@taylor_conzelman: Couldn’t find my lint roller! #chanel #designervintage #armani #miumiu #jeanpaulgaultier

TAYLOR CONZELMAN
TAYLOR CONZELMAN
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 31 October 2026 23:36:59 GMT
950
78
4
2

Music

Download

Comments

_tanyabrooke_
Tanya Brooke :
Omg that navy blue Chanel is to die for
2026-11-01 05:00:25
0
silencio0o0o
Silencio 🪄 :
I scored a vintage Escada jacket for $38 today at a succession sale ☺️
2026-11-01 02:59:06
1
user27712345678901
user277 :
love that tie-front
2026-11-01 01:32:14
0
miriamtyner
miriamtyner :
I wish I could pull off jackets! I’m so petite and it’s a struggleee
2026-11-01 02:41:24
0
To see more videos from user @taylor_conzelman, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[Kemuliaan Para Penghafal Al-Qur'an Di Dunia dan Akhirat] 🎙️ Syaikh Dr. Al-Walid Asy-Syamsan hafizhahullahu ta'ala (Imam Masjidil Haram Makkah) Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu amalan mulia yang memiliki keutamaan besar. Karena itu, hendaknya setiap muslim memanfaatkan umurnya untuk menghafal Al-Qur’an, mempelajari, dan mengamalkannya. Al-Qur’an adalah tali Allah yang kokoh. Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan cahaya bagi kehidupan. Di antara keutamaan penghafal Al-Qur’an adalah mereka didahulukan untuk menjadi imam shalat. Rasulullah ﷺ bersabda: «يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ» “Hendaknya yang menjadi imam suatu kaum adalah orang yang paling banyak bacaan dan hafalan Al-Qur’annya.” (HR. Muslim no. 673) Penghafal Al-Qur'an juga didahulukan dalam penguburan jenazah para syuhada. Jabir bin Abdillah رضي الله عنهما menceritakan bahwa Nabi ﷺ menguburkan dua orang syuhada Uhud dalam satu kain kafan. Kemudian beliau bertanya siapa di antara keduanya yang paling banyak menghafal Al-Qur’an. Orang yang ditunjuk oleh para sahabat itulah yang didahulukan untuk dimasukkan ke liang lahad. (HR. Bukhari no. 1343) Penghafal Al-Qur'an akan diangkat derajatnya di surga sesuai hafalan Al-Qur’annya. Rasulullah ﷺ bersabda: «يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا، فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا “Akan dikatakan kepada orang yang senantiasa bersama Al-Qur’an: Bacalah, naiklah, dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil ketika di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu berada pada ayat terakhir yang engkau baca.” (HR. Abu Dawud no. 1464 dan Tirmidzi no. 2914. Dinilai hasan sahih oleh At-Tirmidzi)
[Kemuliaan Para Penghafal Al-Qur'an Di Dunia dan Akhirat] 🎙️ Syaikh Dr. Al-Walid Asy-Syamsan hafizhahullahu ta'ala (Imam Masjidil Haram Makkah) Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu amalan mulia yang memiliki keutamaan besar. Karena itu, hendaknya setiap muslim memanfaatkan umurnya untuk menghafal Al-Qur’an, mempelajari, dan mengamalkannya. Al-Qur’an adalah tali Allah yang kokoh. Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan cahaya bagi kehidupan. Di antara keutamaan penghafal Al-Qur’an adalah mereka didahulukan untuk menjadi imam shalat. Rasulullah ﷺ bersabda: «يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ» “Hendaknya yang menjadi imam suatu kaum adalah orang yang paling banyak bacaan dan hafalan Al-Qur’annya.” (HR. Muslim no. 673) Penghafal Al-Qur'an juga didahulukan dalam penguburan jenazah para syuhada. Jabir bin Abdillah رضي الله عنهما menceritakan bahwa Nabi ﷺ menguburkan dua orang syuhada Uhud dalam satu kain kafan. Kemudian beliau bertanya siapa di antara keduanya yang paling banyak menghafal Al-Qur’an. Orang yang ditunjuk oleh para sahabat itulah yang didahulukan untuk dimasukkan ke liang lahad. (HR. Bukhari no. 1343) Penghafal Al-Qur'an akan diangkat derajatnya di surga sesuai hafalan Al-Qur’annya. Rasulullah ﷺ bersabda: «يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا، فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا “Akan dikatakan kepada orang yang senantiasa bersama Al-Qur’an: Bacalah, naiklah, dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil ketika di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu berada pada ayat terakhir yang engkau baca.” (HR. Abu Dawud no. 1464 dan Tirmidzi no. 2914. Dinilai hasan sahih oleh At-Tirmidzi)

About