@bfmtv: Un squelette de dinosaure vieux de 167 millions d’années va être vendu aux enchères, le 18 novembre 2026. Des scientifiques s'opposent à la vente et souhaitent qu'il soit conservé dans une institution publique. #dinosaure #enchères #fossile

BFMTV
BFMTV
Open In TikTok:
Region: FR
Friday 30 October 2026 20:37:35 GMT
68099
5098
116
194

Music

Download

Comments

htelvsi
𝕏 Arbel 𝕏 :
je vous l'achète le prix d'un plein d'essence
2026-10-30 21:06:55
306
rose02820
Rose :
ça devrait aller dans un musée, pas vendu aux enchères
2026-10-30 20:47:31
273
k2n.229
kdeuxx🌪️ :
scary monster
2026-10-30 20:50:42
23
user84440390846713
Erika :
Quelqu'un va payer cher ce dinosaure
2026-10-30 20:56:29
123
juliechris49
julie :
aucun respect pour le dinosaure c'est grave
2026-10-30 21:57:45
61
n_mithrandir
n_mithrandir :
C’est honteux
2026-10-30 22:01:39
4
_louis.hgd_
_louis.hgd_ :
Je vous l’achète 3€ et une baguette
2026-10-30 20:44:28
76
poisson00000
LucasK🐟🎣 :
Pourquoi le vendre c’est ridicule
2026-10-30 20:41:29
21
ussrreeeerrrrr008154699
Nonaame777 :
- des gens y croient encore ??
2026-10-30 21:31:18
7
bonkaservices90
Bonka services :
Mensonge
2026-10-31 13:42:13
1
gmve_0
GMVE✌🏼 :
L’être humain me dégoûte
2026-10-31 07:53:30
12
younes92k0
Matcha boy ❤️🍵 :
Lupin il va le voler (assane Diop)
2026-10-30 20:39:42
11
unmeclambda1
Titi 🪐 :
Si un jour je suis maxi riche et que jmachetz un squelette, jle laisserais au moin accessible aux scientifiques genre
2026-10-30 21:35:33
18
xflavix_officiel
xflavix_officiel :
Au enchère, je sais ce que je dois faire
2026-10-30 22:26:32
12
sakura.lncr
𝙎 𝘼 𝙆 𝙐 𝙍 𝘼 🌸 :
C’est n’importe quoi
2026-10-31 09:34:37
5
al_tlc001678
Alice :
Qui le vend l’état ? Pourquoi ?
2026-10-30 23:34:42
0
jalel.bricklegrand
jalel brick le grand 2 :
C’est une blague ?
2026-10-30 22:36:26
5
omar.hassan6326
Omar Hassan :
C'est au musée qu'il doit être,tout est devenu gain et commerce
2026-10-31 16:46:44
3
kanakyevolution
niktamadree :
Rensder les bijoux de la couronne😂😂
2026-11-01 00:27:23
2
demoblord
user2663440226469 :
L’humain n’existait pas à l’époque Qui c’est qui a créé la religion
2026-10-30 20:41:31
0
user1212etreg
User1212 :
lol c’est le platre
2026-10-31 00:16:51
0
gmve_0
GMVE✌🏼 :
La paléontologie ne vaut plus rien de nos jours
2026-10-31 07:54:10
4
mimino_60
C’est moi :
Je vais commencer à aller chercher des fossiles moi
2026-10-31 15:25:10
1
prth25sol
🏝️🕺🏼🎶 :
C’est la hess comme ça ?
2026-10-31 10:25:14
3
r.fgl2700
Rayanows :
Aux enchères ?
2026-10-31 13:17:57
3
To see more videos from user @bfmtv, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Masyarakat sering kali mengaitkan gulai dan sate terutama sate kambing atau daging berlemak sebagai makanan utama pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Mari kita bedah secara medis apa saja kandungan di dalam gulai dan sate yang memengaruhi tekanan darah, serta bagaimana fakta di baliknya: 1. Kandungan Lemak Jenuh yang Tinggi • Dari Gulai: Kuah gulai umumnya menggunakan santan kelapa. Santan kaya akan lemak jenuh (terutama asam laurat). Jika dipanaskan berulang kali atau dimasak terlalu lama, lemak jenuh dalam santan bisa mengalami oksidasi dan berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). •  Dari Sate: Daging merah, khususnya daging kambing atau bagian daging sapi yang berlemak (gajih), mengandung tinggi lemak jenuh. • Mekanisme: Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh darah kaku, sehingga jantung harus bekerja lebih berat untuk memompa darah dan tekanan darah pun naik. 2. Mitos vs Fakta Daging Kambing dan Darah Tinggi Banyak orang percaya bahwa makan sate kambing bisa langsung membuat darah tinggi naik seketika sesaat setelah dikonsumsi. Secara medis, daging kambing itu sendiri tidak secara langsung menaikkan tekanan darah seketika. Lonjakan tekanan darah yang sering dirasakan seseorang usai menyantap hidangan gulai atau sate biasanya dipicu oleh: • Cara Pengolahan dan Bumbu: Penggunaan garam yang tinggi pada bumbu sate atau kuah gulai menyumbang natrium dalam jumlah besar, yang langsung memicu retensi cairan dan kenaikan tekanan darah. • Efek Termogenik (Efek Panas): Daging merah memiliki efek termogenik makanan yang lebih tinggi, artinya tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga suhu tubuh terasa meningkat (gerah atau blushing), yang kerap disalahartikan sebagai gejala darah tinggi. • Porsi Berlebih: Sering kali hidangan gulai dan sate dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus saat acara tertentu. 