@moh4345674: #عمرو_دياب #استوريات

صُـ,ـمـْـْْـْتـٌـٌٌـ
صُـ,ـمـْـْْـْتـٌـٌٌـ
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 31 October 2026 15:26:18 GMT
86739
557
7
96

Music

Download

Comments

user7343816037705
احمد جابر :
الحوتA🥰Bالحوت
2026-11-05 18:46:14
1
usermgkhsxuhzg
جريحة الصمت429وردة :
لو صدقت. عيونك. كنت. اقارن بينها. وبين. أفعالك. وتصرفاتك. لو كذبت. عيونك. كنت كشفتها. وحتى. أفعالك. اقدر. اشفها.
2026-11-05 11:01:45
0
om.bata25
Om Bata :
😥😥😥@
2026-11-05 20:06:21
0
user32811661522971
أبو زكي :
🥰🥰🥰
2026-11-05 08:31:04
1
user438903959
Marwa :
😳😳😳
2026-11-06 00:19:12
0
hassanabdulhamidnahila
حسن عبد الحميد :
🥰🥰🥰
2026-11-06 01:27:26
0
To see more videos from user @moh4345674, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

​Semangat Pagi Sobat Sukses! 🔥 ​Sampai hari ini, bayangan dan teladan Papa Mama masih begitu lekat di hati saya. Mengingat kembali perjalanan merintis Avian di tahun 1978, perjuangan beliau benar-benar luar biasa. ​Setiap hari, Papa berangkat subuh dan pulang malam, naik bus umum sambil menenteng bekal makanan lengkap untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam. Papa sengaja memilih naik bus demi menekan sekecil-kecilnya biaya operasional menghindari pengeluaran bensin dan perawatan kendaraan demi satu tujuan besar: membangun pertumbuhan bisnis. ​Hingga suatu hari di bulan Desember 1982, Papa mengajak saya bergabung untuk membesarkan Avian. Dalam benak saya, “Wah, nanti kita bakal naik bus bareng.” ​Tapi di luar dugaan, Papa justru berkata: “Kita naik Peugeot aja.” (Mobil tahun 1974 yang saat itu usianya sudah 12 tahun). ​Saya sempat bertanya, “Kenapa nggak naik bus lagi, Pa?” ​Dengan penuh kasih, Papa menjawab: “Jangan, Papa khawatir nanti kamu nggak kerasan di Avian.” ​Hal sederhana itu tidak pernah lekang oleh waktu. Papa begitu memikirkan kenyamanan anaknya, padahal untuk dirinya sendiri, beliau terbiasa hidup sangat disiplin dan hemat luar biasa. ​Dari situlah saya melihat besarnya mimpi seorang Soetikno Tanoko. Saat itu dengan 18 karyawan Avian saja, Papa sudah memiliki visi yang begitu besar yakin dan bertekad Avian akan menjadi pabrik cat nomor 1 di Indonesia. ​Dari Papa dan Mama, saya belajar dua hal besar yang tidak akan pernah luntur: ​Mimpi besar harus disertai komitmen kerja keras, kerja smart, disiplin, dan pengorbanan nyata. ​Di tengah kesibukan membangun bisnis, jangan pernah lupa untuk memperhatikan keluarga. ​Terima kasih, Pa, Ma. Seluruh cucuran keringat, pengorbanan, dan cinta kasihmu akan selamanya menjadi kompas hidup saya. Rindu ini tak bertepi, namun semangatmu akan terus menyala di setiap langkah kami. ❤️🙏🏻 . ​Stay Humble, Stay Positive, Stay ON FIRE!!! 🔥🔥🔥 . ​#HermantoTanoko #KenanganPapa #PerjuanganOrangTua #FamilyValues #Leadership
​Semangat Pagi Sobat Sukses! 🔥 ​Sampai hari ini, bayangan dan teladan Papa Mama masih begitu lekat di hati saya. Mengingat kembali perjalanan merintis Avian di tahun 1978, perjuangan beliau benar-benar luar biasa. ​Setiap hari, Papa berangkat subuh dan pulang malam, naik bus umum sambil menenteng bekal makanan lengkap untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam. Papa sengaja memilih naik bus demi menekan sekecil-kecilnya biaya operasional menghindari pengeluaran bensin dan perawatan kendaraan demi satu tujuan besar: membangun pertumbuhan bisnis. ​Hingga suatu hari di bulan Desember 1982, Papa mengajak saya bergabung untuk membesarkan Avian. Dalam benak saya, “Wah, nanti kita bakal naik bus bareng.” ​Tapi di luar dugaan, Papa justru berkata: “Kita naik Peugeot aja.” (Mobil tahun 1974 yang saat itu usianya sudah 12 tahun). ​Saya sempat bertanya, “Kenapa nggak naik bus lagi, Pa?” ​Dengan penuh kasih, Papa menjawab: “Jangan, Papa khawatir nanti kamu nggak kerasan di Avian.” ​Hal sederhana itu tidak pernah lekang oleh waktu. Papa begitu memikirkan kenyamanan anaknya, padahal untuk dirinya sendiri, beliau terbiasa hidup sangat disiplin dan hemat luar biasa. ​Dari situlah saya melihat besarnya mimpi seorang Soetikno Tanoko. Saat itu dengan 18 karyawan Avian saja, Papa sudah memiliki visi yang begitu besar yakin dan bertekad Avian akan menjadi pabrik cat nomor 1 di Indonesia. ​Dari Papa dan Mama, saya belajar dua hal besar yang tidak akan pernah luntur: ​Mimpi besar harus disertai komitmen kerja keras, kerja smart, disiplin, dan pengorbanan nyata. ​Di tengah kesibukan membangun bisnis, jangan pernah lupa untuk memperhatikan keluarga. ​Terima kasih, Pa, Ma. Seluruh cucuran keringat, pengorbanan, dan cinta kasihmu akan selamanya menjadi kompas hidup saya. Rindu ini tak bertepi, namun semangatmu akan terus menyala di setiap langkah kami. ❤️🙏🏻 . ​Stay Humble, Stay Positive, Stay ON FIRE!!! 🔥🔥🔥 . ​#HermantoTanoko #KenanganPapa #PerjuanganOrangTua #FamilyValues #Leadership

About