@zyadkhaled118: #ziadzaza #مسلسل_ميدتيرم #fyyyyyyyyyyypppppppp #viral #december

Ziad
Ziad
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 31 October 2026 23:20:07 GMT
242109
21548
52
974

Music

Download

Comments

kareem.kemo1111
Kareem :
أغنيه ريحتها مطر بليل و هوا ساقع
2026-11-01 10:15:03
251
rahmamoh7ed
𝐑𝐚𝐡𝐦𝐚 𝐌𝐨𝐡𝐚𝐦𝐞𝐝 :
ايام تالته اعدادي التحفه
2026-11-01 14:30:32
74
asmaberhail
asmaberhail :
No please
2026-11-02 19:39:09
0
naglaa.eid2008
𝗚𝗼𝗷𝗮 𝗘𝗶𝗱𓂀' :
أغنيه ريحتها تانيه ثانوي وشخص وصحاب مبقوش موجودين
2026-11-02 10:03:37
17
hamza.elkhooly201
HAMZA Elkhooly2010 :
اولي ثانوي شهر ١٢ ٢٠٢٥😁
2026-11-02 10:40:57
10
maram.yasser91
Maram Yasser :
اغنيه ريحتها مطر وهوت شوكلت وجو ساقع وميدترم😔🥰
2026-11-02 14:37:11
15
aml.28
2yqony.. :
شتا وتالته ثانوي وموف اون من اول حبيب
2026-11-01 20:02:00
33
khodormourtada
Khodor Mourtada :
2026-11-02 11:31:55
2
jowaireya46
𝓙𝓸𝔀𝓪𝓲𝓻𝓮𝔂𝓪 :
la222❌️❌️❌️
2026-11-02 11:49:03
1
habibashahinnn
ℋ’ :
2026-11-02 10:39:57
2
malakdesoky.com3
DR"MàláĶ❣️ :
فكرتني بأيام مكنتش أتوقع إنها توحشني.!
2026-11-02 09:12:10
4
abdallah.mohamed.276
عَ :
وانا عايز اي غير اني ارجع ل ايام الاغنيه دي
2026-11-02 06:39:36
2
sondoskamal26
😉Soso❤️‍🔥 :
الاغنيه دي ريحتها شتا ومطر وذكريات عمرنا ما هننساها 💗💗
2026-11-01 11:26:02
14
liyx_80
7 :
اغنيه ريحتها تالته ثانوي ومسلسل ميد تيرم
2026-11-02 06:02:41
5
shahdabdo4635
shahoda 💋 :
اغنيه رحيتها لما كان الواحد مبسوط
2026-11-02 09:25:00
5
abdullah.mohamed6450
🥷🏻 :
2026-11-01 20:26:51
1
juody_6
Judy :
اغنيهه ريحتهااا طريق طول ونمشي مع نفسناا فشتاا
2026-11-01 19:38:42
3
j2sam1
Mimi :
لاء
2026-11-01 12:40:14
3
samasemo03
سـمـاسـيـمـو😍' :
أغنيه جميله اوي و بتوجع اوي برضو😆
2026-11-01 08:19:45
14
haneen.dr
Dr haneen :
ذكريات
2026-11-01 10:24:19
3
zi2d.zaza
زياد مش ظاظا :
الريتششش
2026-11-01 14:51:56
1
_omar_hassan_7
Ø :
2026-11-01 13:35:18
1
sahar___26_9
𝑺__7 :
2026-11-01 15:09:21
1
panda3148
ندند🎀 :
ذكريات الشتا اللي فاتت واول كام شهر شغل ليا واحنا مشغلينها فالكافيه
2026-11-01 19:17:45
1
a7medgamal858
Ahmed Gamal :
ايام رابعه جامعه منه لله التخرج
2026-11-02 19:06:25
0
To see more videos from user @zyadkhaled118, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Aku nggak pernah nyangka, laki-laki yang dulu bersumpah bakal mencintaiku dalam keadaan apa pun, justru jadi orang pertama yang bikin aku merasa nggak berharga sebagai seorang perempuan. Selama 3 tahun pernikahan, aku berusaha jadi istri yang baik. Aku temani dia dari susah sampai senang, aku layani kebutuhannya, bahkan saat hamil dengan badan yang semakin berubah, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik buat rumah tangga kami. Tapi ternyata, semua pengorbananku nggak cukup buat dia. Awalnya, aku mulai sadar suamiku sering menghindar setiap kali kami berdua. Sampai suatu malam, dia pernah nyeletuk kalau dia sudah nggak tertarik lagi melihat tubuhku, terutama bagian selangkanganku yang menghitam. Bayangin, gimana hancurnya hati seorang istri ketika bagian tubuh yang selama ini dia sendiri insecure-in, malah dijadikan alasan oleh suaminya untuk berpaling. Sejak saat itu, aku mulai malu sama tubuhku sendiri. Setiap mandi, aku sering menangis diam-diam. Aku bertanya-tanya, apa memang aku sudah nggak pantas dicintai cuma karena warna kulit di bagian intimku nggak seperti yang dia inginkan? Aku bahkan sempat berpikir untuk memperbaiki penampilanku supaya dia kembali tertarik kepadaku. Padahal saat itu aku sedang mengandung anaknya. Di saat seharusnya aku mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih, aku justru harus menghadapi perubahan tubuh, rasa takut, dan kecurigaan bahwa suamiku menyimpan perempuan lain. Dan benar saja, kecurigaanku terbukti. Aku menemukan bukti bahwa selama aku sibuk menjaga kandunganku, dia justru diam-diam menjalin hubungan dengan perempuan lain. Yang paling menyakitkan, perselingkuhan itu nggak berhenti meskipun aku sudah memohon agar dia memikirkan aku dan anak yang sedang kukandung. Aku masih ingat bagaimana rasanya menahan tangis saat perutku semakin besar. Aku mengelus perutku sambil bertanya dalam hati, kenapa ayah dari anakku sendiri tega membuat ibunya menangis hampir setiap malam? Aku tetap bertahan. Aku berharap ketika anak kami lahir, dia akan berubah. Aku berharap tangisan bayiku nanti bisa menyadarkan dia bahwa ada keluarga yang seharusnya dia jaga. Namun, harapanku ternyata salah. Bahkan setelah aku melahirkan, saat tubuhku masih lelah dan aku masih berjuang