@historysport83: FILM TIMNAS INDONESIA DIHUJAT GARA-GARA SHIN TAE YONG? Film dokumenter resmi Timnas Indonesia yang berjudul The Longest Wait panen hujatan dari netizen dan pencinta sepak bola Tanah Air. Film yang dirilis pada 28 Oktober 2026 ini mendokumentasikan perjalanan emosional skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, film ini justru memicu gelombang kritik keras karena sosok Shin Tae-yong (STY) nyaris "dihilangkan" dan sangat minim mendapatkan sorotan (screen time). Netizen dan penonton yang sudah menyaksikan film tersebut mengungkapkan bahwa Shin Tae-yong hanya muncul sekitar dua kali dalam durasi yang sangat singkat (sepersekian detik). Kehadirannya pun hanya diperlihatkan pada momen-momen negatif, seperti saat Indonesia kalah dari China dan pengumuman pemecatannya oleh PSSI pada awal Januari 2025. Banyak fans menilai alur film ini tidak adil dan tidak menghormati sejarah. Shin Tae-yong adalah pelatih yang membangun fondasi awal serta mendampingi Timnas Indonesia selama 5 tahun hingga berhasil meloloskan Indonesia dari putaran pertama hingga menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia. Netizen menyayangkan kenapa porsi cerita justru lebih banyak diberikan kepada pelatih-pelatih setelah era STY, seperti Patrick Kluivert dan John Herdman. Era kepelatihan mereka yang baru berjalan beberapa pertandingan justru mendapat porsi tayang hingga beberapa menit dan dicitrakan sebagai pahlawan utama. Akibat ketimpangan porsi tayang tersebut, kolom komentar media sosial seperti Instagram dan Threads dipenuhi kritik tajam. Netizen menuding film dokumenter ini sengaja didesain sebagai alat propaganda atau pencitraan elite PSSI untuk mengaburkan jasa nyata STY bagi kebangkitan sepak bola Indonesia. #TheLongestWait #RespectSTY #JanganLupakanSTY #HargaiSejarahTimnas #NetizenMelawan