@bbcnews: Hundreds of residents of the devastated Russian-occupied city of Oleshky have been evacuated, Russian and Ukrainian authorities have said, following a humanitarian ceasefire brokered by US First Lady Melania Trump. #Ukraine #Russia #Oleshky #MelaniaTrump #BBCNews

BBC News
BBC News
Open In TikTok:
Region: GB
Friday 30 October 2026 23:45:04 GMT
25886
1107
42
31

Music

Download

Comments

willforce_power
willforce_power :
the problem of Ukraine is EU leaders they are the real enemy of Ukrainian people. instead supporting peace they are talking of supporting Ukraine to the last blood of Ukraine man. imagining this statement
2026-10-31 04:38:23
1
whoelseamigo
Qwizards :
?
2026-10-30 23:57:31
15
leeryan69
Leeryan• :
2026-10-30 23:47:20
7
linda.hinson6
Linda Hinson :
she's so Good [Heartwarming][Heartwarming]
2026-10-30 23:50:10
6
user740126627
Sandy :
Wow! Mrs. Trump
2026-10-31 00:11:59
6
bill.butler07
billbutler246 :
GREAT LADY GREAT HUMANITY AGAINST WAR
2026-10-31 03:38:19
1
user7103369595603
Alice :
She brought the peace?
2026-10-30 23:49:03
82
iggypop133
iggypop133 :
Propaganda
2026-10-31 00:37:53
6
harris.james15
Harris James :
4 years being bombed across the river from Ukrainian side.
2026-10-31 01:47:43
5
user4730101745271
User4730101745271 :
Safety?
2026-10-31 01:17:14
0
dutchnsr
DutchNSR | 2 Stroke | 🇳🇱🇵🇱 :
Russian town*
2026-10-31 00:23:47
4
mattveee3
Mattveee3 :
Why are they not reporting the full story? And what’s actually happening?
2026-10-30 23:57:03
4
thuloojeya
ام محمد 🤍🩷 :
look who’s talking
2026-10-30 23:55:54
1
user394294142966428
. :
Thank you Pope Leo
2026-10-31 02:12:35
0
havenlyearth
HavenlyEarth :
4 years being bombed across the river from Ukrainian side.
2026-10-31 01:28:57
1
user6925752200133
user6925752200133 :
those who stay are Russians but you won't tell
2026-10-31 03:45:35
1
useriznfiyi9g7
user98036133746 :
2026-10-31 01:28:20
0
useriznfiyi9g7
user98036133746 :
2026-10-31 01:27:58
1
candace9543
Candace :
2026-10-31 02:30:55
0
thuloojeya
ام محمد 🤍🩷 :
We all died in 2020 and this is hell
2026-10-30 23:53:21
1
ron_tiktok_2021
ron_tiktok_2021 :
Putin is a war criminal and a dictator who unalives anyone who opposes him
2026-10-30 23:47:24
11
tiktoctillie
tiktoctillie :
Well, Trump is helping Putin, Russia, who is helping Iran, so Trump is helping Iran maybe Melania doesn’t want to be aligned with treason because that’s what Trump is committing
2026-10-31 02:09:56
2
roman.a.oulko
Roman :
12 buses to Ukraine vs 4 to Russia
2026-10-31 03:54:59
0
user4940229805905
user4940229805905 :
we salute Russia
2026-10-31 04:34:45
0
nachosinspace
nachosInSpace :
this is some russian move to give trump a good look just before the midterms…yes, trump is a russian asset, all the intel reports were true
2026-10-31 00:28:37
3
To see more videos from user @bbcnews, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#ateis #Atheist #agnostik #agnostic #sains  Perjalanan spiritual Dr. Alister McGrath dari seorang ateis radikal menjadi salah satu teolog Kristen paling berpengaruh di dunia adalah salah satu aspek paling menarik dari kisah hidupnya. Transformasi ini tidak terjadi karena dorongan emosional, melainkan melalui proses pergulatan intelektual yang panjang saat ia mempelajari sains di Universitas Oxford. Berikut adalah kronologi dan alasan mengapa Alister McGrath meninggalkan ateisme: 1. Masa Remaja sebagai Ateis Radikal Pada akhir tahun 1960-an, saat tumbuh dewasa di Irlandia Utara, McGrath muda adalah seorang ateis yang sangat yakin. Ia memandang agama sebagai sesuatu yang kuno, tidak logis, dan bertentangan dengan kemajuan zaman. Baginya saat itu, sains adalah satu-satunya sumber kebenaran objektif. Ia percaya bahwa dengan mempelajari sains, umat manusia akan segera meninggalkan keyakinan kepada Tuhan. 