memulihkan diri, dia masih saja mengulangi pengkhianatan yang sama. Aku yang begadang mengurus bayi kami, dia yang sibuk memberikan perhatian kepada perempuan lain. Aku yang menangis diam-diam sambil menyusui anak kami, dia yang seolah nggak pernah merasa bersalah. Sampai akhirnya aku sadar, selama ini aku terlalu sibuk menyalahkan warna kulitku sendiri. Aku mengira selangkanganku yang hitam adalah alasan kenapa suamiku nggak lagi mencintaiku. Aku merasa kurang cantik, kurang menarik, dan kurang layak dipertahankan. Padahal, warna kulitku bukanlah alasan yang membenarkan pengkhianatannya. Aku mungkin punya kekurangan yang membuatku insecure, tetapi aku nggak pernah pantas diperlakukan seperti perempuan yang nggak berharga. Hari ini, yang paling menyakitkan bukan cuma kenyataan bahwa suamiku berselingkuh selama pernikahan kami. Melainkan kenyataan bahwa aku pernah membenci tubuhku sendiri demi mempertahankan laki-laki yang bahkan nggak menghargai pengorbananku. Aku bertahan selama 3 tahun, melewati kehamilan dan persalinan sambil berharap dia berubah.
Aku nggak pernah nyangka, laki-laki yang dulu bersumpah bakal mencintaiku dalam keadaan apa pun, justru jadi orang pertama yang bikin aku merasa nggak berharga sebagai seorang perempuan. Selama 3 tahun pernikahan, aku berusaha jadi istri yang baik. Aku temani dia dari susah sampai senang, aku layani kebutuhannya, bahkan saat hamil dengan badan yang semakin berubah, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik buat rumah tangga kami. Tapi ternyata, semua pengorbananku nggak cukup buat dia. Awalnya, aku mulai sadar suamiku sering menghindar setiap kali kami berdua. Sampai suatu malam, dia pernah nyeletuk kalau dia sudah nggak tertarik lagi melihat tubuhku, terutama bagian selangkanganku yang menghitam. Bayangin, gimana hancurnya hati seorang istri ketika bagian tubuh yang selama ini dia sendiri insecure-in, malah dijadikan alasan oleh suaminya untuk berpaling. Sejak saat itu, aku mulai malu sama tubuhku sendiri. Setiap mandi, aku sering menangis diam-diam. Aku bertanya-tanya, apa memang aku sudah nggak pantas dicintai cuma karena warna kulit di bagian intimku nggak seperti yang dia inginkan? Aku bahkan sempat berpikir untuk memperbaiki penampilanku supaya dia kembali tertarik kepadaku. Padahal saat itu aku sedang mengandung anaknya. Di saat seharusnya aku mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih, aku justru harus menghadapi perubahan tubuh, rasa takut, dan kecurigaan bahwa suamiku menyimpan perempuan lain. Dan benar saja, kecurigaanku terbukti. Aku menemukan bukti bahwa selama aku sibuk menjaga kandunganku, dia justru diam-diam menjalin hubungan dengan perempuan lain. Yang paling menyakitkan, perselingkuhan itu nggak berhenti meskipun aku sudah memohon agar dia memikirkan aku dan anak yang sedang kukandung. Aku masih ingat bagaimana rasanya menahan tangis saat perutku semakin besar. Aku mengelus perutku sambil bertanya dalam hati, kenapa ayah dari anakku sendiri tega membuat ibunya menangis hampir setiap malam? Aku tetap bertahan. Aku berharap ketika anak kami lahir, dia akan berubah. Aku berharap tangisan bayiku nanti bisa menyadarkan dia bahwa ada keluarga yang seharusnya dia jaga. Namun, harapanku ternyata salah. Bahkan setelah aku melahirkan, saat tubuhku masih lelah dan aku masih berjuang memulihkan diri, dia masih saja mengulangi pengkhianatan yang sama. Aku yang begadang mengurus bayi kami, dia yang sibuk memberikan perhatian kepada perempuan lain. Aku yang menangis diam-diam sambil menyusui anak kami, dia yang seolah nggak pernah merasa bersalah. Sampai akhirnya aku sadar, selama ini aku terlalu sibuk menyalahkan warna kulitku sendiri. Aku mengira selangkanganku yang hitam adalah alasan kenapa suamiku nggak lagi mencintaiku. Aku merasa kurang cantik, kurang menarik, dan kurang layak dipertahankan. Padahal, warna kulitku bukanlah alasan yang membenarkan pengkhianatannya. Aku mungkin punya kekurangan yang membuatku insecure, tetapi aku nggak pernah pantas diperlakukan seperti perempuan yang nggak berharga. Hari ini, yang paling menyakitkan bukan cuma kenyataan bahwa suamiku berselingkuh selama pernikahan kami. Melainkan kenyataan bahwa aku pernah membenci tubuhku sendiri demi mempertahankan laki-laki yang bahkan nggak menghargai pengorbananku. Aku bertahan selama 3 tahun, melewati kehamilan dan persalinan sambil berharap dia berubah.

About