@saqlain_editz05: Part 2 Babar Azam ka fan interview today.... ///❤🥶🔥👀 #foryou #fpyシ #foryoupage #trending #saqlain_editz05

𝐒𝐀𝐐𝐋𝐀𝐈𝐍_𝟎𝟓🤤🔥
𝐒𝐀𝐐𝐋𝐀𝐈𝐍_𝟎𝟓🤤🔥
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 31 October 2026 17:59:52 GMT
287153
50563
2145
937

Music

Download

Comments

rahmat.baigal1
Rahmat Murad Baigal❣️💯💯💯💯 :
Bhai Jan thanks good support Babar Azam
2026-10-31 19:54:30
850
ismailhassan630
multan ka king :
King babar azam
2026-11-01 03:47:49
242
sudaskhan994
king 👑 :
bro he is finished stop defending him 🥺
2026-11-01 01:47:04
305
laibu_babar
Mine babarazam56 🫀🫂🌍🙌🏻 :
king 56👑🙌🏻🔥❤️‍🔥🫂🫀💋
2026-11-02 00:27:30
0
s_h_a_h_z_a_d__56
♰شـͩــᷲــᷦــͪہـͣــͪــᷤـزاد♰ :
bahi Jan both axcha ❤️❤️❤️
2026-11-02 09:50:45
0
mr.sajidali5451
╰☛𝑲𝒊𝒏𝒈.56👑🐯★╯ :
good Bhai jan
2026-11-02 00:09:54
0
ayazrao83
Ayaz Rao :
Babar Bhai king 👑 h king hi rahy ga jo log bolty rahy 🥰🥰🥰
2026-11-02 12:56:10
0
ahmadali88...56
➳ᴹᴿ᭄ᴀʜᴍᴀᴅ 𝗔𝕃𝐢⁵⁶🍁🏏 :
All Time BABAR AZAM favorite ❣️
2026-11-01 03:01:41
46
majeed_kohistani
Majeed✨🎭:) :
کرکٹ کا جنون بابر کے نام کر دیا ہے چاہے وہ 100ب بر فیل ہوجائے 💔🥲
2026-10-31 20:52:13
112
sheikh.fazal.balo
Sheikh Fazal Baloch :
بہت جلد بابر اعظم کم بیک کرے گا اور انشاءاللہ ہم اس کو سپورٹ کرتے رہیں گے
2026-11-01 03:01:48
114
sikandarhasib56
🔥SIKANDAR🔥 :
Bhai mairai ZinDaGi Tum sai Qurban love You All Babarians
2026-11-01 04:17:41
50
userbobbzyking56
⚡bobbzy_king_56⚡ :
loyal fan 🥲🥲🥲
2026-10-31 20:17:13
90
sufyanyaqoob46
𓆩💜𓆪 :
[Tears of joy]
2026-11-02 14:05:38
0
hassan_rana55
☺ :
kmal kia is larky ny
2026-11-01 02:22:43
64
shani2588321gmail.com2
SHaN ALi SHaNi 777 :
geo larky good 👍
2026-11-01 12:16:14
2
ali.gohar0803
Ali gohar :
king. babar azam
2026-11-01 03:13:12
31
fatehkhanrath_official
⚜️ Fateh Muhammad Khan Rath ⚜️ :
ﻟَﺂ ﺍِﻟٰﻪَﺍِﻟَﺎ ﺍﻟﻠّٰﻪُﻣُﺤَﻤَﺪٌ ﺭَﺳُﻮْﻝُﺍﻟﻠّٰﻪِؕ ﷺ
2026-11-01 13:56:42
16
googleaccount78316
𓆰᭄𓆩 I'm HEER🕊️⎯͢⎯⃝💀🎀 :
ma king hu 😂
2026-11-01 03:51:43
6
amanullah858384amanullah
🖤امان اللہ 56 🖤 :
love you jan
2026-11-01 05:56:47
5
ashfaq.baloch56
سردار اشفاق چانڊيو ❤️🫶 :
عروج پر سب نے بادشاہ کہا، زوال میں وقت نے امتحان لے لیا۔ 2. بادشاہ کی خاموشی کو کمزوری مت سمجھو، واپسی ابھی باقی ہے۔ 3. وقت ہمیشہ ایک جیسا نہیں رہتا، آج زوال ہے تو کل عروج بھی ہوگا۔ 4. جو کل کرکٹ کا بادشاہ تھا، آج تنقید کا نشانہ ہے؛ مگر کہانی ابھی ختم نہیں ہوئی۔ 5. گرنا شکست نہیں، اصل شکست ہار مان لینا ہے۔ 6. بابر اعظم! وقت بدلتا ہے، تاریخ بنانے والے دوبارہ لوٹتے ہیں۔ 7. آج خاموش ہیں بلے سے، کل جواب دیں گے میدان میں۔
2026-11-01 05:53:26
35
babookhor
B....k....Sindhi :
Babar Babar h yarrrrrrrrrrrr Babar ne subko iscre Karna sikhyan
2026-11-01 06:16:24
6
zakaria.khan56king
Zakaria Khan :
کینگ بابر
2026-11-01 04:50:15
23
haziqeditz889
HAZIQ Malik :
عروج پر سب نے بادشاہ کہا، زوال میں وقت نے امتحان لے لیا۔ 2. بادشاہ کی خاموشی کو کمزوری مت سمجھو، واپسی ابھی باقی ہے۔ 3. وقت ہمیشہ ایک جیسا نہیں رہتا، آج زوال ہے تو کل عروج بھی ہوگا۔ 4. جو کل کرکٹ کا بادشاہ تھا، آج تنقید کا نشانہ ہے؛ مگر کہانی ابھی ختم نہیں ہوئی۔ 5. گرنا شکست نہیں، اصل شکست ہار مان لینا ہے۔ 6. بابر اعظم! وقت بدلتا ہے، تاریخ بنانے والے دوبارہ لوٹتے ہیں۔ 7. آج خاموش ہیں بلے سے، کل جواب دیں گے میدان میں۔
2026-11-01 03:52:59
9
alichatha2109
علی چٹھہ⚜️ :
Iss jese fans ki vja se ma bacha hua hu abhi tak😂
2026-10-31 20:31:35
41
marslanmhanif143
Arslan Hanif :
Babar jesa koi ni Bhai ye jlte ha SB us se
2026-11-01 01:33:13
25
To see more videos from user @saqlain_editz05, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku:  aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh.  Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli.  Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tersiksa menahan sakit, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang seharusnya jadi tempat bersandar justru mendepakku, menuduhku tidak berbakti, dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. #viral #fyp #darahtinggi #tekanandarahtinggi #hipertensi

About