@dogsbeingdogs_: #dogs #cutedogs #funnydog #fyp #viral

Dogs Being Dogs
Dogs Being Dogs
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 01 November 2026 13:27:13 GMT
157163
7001
43
1456

Music

Download

Comments

chmtl.di
CHMTL DI :
funny dog
2026-11-02 02:16:17
2
claudia.weimann5
Claudia Weimann :
no le veo la gracia a qué los perros se lastime
2026-11-01 17:34:51
0
noname0000172
TheKnight17 :
2026-11-01 19:04:16
12
useraiz82x894r
user90330175004 :
more please! it's like those unsuspecting people running into glass doors 😂😂😂
2026-11-01 22:20:05
1
seanglay22
Seang Lay :
2026-11-02 04:45:21
1
nadsgs
N G :
cositas pobres
2026-11-02 00:25:14
0
ana165359
ana :
tadinhos
2026-11-01 14:21:27
0
kaadwii
Rizkaaaa :
2026-11-03 15:03:37
0
useraiz82x894r
user90330175004 :
https://vt.tiktok.com/ZSgKT42Ne/
2026-11-01 22:21:21
0
nusenka_sha
Анна :
😂😂😂🤣🤣🤣
2026-11-02 11:18:36
0
j.enrrique.b
José E.Bazán G. :
2026-11-02 13:32:05
0
ggdrago5
ggdrago :
2026-11-02 04:21:13
0
dr.pepper.addict74
DR Pepper addict :
2026-11-03 06:30:14
0
tiktok.comvivian0
Vivian2025 :
🤣🤣🤣
2026-11-01 13:42:47
2
aleksandar.erjav
Aleksandar Žerjav :
😂😂😂
2026-11-01 17:44:28
2
mayril77
mms77 :
😂😂😂
2026-11-01 13:41:55
1
thiennguyen281095
T&T :
@T_iên
2026-11-02 06:21:17
1
user4182541170145
Саша Олійник :
😀😀😀
2026-11-01 13:51:58
1
yuthika.shiromi
Yuthika Shiromi :
😁😁😁
2026-11-01 15:44:57
2
luisestebanjimene7
luisestebanjimene7 :
🤣🤣🤣
2026-11-01 16:29:16
1
user6966158212001
user6966158212001 :
💋💋💋
2026-11-01 17:01:48
1
mairelysth30
mairelys thays martinez luna😘 :
😍😍😍
2026-11-03 16:40:11
0
anna253783
анна :
😂
2026-11-03 18:52:29
0
alialkafge1b
علي الخفاجي :
😂😂😂
2026-11-03 17:18:06
0
luzy.g15
Luzy G :
😂😂😂
2026-11-01 13:48:13
1
To see more videos from user @dogsbeingdogs_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ratusan nelayan tradisional di Kabupaten Pati terpaksa gigit jari. Pasalnya, aktivitas mencari ikan di perairan terpaksa lumpuh total setelah permukaan Sungai Juwana tertutup lautan eceng gondok dan tumpukan sampah tebal, Senin (2/11/2026). Pantauan langsung di lokasi pada Senin siang, kawasan sekitar Jembatan Lama Juwana tampak hijau oleh hamparan gulma air tersebut.  Sejumlah perahu milik warga terlihat tak berkutik, terjebak dan terkurung di tepi sungai akibat pekatnya rimbunan eceng gondok yang membentang hingga sejauh dua kilometer dari arah Desa Bajomulyo. Juru Bicara Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan), Ari Subekti, menjelaskan fenomena membeludaknya eceng gondok ini sebenarnya merupakan siklus tahunan seiring datangnya musim hujan. Tanaman liar tersebut hanyut terbawa arus dari kawasan hulu. Kendati demikian, persoalan akut ini kian memperparah nasib nelayan lantaran keberadaan Bendung Karet Sungai Juana di Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan.
Ratusan nelayan tradisional di Kabupaten Pati terpaksa gigit jari. Pasalnya, aktivitas mencari ikan di perairan terpaksa lumpuh total setelah permukaan Sungai Juwana tertutup lautan eceng gondok dan tumpukan sampah tebal, Senin (2/11/2026). Pantauan langsung di lokasi pada Senin siang, kawasan sekitar Jembatan Lama Juwana tampak hijau oleh hamparan gulma air tersebut. Sejumlah perahu milik warga terlihat tak berkutik, terjebak dan terkurung di tepi sungai akibat pekatnya rimbunan eceng gondok yang membentang hingga sejauh dua kilometer dari arah Desa Bajomulyo. Juru Bicara Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan), Ari Subekti, menjelaskan fenomena membeludaknya eceng gondok ini sebenarnya merupakan siklus tahunan seiring datangnya musim hujan. Tanaman liar tersebut hanyut terbawa arus dari kawasan hulu. Kendati demikian, persoalan akut ini kian memperparah nasib nelayan lantaran keberadaan Bendung Karet Sungai Juana di Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan. "Ketika menumpuk di bendung karet, lalu tiba-tiba dibuka tanpa ada pemberitahuan, nelayan menjadi kacau. Perahu yang telanjur ke laut tidak bisa pulang, dan hari-hari berikutnya nelayan tidak bisa melaut karena sungai tertutup total," ungkap Ari, Senin (2/11/2026). Menurutnya, pihak terkait semestinya bisa menerapkan langkah mitigasi yang lebih ramah bagi nelayan, seperti menginformasikan jadwal pembukaan bendung secara transparan serta tidak membuka pintu air secara langsung dalam kapasitas penuh. "Secara teknis, bendung karet juga perlu dilengkapi alat berat agar eceng gondok dan sampah bisa diangkat ke darat, bukan justru digelontorkan sekaligus ke arah hilir," tambahnya. Dampak lumpuhnya aktivitas ini langsung menghantam dapur para nelayan. Ari menyebut, seorang nelayan tradisional di Juwana rata-rata kehilangan potensi pendapatan bersih sekitar Rp300 ribu per hari. Dengan estimasi sekitar 400 perahu yang terdampak selama empat hari terakhir, kerugian ekonomi yang ditimbulkan ditaksir mencapai angka fantastis. Berita selengkapnya di jateng.disway.id #pati24jam #diswayjateng

About