@ngamcungkhoa: Ngẫm đi bro✨❤️ #teamaster #nguyenhuukhoa #khoakhukho

Khoa Khù Khờ
Khoa Khù Khờ
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 31 October 2026 13:45:37 GMT
26108
1269
30
194

Music

Download

Comments

le.hai832
Le Hai :
Nổ lực kiếm tiền chân chính, và tiết kiệm tiền để nuôi con ăn học đến nơi đến chốn.Báo hiếu Cha Mẹ, sức khỏe số 1 tiền là số 2. Trải qua những năm tháng ko tiền ko có gì vui đâu....
2026-11-01 01:17:58
2
phan.tun.in
ĐỜI CÔ ĐỘC :
thế sao nhiều người vẫn tham lam
2026-11-01 01:59:56
1
dyc8edqgkay5
Trương vui :
chuẩn nha bạn
2026-11-01 01:29:37
1
kimngant2
Hello :
K tiền lấy gì vui 🥰🥰🥰
2026-10-31 23:32:23
1
lantran5423
Lan :
Chuẩn em trai
2026-11-01 01:12:14
0
totrung1984
TốTrưng dễ thương :
nói hay quá a
2026-11-01 02:40:55
0
cdfgh235
AAAA :
hay
2026-11-01 02:41:57
0
tankhoitruong
TRƯƠNG TẤN KHÔI :
nam mô a di đà Phật...
2026-11-01 01:34:42
0
quyn.hong.1985
QUYÊN MÀ, KỆ ĐI :
Hay lắm bạn ơi, cảm ơn bạn
2026-11-01 02:39:40
0
thiennhadatcantho_1109
Thiện Nhà Đất Cần Thơ :
Có 3 thứ thuoc về mình đó la: tư duy - lời nói - hành động đẹp
2026-11-01 02:20:46
0
nynguyen968
Ny Nguyễn :
hay lắm bạn
2026-11-01 01:59:31
0
th.th3360
Thõ Thõ :
Đung
2026-11-01 01:44:39
0
huynhkiet202
Huỳnh Văn Kiệt :
nhắm mắt rồi sao hiểu dc ?????
2026-11-01 00:44:49
0
rauvang.com
Trần Trí :
👍👍👍
2026-11-01 02:14:37
0
nguyenthuy031963
là em :
2026-11-01 02:48:09
0
bts_ismyluv
BTS is my youth 😍😘💘💜 :
hay
2026-11-01 00:53:48
0
jun.cafechogovap
Jun.Cafe :
ok bro
2026-10-31 15:43:14
0
nhattra_7
Nhật_Trà :
Đúng vậy
2026-10-31 22:27:32
0
silksilk51
cục bột nhỏ :
đến khi đó r mới chắc giờ thì chưa giờ còn sống chết mới hết chứ giờ còn lo cơm áo gạo tiền chứ ở đó mà ko có gì thuộc về mình thời điểm này ko có tiền mới nhắm mắt chưa chat xuôi đc tay xuôi tay là phải có tiền mua đất chôn chứ ko tiền đi thieu thì còn đc 1 nhúm thôi nhé 😌💓
2026-10-31 23:42:36
0
binh.ha023
Australia 🇦🇺 Bini Hứa :
Chuẩn luôn bạn Ạ ❤️
2026-11-01 00:03:30
0
tinhdang310191
tinhdang310191 :
Chuẩn❤️❤️❤️
2026-11-01 03:03:42
0
vuongle11383
vương lê :
Nam Mô A Di Đà Phật
2026-11-01 00:25:04
0
cm.linh174
Linh Linh :
hay
2026-11-01 00:19:23
0
luue_397686
é_é :
🥰 dạ đúng 🥰❤️
2026-10-31 16:00:19
0
To see more videos from user @ngamcungkhoa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

