@kumparan: Polri menyampaikan keprihatinan atas keresahan yang dirasakan para santri, orang tua, pengasuh, dan keluarga besar Pondok Pesantren Hamalatul Quran menyusul penggeledahan di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah, pada 27 Oktober 2026. Polri memastikan berbagai keluhan terkait pelaksanaan tindakan tersebut akan didalami secara objektif dan profesional melalui mekanisme yang berlaku. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, Polri memahami peristiwa tersebut menimbulkan rasa takut, terutama bagi anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi. Ia menyampaikan empati kepada keluarga santri sekaligus menegaskan bahwa penegakan hukum tidak dimaksudkan untuk memberikan stigma terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Johnny menjelaskan, berdasarkan keterangan Polda Jawa Tengah, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus pembakaran, ancaman, dan perusakan di Desa Parangjoro, Kabupaten Sukoharjo, pada 12 September 2026. Dalam perkara itu, penyidik telah mengamankan seorang tersangka berinisial S dan kemudian melakukan pencarian terhadap seorang lainnya berinisial I yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Terkait keluhan masyarakat mengenai pelaksanaan penggeledahan, Polri memastikan laporan dan informasi yang diterima akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan internal, termasuk oleh fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam). Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memberikan perhatian khusus. Polri mengimbau masyarakat untuk menyampaikan informasi yang faktual dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung proses penyidikan. Masyarakat juga diharapkan memberikan ruang bagi proses hukum berjalan secara transparan, dengan tetap mengedepankan perlindungan hak dan pelayanan sesuai prosedur. 📸: Dok. Polri. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | ponpessukoharjo | news | svt | keepme | R176 | R207 | E023 | E154 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Sunday 01 November 2026 15:17:00 GMT
Music
Download
Comments
jack pamungkas :
COPOT KAPOLDANYA
2026-11-01 15:38:28
42
BAYU BLVCK D' :
EMPATI saja... nda ada Kata Maaf
2026-11-01 15:27:10
62
NY Spirit :
wong islam jateng jangan diam
2026-11-01 15:22:55
40
KAKANDA :
pelanggaran HAM berat,
2026-11-01 16:20:16
9
homestay🫁 :
gak ada kata maaf...pecatt selesai..😳😳
2026-11-01 16:07:54
14
RZKY CRAFT231 :
kasian pak.... banyak anak anak yang trauma
2026-11-01 15:28:49
18
Jalan Kehidupan :
pecat Kapolda Jateng
2026-11-01 15:37:07
19
sultanjawa32 :
telattt sudah terlanjur melukai seluruh umat Muslim Indonesia....pak... harusnya sblm bertindak di evaluasi terlebih dahulu dampaknya..
2026-11-01 16:05:55
14
Kuli Lapangan :
heeeelllleeeehhh,
2026-11-01 15:59:06
0
yani :
preet segampang itu bah minta maaf
2026-11-01 17:08:38
1
Aien :
salah pilih pemimpin.....
2026-11-01 17:11:04
1
. :
kalo ga di pecat juga berarti saling melindungi dan korup
2026-11-01 16:45:40
6
Widhi Hastono :
kronologinya seoerti ini...lalu di plintir
2026-11-01 17:30:34
0
Chaultors :
pecat atau mundur saja
2026-11-01 15:48:02
4
Om²SukaOR :
Kalau aku tanya gini gimana? "Apasih urgentsinya ditangkap dini hari?" bakal dijawab gak?
2026-11-01 15:31:39
8
jonnovserkusmuwadi :
pecat
2026-11-01 15:39:48
2
Feny fi :
mencoreng penilaian positif masyarakat pd pk kapolri yg baru SJ dibangun,udah pecat SJ pk kapolri...
2026-11-01 15:29:37
7
NADIRA-furniture :
TPI GK harus tengah malem juga pak .bukan teroris
2026-11-01 16:12:18
1
bob :
jangan takut memang mereka bersalah kok patut digeledah
2026-11-01 15:57:01
6
rewo rewo :
coklat konoha gk berani mecat bawahannya.
2026-11-01 15:57:52
1
Marko Osis :
2026-11-01 15:26:25
1
K 1j4ng :
rasis itu
2026-11-01 17:31:53
0
🧷🦞Si~CUY🦞🧷 :
Pecat
2026-11-01 17:32:39
0
@durex83 :
halahhh muakk
2026-11-01 17:32:37
0
Lukman :
parah
2026-11-01 17:31:50
0
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.