@xo.alexan: Cositas de Chapinero #halloween #bogota #xyzbca

Julie Alexandra. 🍷
Julie Alexandra. 🍷
Open In TikTok:
Region: CO
Sunday 01 November 2026 07:53:01 GMT
1554173
278607
869
46178

Music

Download

Comments

nicoleceliss.0
Nicole :
que risa como todos la pasamos mal, los que estuvimos en disco fue peor
2026-11-01 18:12:40
16072
_otraany
Melany :
buenooo, al menos no tienen dolor de garganta 😭
2026-11-01 14:41:00
5321
v.tamaraa
𝑻 :
La peor noche de mi vida JAJAJAJA😔
2026-11-01 15:22:27
1710
gaby333507.0
Gabriel :
Amanecí crudo y sin dinero y lleno de pintura roja [Llanto]
2026-11-01 22:40:40
1813
scarlett.gss
Scarlet :
Yo terminé comiendo a las 11pm pq todo estaba super lleno, salí a divertirme y llegué fue estresada a la casa
2026-11-01 12:32:03
2446
davinchorubiano
davinchorubiano :
Planes perdibles: salir de fiesta un 31 de octubre 💀
2026-11-01 12:07:39
38122
oveja_rosada
Oveja_rosada :
No se perdieron de mucho, todo lleno, mucho calor luego salir mucho frío y cualquier didi a 150.000
2026-11-01 09:48:17
17270
nathii1105
Naia :
Reina, yo fuí a un café que tenía karaoke y la pasé mucho mejor que yendo a cualquier discoteca
2026-11-01 16:42:54
515
dav_833
JUAN VÉLEZ :
papi no se perdió de mucho yo llegué a las 6 hice una fila de 2 horas o 3 y eso repleto un calor sofocante y ni habían carro, salía mejor una comidita
2026-11-01 12:09:42
624
nyanwux20
Nyanwux :
Lo mejor es salir el 30!! Y el 31 de parche chill 🤓
2026-11-01 16:35:12
837
istj_sxty
Eliza ꒰⑅ᵕ༚ᵕ꒱˖ :
parce 80.000 un desgraciado taxi y una botella de agua 9.999
2026-11-01 15:16:11
3135
amadeus_system
Nicolás Vásquez :
Qué curioso. A mí no me salió plan por ningún lado, me quedé con mi disfraz de vaquerito en la casa jugando Roblox JAJAJJAJ por algo fue supongo
2026-11-01 15:19:30
193
karenr.h
Kari𖤐 :
Como yo llegué de trabajar tarde, terminamos saliendo con una amiga y mi novio a las 11-12 y ahí ya nos había dado pereza, entonces nos fuimos a tomar granizado en el barrio. Yo soy fiel creyente de que si no sale el plan es por algo, y escuche que todo estaba lleno y los carros carísimos.
2026-11-01 14:34:14
48
ca31976
Camilo F :
la botella más barata estaba a 250 mil, nectar verde 😂😂, terminamos en un andén alado de un oxxo, un teléfono con música y ya ajjajaja
2026-11-01 16:33:16
61
lala_mena_004
Paula_tinamente :
entiendo que a la mayoria le fue mal, pero no generalicen ksksks, fue mi primer jalowin saliendo y la pase una chimba en la discoteca, bendiciones. Ojala les vaya mejor el proximo año
2026-11-01 21:11:23
21
jesusyepes2
Jesús :
Tenía una cara de aburrido
2026-11-02 01:52:07
8
madsy111_
S p i d e r 🕷 :
Menos mal , que parche tan imperdible
2026-11-01 13:24:08
175
amaya.bfly
𝓪𝓶𝓪𝔂𝓪𝓯𝓻𝓪𝓷𝓬𝓲𝓼𝓬𝓪<3 :
yo entré y no se perdieron de nada [Häbi tundev]
2026-11-02 15:02:33
10
castiillo.11
Camila. :
Nos paso lo mismo JAJAJA casi una hora en la fila de Praga para no entrar y resultar en severo chuzo
2026-11-01 12:32:43
442
12klop34
╰𝕮𝖆𝖘𝖙𝖆⁔𝖞𝖚𝖗𝖎╯ :
No se perdieron de nada ,a mi me duele la garganta
2026-11-01 20:38:24
133
.jair7
leiver😎 :
q asco de parche no vuelvo a eso
2026-11-01 14:48:34
83
solariana_mk
Ari :
Con mis amigues tampoco logramos entrar a ningun lado entonces nos armamos la farra en una casa jaja
2026-11-01 17:54:41
32
cosmicgirl777
Taty :
Todo lleno y cuando entrasteeee por finnnn TODO COMO EN LATA DE SARDINA
2026-11-02 12:39:10
8
taenamoraitoo
¡ 𝐜 𝐚 𝐦 ! :
mis amigas y yo salimos y estaba tan lleno que ni podíamos bailar, estuvo re aburrida la competencia de disfraces, la entrada bien cara, y la pasamos RE aburrido JAJAJAJAJAJ
2026-11-01 16:15:31
30
To see more videos from user @xo.alexan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Guru Besar Hukum Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, memberikan pandangan mengenai posisi strategis PERADI NOBILITI dalam perkembangan profesi advokat Indonesia. Dalam pernyataan yang disampaikan untuk publikasi ini, Prof. Hikmahanto menegaskan: “PERADI NOBILITI menjadi pemain signifikan bagi para advokat di Indonesia.” Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bahwa keberadaan organisasi advokat harus memberikan nilai tambah bagi perkembangan profesi. Organisasi tidak cukup hanya memiliki struktur dan keanggotaan, tetapi harus mampu membangun kapasitas, memperkuat perlindungan profesi, meningkatkan kualitas advokat, dan mengambil peran dalam pembangunan hukum nasional. Menjadi pemain signifikan berarti memiliki kemampuan untuk diperhitungkan melalui kualitas kelembagaan, pemikiran, profesionalisme, dan kontribusi nyata terhadap sistem hukum Indonesia. Sementara itu, Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Abdul Rachmad Budiono, yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Kehormatan PERADI NOBILITI, menegaskan orientasi intelektual organisasi ini. Dalam pernyataan yang disampaikan untuk publikasi ini, Prof. Abdul Rachmad Budiono menyampaikan: “PERADI NOBILITI siap menambah khazanah hukum.” Pernyataan tersebut memberikan dimensi penting bagi arah pengembangan organisasi. PERADI NOBILITI tidak ingin membatasi dirinya hanya sebagai organisasi yang mengurus kepentingan profesi advokat, tetapi juga ingin menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan hukum. Pengayaan khazanah hukum dapat diwujudkan melalui pengembangan teori hukum, penelitian, publikasi ilmiah, diskusi filsafat hukum, serta kajian kritis terhadap berbagai persoalan hukum kontemporer. Dengan demikian, organisasi advokat juga memiliki tanggung jawab intelektual untuk ikut mengembangkan ilmu hukum dan memberikan sumbangan pemikiran bagi bangsa. Sementara itu, Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Abdul Rachmad Budiono, yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Kehormatan PERADI NOBILITI, menegaskan orientasi intelektual organisasi ini. Dalam pernyataan yang disampaikan untuk publikasi ini, Prof. Abdul Rachmad Budiono menyampaikan: “PERADI NOBILITI siap menambah khazanah hukum.” Pernyataan tersebut memberikan dimensi penting bagi arah pengembangan organisasi. PERADI NOBILITI tidak ingin membatasi dirinya hanya sebagai organisasi yang mengurus kepentingan profesi advokat, tetapi juga ingin menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan hukum. Pengayaan khazanah hukum dapat diwujudkan melalui pengembangan teori hukum, penelitian, publikasi ilmiah, diskusi filsafat hukum, serta kajian kritis terhadap berbagai persoalan hukum kontemporer. Dengan demikian, organisasi advokat juga memiliki tanggung jawab intelektual untuk ikut mengembangkan ilmu hukum dan memberikan sumbangan pemikiran bagi bangsa. Ketua Umum DPN PERADI NOBILITI, Dr. Priarno membawa perspektif bahwa profesi advokat memerlukan fondasi intelektual yang lebih mendalam. Keahlian filsafat hukum menjadi salah satu landasan dalam membangun paradigma organisasi. Menurut orientasi tersebut, advokat tidak cukup hanya memahami bunyi peraturan dan menguasai teknik beracara, tetapi harus mampu memahami hakikat hukum, menggali nilai keadilan, menguji legitimasi kekuasaan, serta memperjuangkan hukum yang berorientasi pada martabat manusia. Filsafat hukum memberikan kemampuan kepada advokat untuk berpikir melampaui teks peraturan, tanpa meninggalkan kepastian hukum dan prinsip negara hukum. Dalam visi PERADI NOBILITI, advokat harus menjadi profesional yang memiliki integritas officium nobile, keunggulan intelektual, penguasaan teknologi, kualitas mental dan spiritual, serta keberanian memperjuangkan keadilan. Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN PERADI NOBILITI, Mohammad Trijanto, S.H., M.M., M.H., turut menyoroti tantangan nyata yang dihadapi oleh dunia hukum di era modern, khususnya pesatnya perkembangan teknologi dan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial. #peradinobiliti #advokat pengacara #aph