3. Faktor Pendukung Lain (Kecap, Garam, dan Kolesterol) • Kecap Manis: Pendamping sate seperti kecap manis dan irisan bawang merah/cabai juga menyumbang kadar gula dan garam tersembunyi. • Kombinasi Risiko: Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi akibat lemak jenuh gulai/sate yang dikombinasikan dengan hipertensi akibat kelebihan natrium, risiko terjadinya gangguan kardiovaskular (seperti penyakit jantung dan stroke) akan meningkat secara signifikan. Tips Menikmati Gulai dan Sate dengan Lebih Aman Jika Anda ingin menikmati gulai atau sate sesekali tanpa harus khawatir berlebihan terhadap lonjakan tekanan darah, terapkan beberapa tips ini: 1. Pilih Bagian Daging Lean (Rendah Lemak): Mintalah bagian daging sate yang tidak banyak mengandung lemak putih (gajih). 2. Batasi Kuah Santan: Nikmati gulai secukupnya saja, hindari menghabiskan kuah bersantan kental terlalu banyak untuk membatasi asupan lemak jenuh. 3. Kontrol Penggunaan Garam dan Kecap: Kurinkan tambahan garam pada bumbu kacang atau kecap pendamping sate. 4. Perbanyak Konsumsi Serat: Imbangi makanan berlemak tersebut dengan asupan sayuran segar (seperti mentimun, tomat, atau lalapan) yang kaya akan kalium dan antioksidan untuk membantu menetralisir efek natrium. 5. Cek Tekanan Darah Secara Berkala: Tetap pantau tekanan darah Anda secara rutin, terutama jika memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. #viral #fyp #fyi #darahtinggi #tekanandarahtinggi
Masyarakat sering kali mengaitkan gulai dan sate terutama sate kambing atau daging berlemak sebagai makanan utama pemicu tekanan darah tinggi (hipertensi). Mari kita bedah secara medis apa saja kandungan di dalam gulai dan sate yang memengaruhi tekanan darah, serta bagaimana fakta di baliknya: 1. Kandungan Lemak Jenuh yang Tinggi • Dari Gulai: Kuah gulai umumnya menggunakan santan kelapa. Santan kaya akan lemak jenuh (terutama asam laurat). Jika dipanaskan berulang kali atau dimasak terlalu lama, lemak jenuh dalam santan bisa mengalami oksidasi dan berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). • Dari Sate: Daging merah, khususnya daging kambing atau bagian daging sapi yang berlemak (gajih), mengandung tinggi lemak jenuh. • Mekanisme: Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah (aterosklerosis), membuat pembuluh darah kaku, sehingga jantung harus bekerja lebih berat untuk memompa darah dan tekanan darah pun naik. 2. Mitos vs Fakta Daging Kambing dan Darah Tinggi Banyak orang percaya bahwa makan sate kambing bisa langsung membuat darah tinggi naik seketika sesaat setelah dikonsumsi. Secara medis, daging kambing itu sendiri tidak secara langsung menaikkan tekanan darah seketika. Lonjakan tekanan darah yang sering dirasakan seseorang usai menyantap hidangan gulai atau sate biasanya dipicu oleh: • Cara Pengolahan dan Bumbu: Penggunaan garam yang tinggi pada bumbu sate atau kuah gulai menyumbang natrium dalam jumlah besar, yang langsung memicu retensi cairan dan kenaikan tekanan darah. • Efek Termogenik (Efek Panas): Daging merah memiliki efek termogenik makanan yang lebih tinggi, artinya tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya sehingga suhu tubuh terasa meningkat (gerah atau blushing), yang kerap disalahartikan sebagai gejala darah tinggi. • Porsi Berlebih: Sering kali hidangan gulai dan sate dikonsumsi dalam porsi besar sekaligus saat acara tertentu. 3. Faktor Pendukung Lain (Kecap, Garam, dan Kolesterol) • Kecap Manis: Pendamping sate seperti kecap manis dan irisan bawang merah/cabai juga menyumbang kadar gula dan garam tersembunyi. • Kombinasi Risiko: Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi akibat lemak jenuh gulai/sate yang dikombinasikan dengan hipertensi akibat kelebihan natrium, risiko terjadinya gangguan kardiovaskular (seperti penyakit jantung dan stroke) akan meningkat secara signifikan. Tips Menikmati Gulai dan Sate dengan Lebih Aman Jika Anda ingin menikmati gulai atau sate sesekali tanpa harus khawatir berlebihan terhadap lonjakan tekanan darah, terapkan beberapa tips ini: 1. Pilih Bagian Daging Lean (Rendah Lemak): Mintalah bagian daging sate yang tidak banyak mengandung lemak putih (gajih). 2. Batasi Kuah Santan: Nikmati gulai secukupnya saja, hindari menghabiskan kuah bersantan kental terlalu banyak untuk membatasi asupan lemak jenuh. 3. Kontrol Penggunaan Garam dan Kecap: Kurinkan tambahan garam pada bumbu kacang atau kecap pendamping sate. 4. Perbanyak Konsumsi Serat: Imbangi makanan berlemak tersebut dengan asupan sayuran segar (seperti mentimun, tomat, atau lalapan) yang kaya akan kalium dan antioksidan untuk membantu menetralisir efek natrium. 5. Cek Tekanan Darah Secara Berkala: Tetap pantau tekanan darah Anda secara rutin, terutama jika memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga. #viral #fyp #fyi #darahtinggi #tekanandarahtinggi

About