Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@emanuellasl: #blackfriday #blackfridayentiktokshop #RenovaçãodePrimavera #ViralTikTokShop #TikTokShopBR1111
Emanuella
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 31 October 2026 09:00:09 GMT
553
3
0
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.37MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.42MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @emanuellasl, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Cartier Automatique 📦 Disponible à 45.000 avec la boîte et le sac d’origine. 📩 Commandez la vôtre maintenant et faites vous livrer dans les plus bref délai ☎️ +228 91 06 08 79 #vendeurdetemps #montre #togolais228🇹🇬 #pourtoi #228tiktok🇹🇬🇹🇬
apostolic songs
Kalau lagu Whitney Houston yang satu ini terdengar begitu menyayat, ternyata perjalanan lagunya juga cukup menarik. “All at Once” ditulis oleh Michael Masser dan Jeffrey Osborne. Pada awalnya, lagu ini bahkan direncanakan untuk dinyanyikan oleh Jeffrey Osborne sendiri. Osborne ikut menulis lagu tersebut bersama Masser untuk proyek albumnya. Tapi Osborne akhirnya memutuskan tidak memasukkannya ke albumnya karena menurutnya sudah terlalu banyak lagu ballad. Di saat yang sama, Michael Masser sedang mencari lagu untuk album debut seorang penyanyi muda bernama Whitney Houston. Setelah Whitney merekam “Hold Me” bersama Teddy Pendergrass, Masser mengirimkan beberapa lagu kepadanya—termasuk “All at Once.” Whitney kemudian merekamnya di Los Angeles pada 1984. Lagu itu akhirnya masuk ke album debut Whitney Houston yang dirilis pada 1985, dengan Michael Masser sebagai produser. Menariknya, ketika album tersebut disusun, Clive Davis sempat merasa terlalu banyak ballad di dalamnya. Namun “All at Once” tetap dipertahankan. Dan keputusan itu ternyata tepat. Lagu ini kemudian dirilis sebagai single di sejumlah negara Eropa dan Jepang. Di Belanda, lagu tersebut mencapai Top 10, sementara di Belgia bahkan masuk Top 3. Yang membuat rekamannya begitu kuat adalah aransemen khas ballad pop-soul 80-an: synthesizer, string lembut, bass, drum, gitar, dan tentu saja vokal Whitney yang perlahan naik menuju klimaks. Jadi perjalanan lagu ini cukup unik: Ditulis Masser & Osborne → awalnya dipertimbangkan untuk Jeffrey Osborne → akhirnya diberikan kepada penyanyi muda bernama Whitney Houston → masuk album debutnya → kemudian menjadi salah satu lagu Whitney yang paling dikenang penggemarnya. Dan mungkin itu yang membuat judulnya terasa pas. Kadang seseorang tidak benar-benar menyadari sebuah kehilangan sedikit demi sedikit. Sampai akhirnya… semuanya terasa sekaligus. 🎧 “All at Once.” Kalau kamu dulu sering dengar lagu ini di radio atau kaset, bagian mana yang paling bikin merinding? ❤️ #AllAtOnce #WhitneyHouston #Lagu80an #Nostalgia80an #CeritaDiBalikLagu
Sitting on strangers lap😭
моя#жизнь#вольнаяборьба#🦅⚡
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy