@umaraa21:

( u̲m̲a̲r̲ ) 🔹️
( u̲m̲a̲r̲ ) 🔹️
Open In TikTok:
Region: NG
Friday 30 October 2026 20:32:54 GMT
50224
5693
92
314

Music

Download

Comments

illyasuabdullahii
Illyasu Abdullahi Idris :
tofa anawata gawata
2026-10-30 22:42:05
3
kosangosolar
KOSANGO SOLAR :
Ku saya masa solar
2026-10-30 23:22:35
0
nuraddeen.haruna4
nuraddeen haruna :
hhhhhhhhhh
2026-10-30 22:33:38
0
danbulawusabuamnert
🤞DANBULAWUS🤞 :
2026-10-30 23:54:23
0
oga.mubarak
✨ @EL batchangue 🔥🇳🇪🇱🇾⚔️⚡ :
😂😂😂
2026-10-31 00:37:24
0
agmandamazawad0
AG mandam azawad :
2026-10-31 00:44:01
0
agmandamazawad0
AG mandam azawad :
2026-10-31 00:43:58
0
abdoul.aziz.ibrah83
بن إبراهيم حفظك الله :
2026-10-30 23:29:16
0
abdoul.maisroi
Abdoul🥰le💕roi😍 :
2026-10-30 22:08:21
0
ishaku.dan.zuru10
Ishaku Dan zuru107 :
😂😂😂
2026-10-31 02:07:11
0
assadekmaganbu
Assadek 📍♻️ :
🤣🤣😂
2026-10-31 02:03:38
0
kassoumou.aboubac5
kassoumou aboubacar :
🥰🥰🥰
2026-10-31 01:55:06
0
libabatu.ali
Libabatu Ali :
😂😂😂
2026-10-31 01:46:54
0
amirouozil262
AMIROU.OZIL :
🥰🥰🥰
2026-10-31 01:45:36
0
moyen847
Mon :
😂😂😂
2026-10-31 01:34:55
0
wada.kt.1t
Wada Kt 1t :
😁😁😁
2026-10-31 01:33:44
0
issa.mohamed947
issa RN4 :
😂😂😂
2026-10-31 01:26:21
0
itz.dantawaye
itz.dantawaye :
😂😂😂
2026-10-31 01:24:48
0
itz.dantawaye
itz.dantawaye :
🥰🥰🥰
2026-10-31 01:24:46
0
naseru41
naseru🙌🙌🙌🙌🙌🙌 :
❤️❤️❤️
2026-10-31 01:23:48
0
kabiru.usman932
Kabiru usman :
🥰🥰🥰
2026-10-31 01:16:16
0
gambokantari
allahhamdulilah :
😂😂😂
2026-10-31 01:09:46
0
userxana1
user xana :
😂😂😂
2026-10-31 01:08:45
0
elhibrahimmedala
elh Ibrahim Me dala 💵💵 :
😂😂😂
2026-10-31 00:44:52
0
user9637994921227
Ma'aru :
😂😂😂
2026-10-30 20:47:48
0
To see more videos from user @umaraa21, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

