@lon_le8: كلامهم...#عبارات_حزينه💔 #اقتباسات #fyp #explore #خواطر

🥀lonely 🥀
🥀lonely 🥀
Open In TikTok:
Region: EG
Friday 30 October 2026 15:55:01 GMT
6436
692
37
57

Music

Download

Comments

rehapgamal745
◕︵مــبــ؏ــثـرة␟❶ :
اه والله😔😔
2026-10-30 16:02:34
8
user2238122269106
المرعب :
والله صحيح 😢😢😢
2026-10-31 05:29:51
4
yasminemalki51
Yasmine :
هم كيف يعاملوك 🥺 وبعدين يقولون سامحيني
2026-10-30 20:10:32
4
hapipareda407
آلمہلآكہ آلحہآلمہ😇🥀 :
بالفعل 💔☺️
2026-10-30 18:54:36
4
user8119672283677
فخمات الانمي :
كن قوين لا تهتم لا كلامهم فه دومن يتمنو لك الشر
2026-10-30 18:38:44
4
14meysa2
𝒎𝒆𝒚𝒔𝒂❀ :
2026-11-01 18:18:00
3
user3585868600198
محمد محمود :
صحح
2026-10-30 16:43:24
4
user542113153410
شمس الدين شمس الدين :
😭😭وكل سهم لن يشفى بسهولة
2026-10-31 10:55:36
1
m77on66
وحيده كالقمر 🙈❤❤ :
حصل والله 😔💔💔💔
2026-10-30 18:47:40
2
user6634802786993
BOSHRA TAHA :
انت خلتني ابكى 😔😞😭😭😭
2026-10-31 08:45:28
1
fraj4737
FRAj2011 :
اه والله
2026-10-30 18:55:48
2
userbo1w7mooci
arnoupa :
طريق ما يبقاش طريق من غير عواقه لا تستسلم
2026-10-30 19:30:08
1
.200842889
メزكُہريہا 2008父 :
الناس نحن اسفين لا عادي ما صار شي .....قلبي 💔💔💔😣😣
2026-10-31 18:04:35
1
maghool_0s
💜ray senpai💜 :
حقيقي
2026-10-30 16:02:42
3
khalid.zinniba
خالد الزينبي :
2026-10-30 19:09:05
3
abdo.daoudi27
Abdo Daoudi :
❤️❤️
2026-10-30 19:09:09
2
fraj4737
FRAj2011 :
2026-10-30 18:56:17
3
yaseen_869
𒈞꧂🎮FF..YASEEN..FF🎮𒈞꧂ :
2026-10-30 16:14:44
2
marocmaroc1311
khadija maroc :
ماهو السبب ياصديقي ماهو السبب الدي جعلك هاكذا 💔💔💔💔💔💔💔💔💔
2026-10-30 21:30:17
1
rawan.reda319
Rawan Reda :
عندك حق 💔
2026-10-30 16:06:09
2
top04646
ابن اسكندريه🍓🥲 :
حصل معايا كتير[قلب موجوع]
2026-10-31 17:45:23
1
maged.aljmay
الشمري😏 :
الاحسن انه تترك المكان
2026-11-01 21:58:02
1
user887708554378
•잔잔한 파도•°💜 :
هكذا هم البشر ازية الناس لعبة عندهم😔❤️‍🩹❤️‍🩹
2026-10-30 21:48:49
1
roman.reigns6425
꧁ঔৣ☬ حوراء ☬ঔৣ꧂ :
😭
2026-10-31 09:18:24
1
mohamedibr55him
Mohamed Ibrahim 771 :
😭
2026-10-30 19:17:07
1
To see more videos from user @lon_le8, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku:  aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh.  Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli.  Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tersiksa menahan sakit, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang seharusnya jadi tempat bersandar justru mendepakku, menuduhku tidak berbakti, dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. #viral #fyp #darahtinggi #tekanandarahtinggi #hipertensi

About