@ariallie73:

TheFishingbaitKING
TheFishingbaitKING
Open In TikTok:
Region: US
Friday 30 October 2026 08:58:00 GMT
2568
3
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @ariallie73, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tan Malaka itu Bapak Republik yang hidupnya jomblo selamanya sampai mati, semua kisah cintanya kandas. 1. Cinta pertama: Syarifah Nawawi - yang paling tragis Waktu umur 15 tahun di Kweekschool Bukittinggi tahun 1907, Tan Malaka jatuh cinta sama Syarifah Nawawi. Syarifah anak guru bahasa Melayu nya sendiri. Di usia 17 tahun, ibunya maksa dia dua pilihan: terima gelar adat Datuk atau segera dinikahkan dengan gadis pilihan ibunya. Tan yang keras kepala nolak gelar. Tapi karena dia diam-diam cinta sama Syarifah, dia akhirnya milih nerima gelar Datuk jadi Ibrahim Datuk Tan Malaka, biar nggak dijodohin. Ironisnya, cintanya bertepuk sebelah tangan. Syarifah nggak pernah anggep dia. Waktu sejarawan Belanda Harry Poeze nanya ke Syarifah tentang Tan, Syarifah jawab: Tan Malaka? Hmm, dia seorang pemuda yang aneh. Karena Tan harus berangkat kuliah ke Belanda tahun 1913, mereka pisah. Tanpa kabar, Syarifah akhirnya nikah sama Bupati Cianjur RAA Wiranatakusumah V yang sudah punya 2 istri dan 5 anak dari selir. Pernikahan itu cerai tahun 1924. Tan sempat balik lagi tahun 1924 buat ngelamar Syarifah yang sudah janda. Ditolak lagi untuk kedua kalinya. Sama perempuan yang sama. 2. Fenny Struijvenberg di Belanda Pas kuliah di Belanda, dia deket sama mahasiswi kedokteran Belanda berdarah campuran. Hubungannya serius, tapi kandas karena Tan dibuang dan jadi buronan politik keliling dunia. 3. Nona Carmen di Filipina Waktu pelarian di Filipina pakai nama samaran Elias Fuentes, dia jatuh cinta sama anak rektor di Manila. Hubungan kandas karena Tan ditangkap intelijen dan dideportasi keluar Filipina. 4. Gadis AP di Tiongkok Di Amoy Xiamen China tahun 1930-an pakai nama Ong Soong Lee, dia buka sekolah bahasa. Ada gadis berinisial AP yang sering datang belajar bahasa Inggris dan curhat. Saling terbuka, tapi Tan harus cabut ke Burma tahun 1937. 5. Paramita Rahayu Abdurrahman - yang terakhir Ini keponakan Ahmad Soebardjo Menteri Luar Negeri pertama. Ketemu tahun 1945 di rumah Ahmad Soebardjo pas Tan pulang sembunyi-sembunyi ke Indonesia. Hubungan mereka paling dekat, bahkan disebut sudah tunangan. Tapi lagi-lagi kandas karena Tan lebih milih gerilya. Tan sendiri ngaku ke Adam Malik: Pernah. Tiga kali, malahan. Sekali di Belanda, sekali di Filipina, dan sekali lagi di Indonesia. Tapi, ya, semua itu hanya cinta yang tak sampai. Perhatian saya terlalu besar untuk perjuangan. Sampai dia ditembak mati tentara Republik sendiri di Selopanggung Kediri 21 Februari 1949 umur 51 tahun, dia nggak pernah nikah.                                                                  #tanmalaka #bapak #republikindonesia #fyp #foryou
Tan Malaka itu Bapak Republik yang hidupnya jomblo selamanya sampai mati, semua kisah cintanya kandas. 1. Cinta pertama: Syarifah Nawawi - yang paling tragis Waktu umur 15 tahun di Kweekschool Bukittinggi tahun 1907, Tan Malaka jatuh cinta sama Syarifah Nawawi. Syarifah anak guru bahasa Melayu nya sendiri. Di usia 17 tahun, ibunya maksa dia dua pilihan: terima gelar adat Datuk atau segera dinikahkan dengan gadis pilihan ibunya. Tan yang keras kepala nolak gelar. Tapi karena dia diam-diam cinta sama Syarifah, dia akhirnya milih nerima gelar Datuk jadi Ibrahim Datuk Tan Malaka, biar nggak dijodohin. Ironisnya, cintanya bertepuk sebelah tangan. Syarifah nggak pernah anggep dia. Waktu sejarawan Belanda Harry Poeze nanya ke Syarifah tentang Tan, Syarifah jawab: Tan Malaka? Hmm, dia seorang pemuda yang aneh. Karena Tan harus berangkat kuliah ke Belanda tahun 1913, mereka pisah. Tanpa kabar, Syarifah akhirnya nikah sama Bupati Cianjur RAA Wiranatakusumah V yang sudah punya 2 istri dan 5 anak dari selir. Pernikahan itu cerai tahun 1924. Tan sempat balik lagi tahun 1924 buat ngelamar Syarifah yang sudah janda. Ditolak lagi untuk kedua kalinya. Sama perempuan yang sama. 2. Fenny Struijvenberg di Belanda Pas kuliah di Belanda, dia deket sama mahasiswi kedokteran Belanda berdarah campuran. Hubungannya serius, tapi kandas karena Tan dibuang dan jadi buronan politik keliling dunia. 3. Nona Carmen di Filipina Waktu pelarian di Filipina pakai nama samaran Elias Fuentes, dia jatuh cinta sama anak rektor di Manila. Hubungan kandas karena Tan ditangkap intelijen dan dideportasi keluar Filipina. 4. Gadis AP di Tiongkok Di Amoy Xiamen China tahun 1930-an pakai nama Ong Soong Lee, dia buka sekolah bahasa. Ada gadis berinisial AP yang sering datang belajar bahasa Inggris dan curhat. Saling terbuka, tapi Tan harus cabut ke Burma tahun 1937. 5. Paramita Rahayu Abdurrahman - yang terakhir Ini keponakan Ahmad Soebardjo Menteri Luar Negeri pertama. Ketemu tahun 1945 di rumah Ahmad Soebardjo pas Tan pulang sembunyi-sembunyi ke Indonesia. Hubungan mereka paling dekat, bahkan disebut sudah tunangan. Tapi lagi-lagi kandas karena Tan lebih milih gerilya. Tan sendiri ngaku ke Adam Malik: Pernah. Tiga kali, malahan. Sekali di Belanda, sekali di Filipina, dan sekali lagi di Indonesia. Tapi, ya, semua itu hanya cinta yang tak sampai. Perhatian saya terlalu besar untuk perjuangan. Sampai dia ditembak mati tentara Republik sendiri di Selopanggung Kediri 21 Februari 1949 umur 51 tahun, dia nggak pernah nikah. #tanmalaka #bapak #republikindonesia #fyp #foryou

About