LEGENDA BUAH NANGKA KEBAL Jejak Perjuangan Pangeran Sambernyawa di Balik Watu Kosek Konon, pada masa pergolakan melawan penjajahan Belanda, tersimpan sebuah kisah misteri tentang perjalanan seorang ksatria yang dikenal memiliki keberanian luar biasa. Sosok itu dikaitkan dengan nama besar Pangeran Sambernyawa, seorang panglima perang yang terkenal dengan kecerdikan strategi dan keberaniannya menghadapi VOC. Dalam kisah legenda ini, diceritakan bahwa sang pangeran pernah singgah di sebuah kawasan perbukitan yang masih dipenuhi pepohonan besar, hutan lebat, dan sumber mata air alami. Di tempat itulah terdapat sebuah batu tua yang kemudian dikenal masyarakat sebagai Watu Kosek. Rahasia Watu Kosek Konon, Watu Kosek bukan sekadar batu biasa. Batu tersebut dipercaya menjadi tempat sang ksatria mengasah pedang dan pusakanya sebelum menghadapi pasukan Belanda. Setiap malam, suara gesekan besi terdengar dari sekitar batu tersebut. Srak… srak… srak… Kilatan cahaya seolah muncul ketika mata pedang bergesekan dengan permukaan batu. Menurut cerita yang berkembang, pedang yang diasah di Watu Kosek menjadi semakin tajam dan siap digunakan dalam pertempuran. Namun, ada satu keanehan. Konon, batu tersebut tidak mudah ditemukan oleh sembarang orang. Hanya mereka yang mengetahui jalan menuju tempat itu yang mampu mengenalinya. Misteri Buah Nangka Kebal Tidak jauh dari Watu Kosek, berdiri sebuah pohon nangka tua dengan batang besar dan akar yang menjalar ke tanah. Konon, buah nangka dari pohon tersebut memiliki keistimewaan. Sang pangeran dipercaya pernah memanfaatkan buah nangka itu sebagai bagian dari laku tirakat dan ritual penguat keyakinan sebelum berperang. Dalam legenda masyarakat, buah nangka tersebut kemudian dikaitkan dengan ilmu kekebalan. Dikisahkan, para pengikutnya percaya bahwa mereka yang menjalani laku tertentu dengan penuh keyakinan akan memperoleh perlindungan dalam menghadapi bahaya. Tetapi sang pangeran selalu mengingatkan bahwa keberanian, strategi, dan keteguhan hati jauh lebih penting daripada sekadar mengandalkan kekuatan yang tidak terlihat. Strategi Menghadapi Pasukan Belanda Ketika pasukan Belanda semakin mendekat, sang pangeran tidak gegabah mengerahkan seluruh kekuatannya. Ia memilih menyusun strategi. Hutan dijadikan perlindungan, perbukitan menjadi tempat pengintaian, sedangkan jalan-jalan sempit dimanfaatkan untuk menghambat pergerakan musuh. Pasukan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil agar dapat bergerak lebih cepat dan tidak mudah diketahui lawan. Serangan dilakukan secara terukur, kemudian pasukan kembali menyusun kekuatan. Bukan hanya ketajaman pedang yang menjadi andalan, melainkan kecerdikan membaca keadaan dan kemampuan memahami medan pertempuran. Rahasia yang Tertinggal Setelah masa peperangan berlalu, pohon nangka tua itu konon tetap berdiri. Watu Kosek masih menyimpan cerita, sementara sumber mata air di sekitarnya terus mengalir. Masyarakat kemudian menghubungkan tempat tersebut dengan kisah perjuangan sang pangeran. Ada yang percaya bahwa kawasan itu menyimpan jejak laku para ksatria terdahulu. Ada pula yang menganggapnya sebagai legenda yang diwariskan turun-temurun. Hingga kini, pertanyaan misterius masih tertinggal: Benarkah Watu Kosek pernah menjadi tempat mengasah pusaka seorang panglima perang? Benarkah buah nangka itu menyimpan rahasia ilmu kebal para ksatria? Ataukah semua itu merupakan perlambang dari sebuah ajaran leluhur tentang keberanian, keteguhan hati, dan perjuangan melawan penindasan? Lokasi: Sendang Sinongko Alamat: RT.02/RW.01, Melati, Keloran, Kec. Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57652 Juru Kunci : Mbah Manto Wa : 0838-9963-3204 #jejakmisteri #leluhur #mataram #majapahit #jejakleluhur
