondasi negara kita benar benar kuat apa tidak, kalau pondasi kuat ekonomi kita harusnya bisa tumbuh,
2026-10-30 12:14:10
0
maxozon
Serba Ada $88 :
Perusahaan swasta yang menambah devisa negara diringkus BUMN penyumbang rugi kita suntik lagi agar kelihatan laba saran : Tiru sistem mereka rekrut bersama kenapa bisa untung agar BUMN negara bisa menopang ekonomi bangsa
2026-10-30 06:53:13
2
din.din5558
Din Din :
Dunia .......... tidak total luar ........
2026-10-30 12:39:22
1
cina.itam23
wahyuddin⭐⭐⭐ :
makanya tolong saya cepat. hak saya
2026-10-30 10:50:07
2
luckydimas10
sifu putu jawa :
SDH wajar rakyat kritik.krena semua di negri ini semua di pajakin.pajak kluarga.listrik motor sklh SIM aja mahal.penghasilan rakyat mu terbatas PK.coba datang ke plosok2.buat makan aja susah.slm hormat PK.
2026-10-30 15:30:19
1
fuddynsarif
Syarif fuddyn :
ternyata partai Gerindra gak bisa kerja 😁😁😁
2026-10-30 05:58:26
5
pelangi.pagi00
PELANGI :
semua negara didunia punya utang.. trus yg ngutang i itu siapa..?
2026-10-30 06:13:14
1
din.din5558
Din Din :
Dunia ........... tidak total luar ...........
2026-10-30 12:39:41
1
excavator91
@Exca :
yg gak bohong pejabat bnyk korupnya
2026-10-30 08:52:28
2
ndira06
ipung@bagong87 :
alangkah baiknya negara gak punya hutang jangan bandingkan dengan negara lain
2026-10-30 12:31:13
1
azzamazmi86
azzam azmi :
bohong apa
2026-10-30 05:48:19
1
maketekcupak01
Rang Cupak :
teiamakasih yg koruptor merajalela masarakat susah memiayai anak sekolah pajak terlalu besar bagi rakyat apa yg tak dipajak @
2026-10-30 15:54:12
0
To see more videos from user @kompastv.indonesia, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About