@learnwithmillie_: If students feel like they’re not making progress, they won’t stay with you for long! ❌ But it’s not enough to tell them they’re making progress, you have to show them! 👩‍🏫 Facts over opinions @BumbleNote 📝 #onlineteacher #englishteacher #bumblenote #teachertools #esl

Millie 🎀 | Learn with Millie
Millie 🎀 | Learn with Millie
Open In TikTok:
Region: GB
Saturday 31 October 2026 09:19:12 GMT
1010
109
2
6

Music

Download

Comments

nosi_fokoqwane
Silverline English :
Cant wait for Bumble note thats usable for tablets and phones 🩷🩷
2026-10-31 15:13:00
0
learn.english3931
Learn English :
[Rose][Rose][Rose]
2026-10-31 15:04:55
0
To see more videos from user @learnwithmillie_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Filosofi Istri Cerewet dan Galak dalam Nasihat Syaikhina KH. Maimoen Zubair  KH. Ahmad Baha’uddin Nursalim atau yang populer dikenal dengan Gus Baha’ dalam pengajian Ulumul Hadis di Masjidil Aqsha Menara Kudus, pada Jum’at, 30 Oktober 2026. Dalam kesempatan itu, Gus Baha’ mengisahkan sebuah nasihat yang cukup unik dari gurunya, yaitu Syaikhina KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Konon, Mbah Maimoen dulu justru berharap agar santri-santrinya agar tidak mendapatkan istri yang qana’ah. Sebaliknya, beliau berharap para santrinya memiliki istri yang cerewet, banyak menuntut, dan tidak mudah merasa puas dengan suatu keadaan  Sekilas, harapan tersebut terdengar berlawanan dengan nilai-nilai keislaman yang selama ini menempatkan qana’ah sebagai sifat terpuji. Bagaimana mungkin seorang ulama justru berharap santri-santrinya tidak mendapatkan istri yang qana’ah? Bukankah istri yang menerima keadaan, tidak banyak menuntut, dan bersyukur merupakan dambaan dalam berumah tangga? Akan tetapi, di balik ungkapan yang terdengar jenaka tersebut, tersimpan sebuah pesan tentang pentingnya dorongan untuk terus berusaha dan tidak terjebak dalam kenyamanan hidup. Menurut kisah yang disampaikan oleh Gus Baha’, Syaikhina KH. Maimoen Zubair berpandangan bahwa istri yang terlalu qana’ah dalam pengertian mudah merasa cukup dengan keadaan yang ada justru berpotensi membuat suaminya malas. Ketika penghasilan masih pas-pasan, kebutuhan belum sepenuhnya terpenuhi, dan kehidupan belum mengalami kemajuan, semuanya dianggap tidak menjadi persoalan. Akibatnya, seorang suami tidak memiliki dorongan yang cukup kuat untuk meningkatkan taraf hidupnya. Ia selalu merasa sudah cukup, meskipun sebenarnya masih banyak hal yang belum dikembangkan dan ditingkatkan. #Mbahmoen #gusbaha #MadosiSinten #Sarang #istri
Filosofi Istri Cerewet dan Galak dalam Nasihat Syaikhina KH. Maimoen Zubair KH. Ahmad Baha’uddin Nursalim atau yang populer dikenal dengan Gus Baha’ dalam pengajian Ulumul Hadis di Masjidil Aqsha Menara Kudus, pada Jum’at, 30 Oktober 2026. Dalam kesempatan itu, Gus Baha’ mengisahkan sebuah nasihat yang cukup unik dari gurunya, yaitu Syaikhina KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Konon, Mbah Maimoen dulu justru berharap agar santri-santrinya agar tidak mendapatkan istri yang qana’ah. Sebaliknya, beliau berharap para santrinya memiliki istri yang cerewet, banyak menuntut, dan tidak mudah merasa puas dengan suatu keadaan Sekilas, harapan tersebut terdengar berlawanan dengan nilai-nilai keislaman yang selama ini menempatkan qana’ah sebagai sifat terpuji. Bagaimana mungkin seorang ulama justru berharap santri-santrinya tidak mendapatkan istri yang qana’ah? Bukankah istri yang menerima keadaan, tidak banyak menuntut, dan bersyukur merupakan dambaan dalam berumah tangga? Akan tetapi, di balik ungkapan yang terdengar jenaka tersebut, tersimpan sebuah pesan tentang pentingnya dorongan untuk terus berusaha dan tidak terjebak dalam kenyamanan hidup. Menurut kisah yang disampaikan oleh Gus Baha’, Syaikhina KH. Maimoen Zubair berpandangan bahwa istri yang terlalu qana’ah dalam pengertian mudah merasa cukup dengan keadaan yang ada justru berpotensi membuat suaminya malas. Ketika penghasilan masih pas-pasan, kebutuhan belum sepenuhnya terpenuhi, dan kehidupan belum mengalami kemajuan, semuanya dianggap tidak menjadi persoalan. Akibatnya, seorang suami tidak memiliki dorongan yang cukup kuat untuk meningkatkan taraf hidupnya. Ia selalu merasa sudah cukup, meskipun sebenarnya masih banyak hal yang belum dikembangkan dan ditingkatkan. #Mbahmoen #gusbaha #MadosiSinten #Sarang #istri

About