Guru Besar Hukum Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, memberikan pandangan mengenai posisi strategis PERADI NOBILITI dalam perkembangan profesi advokat Indonesia. Dalam pernyataan yang disampaikan untuk publikasi ini, Prof. Hikmahanto menegaskan: “PERADI NOBILITI menjadi pemain signifikan bagi para advokat di Indonesia.” Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bahwa keberadaan organisasi advokat harus memberikan nilai tambah bagi perkembangan profesi. Organisasi tidak cukup hanya memiliki struktur dan keanggotaan, tetapi harus mampu membangun kapasitas, memperkuat perlindungan profesi, meningkatkan kualitas advokat, dan mengambil peran dalam pembangunan hukum nasional. Menjadi pemain signifikan berarti memiliki kemampuan untuk diperhitungkan melalui kualitas kelembagaan, pemikiran, profesionalisme, dan kontribusi nyata terhadap sistem hukum Indonesia. Sementara itu, Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Abdul Rachmad Budiono, yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Kehormatan PERADI NOBILITI, menegaskan orientasi intelektual organisasi ini. Dalam pernyataan yang disampaikan untuk publikasi ini, Prof. Abdul Rachmad Budiono menyampaikan: “PERADI NOBILITI siap menambah khazanah hukum.” Pernyataan tersebut memberikan dimensi penting bagi arah pengembangan organisasi. PERADI NOBILITI tidak ingin membatasi dirinya hanya sebagai organisasi yang mengurus kepentingan profesi advokat, tetapi juga ingin menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan hukum. Pengayaan khazanah hukum dapat diwujudkan melalui pengembangan teori hukum, penelitian, publikasi ilmiah, diskusi filsafat hukum, serta kajian kritis terhadap berbagai persoalan hukum kontemporer. Dengan demikian, organisasi advokat juga memiliki tanggung jawab intelektual untuk ikut mengembangkan ilmu hukum dan memberikan sumbangan pemikiran bagi bangsa. Sementara itu, Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Abdul Rachmad Budiono, yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Kehormatan PERADI NOBILITI, menegaskan orientasi intelektual organisasi ini. Dalam pernyataan yang disampaikan untuk publikasi ini, Prof. Abdul Rachmad Budiono menyampaikan: “PERADI NOBILITI siap menambah khazanah hukum.” Pernyataan tersebut memberikan dimensi penting bagi arah pengembangan organisasi. PERADI NOBILITI tidak ingin membatasi dirinya hanya sebagai organisasi yang mengurus kepentingan profesi advokat, tetapi juga ingin menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan hukum. Pengayaan khazanah hukum dapat diwujudkan melalui pengembangan teori hukum, penelitian, publikasi ilmiah, diskusi filsafat hukum, serta kajian kritis terhadap berbagai persoalan hukum kontemporer. Dengan demikian, organisasi advokat juga memiliki tanggung jawab intelektual untuk ikut mengembangkan ilmu hukum dan memberikan sumbangan pemikiran bagi bangsa. Ketua Umum DPN PERADI NOBILITI, Dr. Priarno membawa perspektif bahwa profesi advokat memerlukan fondasi intelektual yang lebih mendalam. Keahlian filsafat hukum menjadi salah satu landasan dalam membangun paradigma organisasi. Menurut orientasi tersebut, advokat tidak cukup hanya memahami bunyi peraturan dan menguasai teknik beracara, tetapi harus mampu memahami hakikat hukum, menggali nilai keadilan, menguji legitimasi kekuasaan, serta memperjuangkan hukum yang berorientasi pada martabat manusia. Filsafat hukum memberikan kemampuan kepada advokat untuk berpikir melampaui teks peraturan, tanpa meninggalkan kepastian hukum dan prinsip negara hukum. Dalam visi PERADI NOBILITI, advokat harus menjadi profesional yang memiliki integritas officium nobile, keunggulan intelektual, penguasaan teknologi, kualitas mental dan spiritual, serta keberanian memperjuangkan keadilan. Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN PERADI NOBILITI, Mohammad Trijanto, S.H., M.M., M.H., turut menyoroti tantangan nyata yang dihadapi oleh dunia hukum di era modern, khususnya pesatnya perkembangan teknologi dan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial. #peradinobiliti #advokat pengacara #aph

About