VIDEO ARMADA PENGANGKUT SOLAR SUBSIDI RAIB USAI DIAMANKAN POLRES KENDAL, PUBLIK PERTANYAKAN KEJELASAN PENANGANAN KASUS MATA KITA BERSAMA | KENDAL KENDAL — Keberadaan sebuah truk besar yang sebelumnya diamankan aparat kepolisian karena diduga mengangkut solar bersubsidi kini menjadi sorotan. Pasalnya, armada tersebut dikabarkan sudah tidak terlihat lagi di lingkungan Polres Kendal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kelanjutan penanganan perkara serta status hukum kendaraan tersebut. Peristiwa penindakan itu disebut terjadi pada 27 Juli 2026 sekitar pukul 01.15 WIB di SPBU 44.513.06. Saat itu, anggota Polsek Brangsong bersama pihak yang melakukan pemantauan mengamankan sebuah truk berwarna hijau dengan kapasitas angkut yang cukup besar. Truk tersebut kemudian dibawa ke Polres Kendal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ketika bagian bak kendaraan diperiksa, ditemukan lebih dari tiga kempu atau wadah penampung berkapasitas sekitar 1.000 liter di dalamnya. Selain itu, kendaraan tersebut diduga dilengkapi sejumlah barcode dan pelat nomor berbeda yang disinyalir digunakan untuk mempermudah pengambilan BBM bersubsidi jenis solar. Temuan ini semestinya menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi secara lebih mendalam. Namun, perkembangan berikutnya justru menimbulkan tanda tanya. Berdasarkan penelusuran di lapangan, truk yang sebelumnya diamankan tersebut kini tidak lagi terlihat berada di halaman Polres Kendal. Hilangnya keberadaan armada dari lokasi penyimpanan memunculkan pertanyaan mendasar: apakah kendaraan tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya, dipindahkan, atau terdapat keputusan lain dalam proses penanganannya? Informasi yang beredar menyebutkan kendaraan itu diduga berkaitan dengan seorang oknum anggota TNI aktif berinisial DV. Meski demikian, informasi mengenai kepemilikan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan status kendaraan maupun pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pengangkutan solar bersubsidi tersebut. Publik juga mempertanyakan apakah penyidik telah menelusuri asal BBM, tujuan pengiriman, dugaan gudang penampungan, pihak perusahaan yang diduga terlibat, hingga kemungkinan adanya jaringan yang mengorganisasi pengambilan solar bersubsidi tersebut. Persoalan ini tidak boleh berhenti hanya pada pengamanan kendaraan. Jika benar terdapat indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi dalam jumlah besar, aparat perlu mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. Apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, koordinasi dengan Polisi Militer sesuai kewenangannya juga diperlukan agar proses penegakan hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih. Masyarakat berhak memperoleh penjelasan mengenai perkembangan perkara tersebut. Kepolisian diharapkan memberikan keterangan terbuka terkait alasan truk tidak lagi berada di lingkungan Polres Kendal, apakah sudah dilakukan pemeriksaan, serta bagaimana kelanjutan proses hukumnya. JANGAN BIARKAN SUBSIDI NEGARA MENJADI LADANG KEUNTUNGAN OKNUM! Penanganan kasus ini menjadi ujian bagi profesionalitas aparat dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Penegakan hukum harus berlaku adil tanpa memandang jabatan, pangkat, maupun latar belakang pihak yang diperiksa. Masyarakat menunggu jawaban yang jelas, bukan sekadar kabar hilangnya kendaraan dari halaman kantor kepolisian. Transparansi dan keberanian mengungkap jaringan hingga ke aktor utama menjadi hal yang sangat dinantikan. MATA KITA BERSAMA — Mengawal Informasi, Mengungkap Fakta. #MataKitaBersama #SolarSubsidi #PolresKendal #BBMBersubsidi #TransparansiHukum
VIDEO ARMADA PENGANGKUT SOLAR SUBSIDI RAIB USAI DIAMANKAN POLRES KENDAL, PUBLIK PERTANYAKAN KEJELASAN PENANGANAN KASUS MATA KITA BERSAMA | KENDAL KENDAL — Keberadaan sebuah truk besar yang sebelumnya diamankan aparat kepolisian karena diduga mengangkut solar bersubsidi kini menjadi sorotan. Pasalnya, armada tersebut dikabarkan sudah tidak terlihat lagi di lingkungan Polres Kendal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kelanjutan penanganan perkara serta status hukum kendaraan tersebut. Peristiwa penindakan itu disebut terjadi pada 27 Juli 2026 sekitar pukul 01.15 WIB di SPBU 44.513.06. Saat itu, anggota Polsek Brangsong bersama pihak yang melakukan pemantauan mengamankan sebuah truk berwarna hijau dengan kapasitas angkut yang cukup besar. Truk tersebut kemudian dibawa ke Polres Kendal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ketika bagian bak kendaraan diperiksa, ditemukan lebih dari tiga kempu atau wadah penampung berkapasitas sekitar 1.000 liter di dalamnya. Selain itu, kendaraan tersebut diduga dilengkapi sejumlah barcode dan pelat nomor berbeda yang disinyalir digunakan untuk mempermudah pengambilan BBM bersubsidi jenis solar. Temuan ini semestinya menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi secara lebih mendalam. Namun, perkembangan berikutnya justru menimbulkan tanda tanya. Berdasarkan penelusuran di lapangan, truk yang sebelumnya diamankan tersebut kini tidak lagi terlihat berada di halaman Polres Kendal. Hilangnya keberadaan armada dari lokasi penyimpanan memunculkan pertanyaan mendasar: apakah kendaraan tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya, dipindahkan, atau terdapat keputusan lain dalam proses penanganannya? Informasi yang beredar menyebutkan kendaraan itu diduga berkaitan dengan seorang oknum anggota TNI aktif berinisial DV. Meski demikian, informasi mengenai kepemilikan tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait. Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan status kendaraan maupun pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pengangkutan solar bersubsidi tersebut. Publik juga mempertanyakan apakah penyidik telah menelusuri asal BBM, tujuan pengiriman, dugaan gudang penampungan, pihak perusahaan yang diduga terlibat, hingga kemungkinan adanya jaringan yang mengorganisasi pengambilan solar bersubsidi tersebut. Persoalan ini tidak boleh berhenti hanya pada pengamanan kendaraan. Jika benar terdapat indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi dalam jumlah besar, aparat perlu mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat. Apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, koordinasi dengan Polisi Militer sesuai kewenangannya juga diperlukan agar proses penegakan hukum berjalan transparan dan tidak tebang pilih. Masyarakat berhak memperoleh penjelasan mengenai perkembangan perkara tersebut. Kepolisian diharapkan memberikan keterangan terbuka terkait alasan truk tidak lagi berada di lingkungan Polres Kendal, apakah sudah dilakukan pemeriksaan, serta bagaimana kelanjutan proses hukumnya. JANGAN BIARKAN SUBSIDI NEGARA MENJADI LADANG KEUNTUNGAN OKNUM! Penanganan kasus ini menjadi ujian bagi profesionalitas aparat dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Penegakan hukum harus berlaku adil tanpa memandang jabatan, pangkat, maupun latar belakang pihak yang diperiksa. Masyarakat menunggu jawaban yang jelas, bukan sekadar kabar hilangnya kendaraan dari halaman kantor kepolisian. Transparansi dan keberanian mengungkap jaringan hingga ke aktor utama menjadi hal yang sangat dinantikan. MATA KITA BERSAMA — Mengawal Informasi, Mengungkap Fakta. #MataKitaBersama #SolarSubsidi #PolresKendal #BBMBersubsidi #TransparansiHukum

About