@sonlocchanel1:

sonlocchanel
sonlocchanel
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 30 October 2026 13:33:47 GMT
138704
5638
33
17

Music

Download

Comments

dng.khi828
Dương Khải :
thăm câu chưa anh lộc
2026-10-30 14:06:47
1
thichnghe133
người nam :
mùa nước nổi đẹp quá
2026-11-02 03:10:01
1
nguyn.vn.hao.hao5
Nguyễn Văn Hào :
cho e vô nhom duoc khong anh
2026-10-31 14:01:26
1
t.nguyn6330
ÁNH SÁNG… :
Lưới giăng thẳng quá, giăng cao nữa sao dính, giăng dùn lại và xác đất mới dính
2026-10-31 05:45:09
1
oanhtran6330
Oanh Trần :
Sóng qua
2026-10-30 23:38:41
0
pklv2207
câu 3 miên tay :
chào a lộc
2026-10-30 14:09:16
0
.886222
Bố Già mafia 🤣 :
😂
2026-10-31 12:31:47
0
tungsports92
Bèo :
Đầu nè
2026-10-30 13:36:24
1
l.n6371
ân @#1992 :
🥰🥰
2026-10-30 14:10:49
0
tnh.dng39
TÍNH DƯƠNG :
2026-10-30 14:08:15
0
thich_hit_khongkhi
Nguyễn Quang :
2026-11-01 05:04:42
0
anhbe00000
tuấn anh🐧 :
giăng lưới cao với căng quá a duộc ơi
2026-10-31 10:49:58
0
buoi.kia48
Buoi Kia :
hay quá đi anh ơi
2026-10-31 11:43:49
0
camau111111
Harry Potter 69 :
2026-10-30 13:38:41
0
phuc_okinawa
Khách_Sạn_Okinawa :
Ủng hộ a
2026-10-30 14:10:24
0
nguyentoan67l2
Nguyễn Toàn :
coi chừng có người thăm giùm mình rồi đó
2026-10-31 14:48:31
0
shin_perfume97
Shin Perfume 🎭 :
kéo côn đi anh lộc
2026-11-01 07:06:12
0
anla_9x
La Ngọc Ân :
Ý là tại đem cái thùng bự quá chi 🤣🤣🤣
2026-10-30 14:09:53
0
nguyn.duy.khang96
Cá mập biết pay :
Chào anh guộc
2026-10-30 13:43:47
0
nghiadubai67
𝙏𝙧ầ𝙣 𝙉𝙜𝙝ĩ𝙖 67✈️ :
Làm vlog đẫy côn đi anh 😁😁
2026-10-31 07:37:10
0
tranvnha5
Mọt người cô đôn :
🥰🥰🥰
2026-10-31 14:08:06
0
trandk397
TRẦN TÀI :
😁😁😁
2026-10-30 15:39:22
0
khanh12022
102🐬 :
😳😳😳
2026-10-30 18:12:42
0
letan.phuoc
Văn :
🥰🥰🥰
2026-10-30 14:38:51
0
duongdd1004
ducduong :
🥰🥰🥰
2026-11-01 17:14:57
0
To see more videos from user @sonlocchanel1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dua Tahun Menikah, Tapi Suami Cuma Mau Berhubungan Sekali. Ternyata Selama Ini Istrinya Menyimpan Luka yang Nggak Pernah Dia Ceritakan. Awalnya aku pikir pernikahan kami baik-baik aja. Kami sudah dua tahun menikah, tapi anehnya, selama itu suamiku cuma mau berhubungan intim sekali denganku. Setiap kali aku mencoba mendekat atau mengajaknya menghabiskan waktu berdua, alasannya selalu sama. Capek, banyak pikiran, atau sedang nggak mood. Awalnya aku masih berusaha memahami. Aku pikir mungkin dia memang sedang sibuk dengan pekerjaan atau sedang banyak masalah. Tapi lama-kelamaan aku mulai bertanya-tanya, sebenarnya apa yang salah denganku? Sampai akhirnya aku merasa hubungan ini sudah hambar banget. Kami memang masih tinggal satu rumah, tidur di kamar yang sama, bahkan masih makan bersama. Tapi rasanya seperti dua orang asing yang cuma kebetulan berada di bawah satu atap. Puncaknya terjadi tepat di hari anniversary pernikahan kami yang kedua. Hari yang seharusnya menjadi momen spesial, justru menjadi hari ketika aku mengetahui sesuatu yang selama ini nggak pernah aku bayangkan. Aku memberanikan diri bertanya kenapa suamiku selalu menghindar setiap kali aku ingin dekat dengannya. Tapi jawaban yang keluar dari mulutnya benar-benar bikin hatiku hancur. Dia bilang kalau sebenarnya dia sudah capek dan muak denganku. Bahkan dia mengaku malu punya istri sepertiku. Katanya, setiap kali ingin berhubungan intim, dia selalu teringat dengan kekurangan fisikku. Dia bahkan membandingkan aku dengan perempuan lain yang menurutnya lebih menarik. Aku mencoba menahan tangis dan bertanya, kenapa