LEGENDA BUAH NANGKA KEBAL Jejak Perjuangan Pangeran Sambernyawa di Balik Watu Kosek Konon, pada masa pergolakan melawan penjajahan Belanda, tersimpan sebuah kisah misteri tentang perjalanan seorang ksatria yang dikenal memiliki keberanian luar biasa. Sosok itu dikaitkan dengan nama besar Pangeran Sambernyawa, seorang panglima perang yang terkenal dengan kecerdikan strategi dan keberaniannya menghadapi VOC. Dalam kisah legenda ini, diceritakan bahwa sang pangeran pernah singgah di sebuah kawasan perbukitan yang masih dipenuhi pepohonan besar, hutan lebat, dan sumber mata air alami. Di tempat itulah terdapat sebuah batu tua yang kemudian dikenal masyarakat sebagai Watu Kosek. Rahasia Watu Kosek Konon, Watu Kosek bukan sekadar batu biasa. Batu tersebut dipercaya menjadi tempat sang ksatria mengasah pedang dan pusakanya sebelum menghadapi pasukan Belanda. Setiap malam, suara gesekan besi terdengar dari sekitar batu tersebut. Srak… srak… srak… Kilatan cahaya seolah muncul ketika mata pedang bergesekan dengan permukaan batu. Menurut cerita yang berkembang, pedang yang diasah di Watu Kosek menjadi semakin tajam dan siap digunakan dalam pertempuran. Namun, ada satu keanehan. Konon, batu tersebut tidak mudah ditemukan oleh sembarang orang. Hanya mereka yang mengetahui jalan menuju tempat itu yang mampu mengenalinya. Misteri Buah Nangka Kebal Tidak jauh dari Watu Kosek, berdiri sebuah pohon nangka tua dengan batang besar dan akar yang menjalar ke tanah. Konon, buah nangka dari pohon tersebut memiliki keistimewaan. Sang pangeran dipercaya pernah memanfaatkan buah nangka itu sebagai bagian dari laku tirakat dan ritual penguat keyakinan sebelum berperang. Dalam legenda masyarakat, buah nangka tersebut kemudian dikaitkan dengan ilmu kekebalan. Dikisahkan, para pengikutnya percaya bahwa mereka yang menjalani laku tertentu dengan penuh keyakinan akan memperoleh perlindungan dalam menghadapi bahaya. Tetapi sang pangeran selalu mengingatkan bahwa keberanian, strategi, dan keteguhan hati jauh lebih penting daripada sekadar mengandalkan kekuatan yang tidak terlihat. Strategi Menghadapi Pasukan Belanda Ketika pasukan Belanda semakin mendekat, sang pangeran tidak gegabah mengerahkan seluruh kekuatannya. Ia memilih menyusun strategi. Hutan dijadikan perlindungan, perbukitan menjadi tempat pengintaian, sedangkan jalan-jalan sempit dimanfaatkan untuk menghambat pergerakan musuh. Pasukan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil agar dapat bergerak lebih cepat dan tidak mudah diketahui lawan. Serangan dilakukan secara terukur, kemudian pasukan kembali menyusun kekuatan. Bukan hanya ketajaman pedang yang menjadi andalan, melainkan kecerdikan membaca keadaan dan kemampuan memahami medan pertempuran. Rahasia yang Tertinggal Setelah masa peperangan berlalu, pohon nangka tua itu konon tetap berdiri. Watu Kosek masih menyimpan cerita, sementara sumber mata air di sekitarnya terus mengalir. Masyarakat kemudian menghubungkan tempat tersebut dengan kisah perjuangan sang pangeran. Ada yang percaya bahwa kawasan itu menyimpan jejak laku para ksatria terdahulu. Ada pula yang menganggapnya sebagai legenda yang diwariskan turun-temurun. Hingga kini, pertanyaan misterius masih tertinggal: Benarkah Watu Kosek pernah menjadi tempat mengasah pusaka seorang panglima perang? Benarkah buah nangka itu menyimpan rahasia ilmu kebal para ksatria? Ataukah semua itu merupakan perlambang dari sebuah ajaran leluhur tentang keberanian, keteguhan hati, dan perjuangan melawan penindasan? Lokasi: Sendang Sinongko Alamat: RT.02/RW.01, Melati, Keloran, Kec. Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57652 Juru Kunci : Mbah Manto Wa : 0838-9963-3204 #jejakmisteri #leluhur #mataram #majapahit #jejakleluhur

About