2. Titik Balik di Universitas Oxford (1971) Pada tahun 1971, McGrath masuk ke Universitas Oxford untuk mempelajari ilmu kimia. Di sinilah keyakinan ateismenya justru mulai goyah. Menyadari Keterbatasan Sains: Semakin dalam ia mempelajari ilmu alam dan biofisika molekuler, ia menyadari bahwa sains sangat luar biasa dalam menjelaskan mekanisme alam semesta (bagaimana sesuatu bekerja). Namun, sains ternyata sepenuhnya buta terhadap pertanyaan tentang makna (mengapa kita ada di sini, apa tujuan hidup, dan apa itu moralitas). Ateisme sebagai
#ateis #Atheist #agnostik #agnostic #sains Perjalanan spiritual Dr. Alister McGrath dari seorang ateis radikal menjadi salah satu teolog Kristen paling berpengaruh di dunia adalah salah satu aspek paling menarik dari kisah hidupnya. Transformasi ini tidak terjadi karena dorongan emosional, melainkan melalui proses pergulatan intelektual yang panjang saat ia mempelajari sains di Universitas Oxford. Berikut adalah kronologi dan alasan mengapa Alister McGrath meninggalkan ateisme: 1. Masa Remaja sebagai Ateis Radikal Pada akhir tahun 1960-an, saat tumbuh dewasa di Irlandia Utara, McGrath muda adalah seorang ateis yang sangat yakin. Ia memandang agama sebagai sesuatu yang kuno, tidak logis, dan bertentangan dengan kemajuan zaman. Baginya saat itu, sains adalah satu-satunya sumber kebenaran objektif. Ia percaya bahwa dengan mempelajari sains, umat manusia akan segera meninggalkan keyakinan kepada Tuhan. 2. Titik Balik di Universitas Oxford (1971) Pada tahun 1971, McGrath masuk ke Universitas Oxford untuk mempelajari ilmu kimia. Di sinilah keyakinan ateismenya justru mulai goyah. Menyadari Keterbatasan Sains: Semakin dalam ia mempelajari ilmu alam dan biofisika molekuler, ia menyadari bahwa sains sangat luar biasa dalam menjelaskan mekanisme alam semesta (bagaimana sesuatu bekerja). Namun, sains ternyata sepenuhnya buta terhadap pertanyaan tentang makna (mengapa kita ada di sini, apa tujuan hidup, dan apa itu moralitas). Ateisme sebagai "Keyakinan": Ia mulai menyadari bahwa ateisme yang ia anut selama ini sebenarnya juga sebuah bentuk "iman" atau asumsi metafisik yang tidak bisa dibuktikan secara murni oleh metode ilmiah eksperimental. 3. Menemukan Kekristenan yang Intelektual Melalui diskusi dengan mahasiswa lain dan membaca literatur yang lebih luas, McGrath menyadari bahwa Kekristenan yang ia tolak selama ini adalah versi karikatur yang dangkal. Ia menemukan bahwa iman Kristen memiliki tradisi intelektual yang sangat kaya dan mendalam. Pengaruh C.S. Lewis: Pemikiran C.S. Lewis (yang juga seorang mantan ateis dan profesor Oxford) sangat memengaruhi McGrath. Lewis pernah menulis bahwa iman Kristen ibarat matahari: kita tidak hanya melihat ke arah matahari, tetapi dengan bantuan sinarnya, kita bisa melihat segala hal lainnya dengan lebih jelas. Bagi McGrath, Kekristenan memberikan "lensa penjelas" (explanatory lens) terbaik yang menyatukan potongan-potongan teka-teki kehidupan—termasuk keindahan sains—menjadi satu gambaran yang utuh dan masuk

About