dia nggak pernah membicarakan hal itu baik-baik denganku? Tapi bukannya menenangkan, dia justru mengatakan kalau selama ini dia sudah berusaha bertahan. Dia bahkan menyuruhku untuk bercermin dan memperbaiki penampilan kalau masih ingin mempertahankan rumah tangga ini. Bayangkan, perempuan yang selama dua tahun berusaha menjaga rumah tangganya, ternyata harus menerima kenyataan bahwa dirinya dianggap nggak menarik oleh orang yang sudah berjanji mencintainya seumur hidup. Sejak hari itu aku mulai sadar, ternyata yang paling menyakitkan bukan cuma ketika suami nggak lagi menginginkan kita. Tapi ketika orang yang seharusnya menjadi tempat kita merasa aman, justru menjadi orang pertama yang membuat kita merasa rendah dan nggak percaya diri dengan tubuh sendiri. Dan sekarang aku cuma bisa bertanya dalam hati... Apa memang seorang istri harus selalu terlihat sempurna supaya tetap dicintai dan diinginkan oleh suaminya sendiri?
Dua Tahun Menikah, Tapi Suami Cuma Mau Berhubungan Sekali. Ternyata Selama Ini Istrinya Menyimpan Luka yang Nggak Pernah Dia Ceritakan. Awalnya aku pikir pernikahan kami baik-baik aja. Kami sudah dua tahun menikah, tapi anehnya, selama itu suamiku cuma mau berhubungan intim sekali denganku. Setiap kali aku mencoba mendekat atau mengajaknya menghabiskan waktu berdua, alasannya selalu sama. Capek, banyak pikiran, atau sedang nggak mood. Awalnya aku masih berusaha memahami. Aku pikir mungkin dia memang sedang sibuk dengan pekerjaan atau sedang banyak masalah. Tapi lama-kelamaan aku mulai bertanya-tanya, sebenarnya apa yang salah denganku? Sampai akhirnya aku merasa hubungan ini sudah hambar banget. Kami memang masih tinggal satu rumah, tidur di kamar yang sama, bahkan masih makan bersama. Tapi rasanya seperti dua orang asing yang cuma kebetulan berada di bawah satu atap. Puncaknya terjadi tepat di hari anniversary pernikahan kami yang kedua. Hari yang seharusnya menjadi momen spesial, justru menjadi hari ketika aku mengetahui sesuatu yang selama ini nggak pernah aku bayangkan. Aku memberanikan diri bertanya kenapa suamiku selalu menghindar setiap kali aku ingin dekat dengannya. Tapi jawaban yang keluar dari mulutnya benar-benar bikin hatiku hancur. Dia bilang kalau sebenarnya dia sudah capek dan muak denganku. Bahkan dia mengaku malu punya istri sepertiku. Katanya, setiap kali ingin berhubungan intim, dia selalu teringat dengan kekurangan fisikku. Dia bahkan membandingkan aku dengan perempuan lain yang menurutnya lebih menarik. Aku mencoba menahan tangis dan bertanya, kenapa dia nggak pernah membicarakan hal itu baik-baik denganku? Tapi bukannya menenangkan, dia justru mengatakan kalau selama ini dia sudah berusaha bertahan. Dia bahkan menyuruhku untuk bercermin dan memperbaiki penampilan kalau masih ingin mempertahankan rumah tangga ini. Bayangkan, perempuan yang selama dua tahun berusaha menjaga rumah tangganya, ternyata harus menerima kenyataan bahwa dirinya dianggap nggak menarik oleh orang yang sudah berjanji mencintainya seumur hidup. Sejak hari itu aku mulai sadar, ternyata yang paling menyakitkan bukan cuma ketika suami nggak lagi menginginkan kita. Tapi ketika orang yang seharusnya menjadi tempat kita merasa aman, justru menjadi orang pertama yang membuat kita merasa rendah dan nggak percaya diri dengan tubuh sendiri. Dan sekarang aku cuma bisa bertanya dalam hati... Apa memang seorang istri harus selalu terlihat sempurna supaya tetap dicintai dan diinginkan oleh suaminya sendiri?

About