Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@diahayuentika: 🐓🤲😇
Tika🐓
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 01 November 2026 06:02:31 GMT
6532
247
6
12
Music
Download
No Watermark .mp4 (
4.88MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.28MB
)
Watermark .mp4 (
4.88MB
)
Music .mp3
Comments
Euis Kuswati :
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...met pagi neng cantik ttp semangat. selalu sehat 💪👍👍
2026-11-02 00:56:04
0
Dhan :
DhanHamkhimRai🙏🏿🙏🏿👍👍🇺🇸🇺🇸✈️✈️🌺🌺🌷💙💐
2026-11-02 00:44:02
0
M . Ape :
semangat , pengais rejeki 😀😀😀
2026-11-01 06:06:26
0
NIKO GIOVANI :
2026-11-01 12:33:05
0
tok abah :
😄😄☺️😊🙂😛😝😜🤪
2026-11-01 06:23:17
0
Kundan prasad kushwaha 976 :
🥰🥰🥰
2026-11-02 02:03:38
0
To see more videos from user @diahayuentika, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Destroying Como🔜 // #napoli #sscnapoli #fyp #como #viral // Editor: @ae.bali
🚨🤯 MESSI IS 39… BUT RAPHINHA IS THE ONE MANAGING TO OUTDO THE GOAT! 🐐🔥 12 CONSECUTIVE MATCHES. NOT A SINGLE GAME WITHOUT A GOAL OR AN ASSIST! 😮💨💀 Lionel Messi is STILL delivering magic at 39, but Raphinha has taken things to another level! 🇧🇷⚡ 📊 THE NUMBERS OVER THEIR LAST 12 MATCHES: 🇦🇷 LIONEL MESSI ⚽ 13 Goals 🎯 7 Assists 🔥 20 G/A 🇧🇷 RAPHINHA ⚽ 16 Goals 🎯 5 Assists 👑 21 G/A 🤯 RAPHINHA WINS BY JUST ONE GOAL CONTRIBUTION! The Brazilian has scored 3 more goals, while Messi has registered 2 more assists. The difference? JUST ONE contribution! 🥶🔥 But let that sink in for a second… 🐐 MESSI IS 39 YEARS OLD AND STILL PUTTING UP THESE NUMBERS! Raphinha is on fire, but Messi is proving that age cannot erase greatness. Two incredible players. Two unstoppable runs. ONE GOAL CONTRIBUTION BETWEEN THEM! 💥 💬 WHO IMPRESSES YOU MORE: RAPHINHA OUTSCORING MESSI OR MESSI STILL DOING THIS AT 39? 👀🔥 #Messi #Raphinha #Barcelona #InterMiami #GOAT
زاڵم ئۆییی،عەوداڵم ئۆییی #furyou #fyp #fypシ #aprill_11
JANGAN MENANGGUNG KESALAHAN YANG BUKAN MILIK SAYA Dalam perjalanan hidup, saya pernah berada pada situasi ketika sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya seolah-olah harus menemukan seseorang untuk disalahkan. Terkadang, nama saya ikut disebut, meskipun belum tentu saya menjadi penyebabnya. Ada kalanya saya memilih diam karena tidak ingin memperpanjang persoalan. Ada pula saat saya berusaha menjelaskan, tetapi justru dianggap sedang mencari pembenaran. Dari situ, saya menyadari bahwa menjaga hubungan baik dengan orang lain memang penting, tetapi bukan berarti saya harus selalu mengorbankan kebenaran. Saya teringat sebuah prinsip dalam hukum pidana, Geen Straf Zonder Schuld, tiada pidana tanpa kesalahan. Prinsip ini mengingatkan saya bahwa pertanggungjawaban tidak seharusnya dilepaskan dari kesalahan yang memang dapat dibuktikan dan dipertanggungjawabkan. Namun, sebelum sibuk mencari siapa yang salah, saya juga perlu berani melihat ke dalam diri sendiri. Jangan-jangan ada tanggung jawab yang pernah saya abaikan. Ada tugas yang saya anggap sepele, laporan yang terlambat saya sampaikan, komunikasi yang kurang jelas, atau keputusan yang saya ambil tanpa mempertimbangkan akibatnya. Bisa jadi, persoalan yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan orang lain, tetapi ada bagian dari diri saya yang perlu diperbaiki. Saya tidak ingin menjadi orang yang selalu merasa benar. Sebab, mempertahankan harga diri dengan menyangkal kesalahan sendiri justru dapat membuat saya berhenti belajar. Tetapi, saya juga tidak ingin terus menerima kesalahan yang bukan menjadi tanggung jawab saya hanya karena takut mengecewakan orang lain, takut kehilangan kepercayaan, atau tidak berani menyampaikan keadaan sebenarnya. Ke depan, saya ingin belajar lebih teliti sebelum bertindak, memahami batas tugas dan kewenangan, memastikan setiap perintah dan koordinasi tersampaikan dengan jelas, serta membiasakan diri mendokumentasikan pekerjaan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ketika melakukan kekeliruan, saya ingin segera mengakuinya, meminta maaf, memperbaiki akibatnya, dan memastikan kesalahan yang sama tidak terulang. Sebaliknya, ketika menghadapi tuduhan yang tidak sesuai kenyataan, saya ingin belajar menjelaskannya dengan tenang, berdasarkan fakta, bukan dengan emosi atau keinginan untuk menjatuhkan orang lain. Saya sadar, tidak semua persoalan harus dimenangkan dengan perdebatan. Ada kalanya saya perlu menjelaskan, ada kalanya saya harus mengakui kekeliruan, dan ada kalanya saya cukup memperbaiki diri tanpa harus membalas perlakuan orang lain. Saya juga tidak ingin menjadikan pengalaman buruk sebagai alasan untuk berubah menjadi pribadi yang mudah curiga, defensif, atau gemar mencari kesalahan orang lain. Jangan sampai karena pernah diperlakukan tidak adil, saya justru melakukan hal yang sama kepada orang lain. Sebab, keadilan tidak hanya saya harapkan ketika berada di posisi yang dirugikan, tetapi juga harus saya perjuangkan ketika memiliki kewenangan untuk menilai, memutuskan, dan menentukan nasib orang lain. Pada akhirnya, saya ingin menjadi pribadi yang berani mempertanggungjawabkan setiap perbuatan, tidak lari dari kesalahan, tetapi juga tidak kehilangan keberanian untuk meluruskan sesuatu yang tidak benar. Mungkin saya tidak selalu bisa mengendalikan penilaian orang lain terhadap diri saya. Namun, saya masih bisa mengendalikan cara saya bersikap, mengambil keputusan, dan memperbaiki diri. Hari ini, jika masih ada kesalahan yang pernah saya lakukan, semoga saya tidak terlalu sibuk membela diri hingga lupa memperbaikinya. Dan jika ada tuduhan yang tidak benar, semoga saya tidak kehilangan ketenangan hingga ikut melakukan ketidakadilan. Saya ingin belajar menjadi orang yang bertanggung jawab tanpa harus merasa bersalah atas segala hal; rendah hati untuk mengakui kekeliruan, tetapi tetap teguh menjaga kebenaran. Ya Allah, ampunilah kesalahan yang pernah saya lakukan, baik yang saya sadari maupun yang tidak saya sadari. #ngajidiri #selflove❤ #jaganiat #refleksidiri
#CapCut
Business Jet Crashes and Explodes on Florida Highway! All 9 People on Board Kill #fyp#learjet60 #breakingnews#florida #plane
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy